My Cold Husband

My Cold Husband
Duabelas



Mata - mata Rahel mendengar percakapan Bella dengan supirnya untuk mengatarkan Bella ke rumah sakit. Pembantu itupun langsung memberi tahukan kepada Rahel


" hallo mbak rahel"


" iya ada apa, apakah ada kabar baik "


" ada mbak, mbak Bella akan pergi ke Rs untuk memeriksa kesehatannya "


" ohhh baik kerja bagus, kamu jalankan saja rencana ku "


" baik mbak "


Sang pembantu melaksanakan perintah Rahel dengan memberikan obat sakit perut di teh supir Bella agar dia dapat menggantikan nya


" mbak Bella sepertinya pak toni sedang sakit perut "


" hmmm bagai mana ya padahal saya ada janji sama dokternya hari ini " bingung bella


" bagai mana jika saya saja yang mengantikannya "


"kamu memang bisa menyetir "


" tentu saya bisa mbak "


" jadi bagai mana keadaan pak toni sekarang "


" pak toni sudah istrahat mbak "


" ohh kalau begitu ayo kita berangkat nanti kita telat "


" iya mbak "


Saat perjalanan memang tidak ada yang berubah namun Bella di bawak ke arah yang berbeda tujuan ke rumah sakit


"loh kok kita bedah arah "


" iya mbak, saya ingin mengabil jalan pintas "


" ohhj oke "


Selama perjalanan Bella tidak merasa ada yang berbeda namun tiba lah mereka di salah satu tempat yang sanagat asing yaitu di rumah kecil yang tak berpenghuni yang berada di jalan yang sepih


"mbak kita udah samapai "


"tapi ini bukan RS "


" memang tidak tapi tempat kau akan kehilangan nyawamu" tawa pembantu Bella


Dan seketika banyak orang di sana yang menggunakan jas hitam dengan postur tubuh yang kekar, mereka menghapiri mobil bella dan menyeret bella dengan paksa, namun Karn bella masih melawan mereka terpaksa membius bella.


" hmmm, kalian memang bisa di andalkan, dan jangan lupa bawak dia masuk ke dalam rumah itu " samabil mematikan hpnya


'aku sudah lama untuk menunggumu hari ini bella. kamu telah mencari dengan masalah dengan orang yang salah dan bagai mana kamu akan merasakan siksaan yang akan mengakibatkan kamu lebih baik mati ' gumang Rahel


Semua anggota Rahel melaksanakan semua perintah tersebut dengan baik, meraka memasukkan Bella ke rumah kosong tersebut, lalu meraka menghubungi Rahel


" hallo, bos kami telah melaksanakannya dengan baik "


" hmm, tunggu saya di tempat itu dan tetap awasi dia "


" baik bos, akan saya laksanakan perintah anda dengan baik"


*******////******//'''******


Di sisi lain Vino yang pulang kerumahnya ia langsung bergegas mencari keberadaan istrinya ,namun ia tidak menemukan keberadaan istrinya ia telah menanyakan nya kepada supirnya namun katanya kalu Bella itu berangkat dengan pemabantunya yang bernama Susi, dan tiba tiba saja perasaan Vino tidak enak namun ia tidak terlalu memikirkannya.


'mungkin mereka singga untuk membeli sesuatu sehingga nanti akan pulang lama, lebih baik aku menunggunya di kamar saja ' gumang Vino


* * * * *************


Di lain sisi keadaan Bella sudah mulai sadar dan betapa kagetnya dia diamana dia berada. Dan seketika muncul Rahel dari pintu ruangan tersebut


" kamu, kenapa kamu ada di sini dan kenapa aku ada di sini?"


" hhhh aku di sini untuk menyelesaikan tugas ku dan kamu di sini adalah Sandra ku "


"apa yang kamu lakukan "


" apa yang aku lakukan karena kamu aku kehilangan semua sumber ungku, apa kamu tau itu! "


" bukannya itu salah kamu sendiri "


" apa salah aku dasar kamu wanita murahan !" tampar Rahel denagn keras dan seketika saja pipi Bella merah dan sedikit bengkak


" aku itu bukan wanita murahan tapi wanita murahan itu kamu! " lawan Bella


Mendengar ucapan itu membuat kemarahan Rahel semakin membesar ia menjambak, mendorong, bahkan menapar dan memukul Bella ,sampai semua tubuh Bella penuh lebam


$$$"$""$"$$$$$$$$"""


Hai gais , author hanya mau igatkan jangan lupa tekan tombol ❤ya


author juga penasaran siapa yang menang ya antara Rahel dengan Bella dan apakah Vino dapat menemukan Bella?


Marih kita tunggu lanjutannya :)