My Brother is Army, I love Him

My Brother is Army, I love Him
Chapter 3 + Definion



》》WARNING《《



KALI INI AUTHOR AKAN MENJELASKAN SECARA DETAIL BIAR PEMBACA TAU ISTILAH PEMBAGIAN PRAJURIT DLL. BIAR PEMBACA MENGERTI DAN TIDAK MENGHUJAT AUTHOR YANG TIDAK-TIDAK.  JIKA ADA KURANG LEBIH NYA MOHON MAAF.



DAN SATU HAL. KALAU MEMANG MEMBOSAN KAN BISA LANGSUNG SKIP AJA CHAPTER SELANJUTNYA.



__________________________________________


●Pinru ( pemimpin regu )


●Peltu (Pembantu Letnan satu)


●Sertu (Sersan satu)


●Bataliyon ( satuan militer yang terdiri dari dua sampai 6 kompi atau baterai (istilah kompi untuk satuan artileri). Komandan batalyon (Danyon) biasanya seorang Mayor atau Letkol. Pemakaian istilah batalyon berbeda-beda pada setiap negara. )


__________________________________________



ISTILAH - ISTILAH DARI REGU SAMPAI DIVISI



》REGU


●Regu adalah kesatuan terkecil dalam Batalyon. Anggotanya minimal 20 personel.


●Komandan nya biasanya berpangkat Sersan satu(Sertu) atau Kopral kepala senior (yang berpengalaman).


●Regu adalah bagian dari Peleton.



》PELETON


●Kesatuan militer di bawah kompi yang terdiri dari regu (biasanya 3 regu)


●Personelnya terdiri dari 30-50 orang, dan di pimpin seorang Letnan 2(Letda).


●Posisi Komandan Peleton biasanya merulakan penugasan pertama, bagi Perwira Yang batu lulus dari pendidikannya seperti Akmil (AD), AAL (AL dengan Kecabangan Marinir), AAU (AU)



》KOMPI


●Kesatuan militer di bawah Batalyon, terdiri dari Peleton (biasanya 3 peleton).


●Personilnya biasanya terdiri dari 180 - 250 orang. Dan biasanya di Pimpin oleh seorang Kapten.


●Persenjataan Kompi Bantuan lebih berat dari persenjataan Kipan, Persenjataan Kipan terdiri dari Senjata Mesjn Sedang (SMS) , Mitraliut, dan Montir.


●Dalam satuan infanteri, ada 3 macam kompi, yang di sesuaikan dengan fungsinya. Yaitu, Kompi Senapan (Kipan), Kompi Markas (Kima), Kompi Bantuan (Kiban). Kompi Senapan di siapkan untuk operasi lapangan,dengan dukungan Kompi Bantuan.



》BATALIYON


●Satuan dasar tempur di bawah Brigade / Resinen yang terdiri dari suatu Markas, Kompi Markas dan beberapa Kompi (Biasanya 3 kompi) / Baterai (Istilah Kompi khusus untuk satuan Altileri).


●Khusus untuk Batalyon Infantri dapat merupakan bagian taktis dari suatu Brigade dan dapat juga berdiri sendiri dengan tugas taktis dan administrasi.


●Biasanya Yonif yang berstatus "BS" (Berdiri Sendiri), adalah Yonif yang tidak bergabung dalam Brigif, namun Komando nya langsung dari Pangdan (Setempat), Karena biasanya Yonif tersebut adalah Yonof andalan, yang biasa di sebut sebagai Bataliyon pemukul Kodam. Kategori lain adalah Bataliyon yang di bawah Komando Korem ( Komando Resort Militer). Ini adalah Kategori yang paling umum.


●Jumlah Personil Yonif kurang lebih 700 - 1000 orang, Batalyon biasanya di pimpin seorang Mayor (Senior) atau Letnan Kolonel.


●Sedang untuk Bataliyon di luar infanteri, seperti Bataliyon Kavaleri (Yonkav), Bataliyon Artileri Medan (Yonarmed), Bataliyon Zeni Tempur (Yonzipur), Bataliyon Perbekalan dan Angkutan (Yonbekang), hitungan personelnya bukan sekadar orang per orang, namun jumlah kekuatan peralatannya dan anggota yang menjadi operator (awak) peralatan tersebut, misalnya Yonkav terdiri dari sekian tank atau sekian panser, Yonarmed terdiri dari sekian meriam, dan seterusnya. Jadi jumlah personelnya tidak sebanyak bataliyon infanteri biasa.


●Bataliyon artileri ada dua macam, sesuai fungsinya : Bataliyon Artileri Medan (sasaran darat) dan Bataliyon Artileri Pertahanan Udara (sasaran udara). 


●Yonkav unsur persenjataan yang utama ada dua, yaitu Tank dan Panser. Ada Yonkav yang persenjataannya khusus Panser atau khusus Tank saja, atau gabungan antara keduanya. Yonkav yang berunsur gabungan Panser dan Tank, adalah bentuk yang paling umum.



》BRIGADE


●Satuan tempur di atas Batalyon, dan di bawah Divisi yang merupakan satuan dasar tempur terdiri dari unsur-unsur tempur (biasanya tiga Batalyon), unsur-unsur bantuan tempur dan unsur-unsur bantuan administrasi. 


●Brigade dapat berdiri sendiri atau merupakan bagian dari komando yang lebih besar (Divisi). 


●Jumlah kekuatan personelnya kurang lebih 3000 - 5000 personel. Karena merupakan satuan tempur yang relatif besar (Gabungan 3 bataliyon), maka ketika operasi pada tingkat brigade, kesatuan tersebut bisa bergerak sendiri, lengkap dengan unsur Bantuan Tempur (Banpur) dan Bantuan Administrasi (Banmin) sendiri. Koordinasi Banpur dan Banmin berada di bawah unit tersendiri, yaitu Detesemen Markas, dipimpin seorang Dandema.


●Brigade Infanteri (Brigif) di lingkungan TNI ada beberapa macam, bisa berdasar garis komando, bisa berdasar kualifikasi. 


 


(Berdasar garis komando, ada Brigif yang berada di bawah : Kodam [Brigif yang berada di bawah Kodam hanya ada dua, yaitu Brigif 1/Jaya Sakti (Kodam Jaya) dan Brigif 15/Kujang (Kodam III/Siliwangi)]



Kostrad [Brigif Linud 3 (Makassar), Brigif Linud 17/Kujang I (Jakarta), Brigif Linud 18/Trisula (Malang), Brigif 13/Galuh (Tasikmalaya), Brigif 9 (Jember), dan Brigif 6 (Solo)] )



(Berdasar kualifikasi, ada Brigif Lintas Udara (linud), dan Brigif Lintas Medan (Brigif biasa) ).



》RESIMEN


●Satuan militer di bawah Divisi yang terdiri dari beberapa Batalyon (biasanya 3 Batalyon). 


●Resimen merupakan satuan dengan kesenjataan yang sejenis, misalnya Resimen Arteleri Medan, Resimen Arhanud. 


●Resimen biasanya dipimpin seorang Kolonel. 


●Unsur-unsur satuan di bawah Resimen, hampir sama dengan Brigade. 



(Tampaknya TNI lebih cenderung memakai sistem Brigade. Itu terlihat tidak adanya lagi satuan yang memakai sebutan Resimen, setidaknya di lingkungan Angkatan Darat. Terakhir, mungkin kita masih ingat, satuan yang pernah memakai nama resimen, adalah Kopassus, saat masih bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) ).



》DIVISI


●Satuan tempur militer terbesar, dengan kekuatan penuh. Maksudnya secara operasional, memiliki kesatuan - kesatuan tempur. Berikut unsur pendukungnya, yaitu bantuan tempur dan bantuan administrasi, yang berada dalam garis komando Divisi tersebut, jadi tidak perlu mendatangkan dari komando lain di luar Divisi. Seperti Divisi Infanteri yang ada di Indonesia. 


●Angkatan Darat memiliki dua satuan setingkat Divisi, yang keduanya berada di bawah Kostrad, yaitu Divisi Infanteri 1 (markas di Cilodong, Bogor), dan Divisi Infanteri 2 (markas diSingosari, Malang). Divisi-divisi tersebut, selain memiliki unsur tempur sendiri (infanteri, kavaleri dan artileri), juga memiliki unsur bantuan tempur (Bataliyon Zeni, Bataliyon Perhubungan, dan Bataliyon Peralatan), dan unsur bantuan administrasi sendiri (perbekalan, angkutan, kesehatan, polisi militer, dll).


●Divisi biasanya dipimpin oleh seorang Mayor Jendral.



》DETASEMEN


Ada beberapa pengertian istilah Detasemen :



1)Kesatuan yang terdiri dari pasukan atau kapal-kapal yang diambil dari kesatuan yang lebih besar dikirim untuk suatu tugas khusus. Untuk Angkatan Darat, bisa berupa kendaraan lapis baja, seperti Detasemen Kavaleri.



2)Kesatuan tetap yang berkekuatan kurang lebih sebesar Peleton hingga Kompi yang dibentuk untuk tugas-tugas tertentu. Contoh: Detasemen Intel (Denintel) Kostrad, Denintel Kodam, Denma Brigif, Detasemen Polisi Militer, dan Detasemen 81/Anti Teror Kopassus (sebelum dilikuidasi). Untuk kategori ini komandannya, perwira berpangkat Mayor atau Letkol.



3)Nama tingkat kesatuan untuk organisasi kemarkasan tingkat Komando Utama ke atas. Contoh: Detasemen Markas (Denma) Markas Besar Angkatan Darat, Denma Mabes TNI, dan Denma Makodam. Komandannya biasanya berpangkat Kolonel (untuk Mabes), atau Letkol (untuk Makodam).



.



..



...



....



.....



......




》》 SKIP CHAPTER



"Baiklah kalau begitu siapkan semuanya."



Prajurit itu pun lantas segera memberi Hormat dan pergi dengan sesuai perintah atasan nya itu. Setelah semua baik-baik saja. Komandan pun melanjutkan kata-kata yang akan di sampaikan kepada anak buah nya ini.



"Maaf ada gangguan sedikit."



"Saya tadi akan menyampaikan kepada kalian bahwa bulan depan kalian 1 Peleton akan dikirim dinas ke daerah Biak. Lebih tepatnya untuk pengamanan Bandara di Pulau Biak."



"Jadi, selama 2 minggu ini gunakan waktu sebaik-baiknya. Ada yang mau tunanganlah, dll. Saya akan izinkan."



"Setelah 2 minggu cuti berlalu. Tidak ada izin untuk ini...itu dll.''



"PAHAM SEMUANYA!" Kata sang Komandan setelah selesai memberikan penjelasannya.



"SIAP PAHAM." Serempak Prajurit di lapangan pada malam hari itu.



Setelah memberikan penjelasan,  Komandan masih ada di tempat. Senior pun belum bisa atau belum berani mengambil alih anak buahnya itu. Sang Komandan beberapa detik kemudian mengambil sebuah kertas yang berada di saku Celana PDL lorengnya. Ada sebuah kertas yang di lipat menjadi 2.



Sang Komandan mula-mula diam dengan memperhatikan Prajurit di depannya itu sambil satu tangan nya menggenggam sebuah kertas. Tak lama, beliau pun mulai berkata lagi.



"Baik semuanya. Dalam pengiriman kali ini. Penanggung jawab di pulau Biak adalah Lettu Alex." Yang bernama Lettu Alex pun maju berdiri sedikit di belakang Komandan dengan tegas dan tegapnya. Lettu Alex ini tergolong Lettu yang masih muda umurnya. Namun, lebih tua 4 tahun dari anak buah di depannya itu. Lalu beberapa saat kemudian Komandan melanjutkan lagi perkataannya.



"Namun, Penanggung jawab untuk  regu 1,2, dan 3 yang baru pendidikan ini saya akan tunjuk yang baru."




"Sertu Pratama!"



"Kalian adalah gabungan dari 3 regu yang di jadikan 1 peleton dengan Pimpinan Kalian Lettu Alex. Jadi, tolong kerja sama kalian semua disini menjadi satu tubuh. PAHAM!!"



"SIAP PAHAM."



Setelah bak pidato itu berakhir pendengaran yang sangat jelas sekali yang di sampaikan oleh sang Komandan. Setiap Prajurit saling berdebar-debar siapa yang akan di jadikan Pinru (Pimpinan regu).



Namun, setelah mendengarkan yang di panggil namanya bukanlah diri mereka sendiri, rasanya begitu lega. Namun, beda halnya dengan Pratama. Jantungnya begitu berdebar. Sungguh ini pertama kalinya bagi diri seorang Pratama harus menjadi pemimpin.



Mungkin memimpin orang lain yang tak di kenal tak ada kendala atau malu-malu. Masalahnya ini memimpin teman yang notabenya leting kebanyakan 1 sekolahan SMA dulu. Namun, di belakang bobroknya kebangetan teman-temannya ini.



Pertanyaan dalam pikiran Pratama adalah,


'Bagaimana caranya memimpin pasukan yang notabenya kawan sendiri dan kondisi di Biak yang saat ini.' Pikir Pratama dalam batin dengan keringat dingin di sekunjur tubuhnya.



"Sertu Pratama silahkan maju kedepan." Dengan lantangnya sang Komandan memanggil anak buah nya itu. Si empu yang di panggil langsung berbalik badan dan keluar dari barisan menuju ke depan dengan gagahnya.



"Siap saya Komandan." Kata Sertu Pratama dengan lantangnya.



"Ini adalah catatan sedikit dari saya tetang apa saja yang harus kamu lakukan. Berhubung Peltu Ariyanto di tugaskan ke Bali bulan depan juga. Jadi, kamu juga yang akan menjadi pembantu letnan satu untuk sementara. Bisa di pahami dan laksanakan?"



"Siap paham dan laksanakan Komandan." Lalu sang Komandan menganggukkan kepalanya. Dan Sertu Pratama bingung harus kembali ke tempat atau tetap diam di samping agak belakang sang Komandan dan Sang Lettu.



Akhirnya Sertu Pratama dengan bergegas dan rasa canggung kembali ke tempat Ia semula berbaris.



.....



Komandan sudah meninggalkan lapangan 10 menit yang lalu. Dan sang Lettu hanya berpidato singkat, jelas, padat kepada anak buah baru nya itu. Setelah itu pergi meninggalkan lapangan. Akhirnya pasukan ini di ambil alih oleh para seniornya dan di bubarkan.



****



Pasukan Paskhas bubar dari tempatnya masing-masing. Dan Pratama pun juga ikut melangkah pergi dari kerumunan tentara disana sambil sesekali menoleh mencari keberadaan temannya Bima.



~Puk



"Pratama?" Seseorang sambil menepuk bahunya sedang berusaha mengajak bicara Pratama.



"Eh Bima bukan??" Kata Pratama yang berbalik dan menghadapnya hampir tidak jelas karna kurang nya sinar di lapangan."



"Lu.... lupa ama Gw?" Kata laki-laki itu yang seperti kecewa.



"Siapa ?? sumpah burem." Kata Pratama yang sekarang udah tau siapa laki-laki itu dan tersenyum menggoda.



"Sialan lu.." kata Laki-laki ini sambil mengepalkan tanganya dan memukulkan nya ke lengan Pratama.



Andrian, itulah sebutan untuk seorang Sertu yang memanggil Pratama. Dia adalah teman SMA seangkatan dengan Pratama juga sekarang pun satu letting.



"Lama tidak ketemu, ngopi-ngopi lah dulu. Ayok."  Ajakan Andrian kepada Pratama.



Pratama pun aslinya senang bisa bertemu dengan Andrian dan bisa melepas kangen teman SMA dengan ngopi dan mengobrol. Namun, raut muka Pratama sedikit tersenyum masam. Dia ingin, namun di dalam pikirannya hanya ada Ran...Ran dan Ran. Andrian yang sedikit merasa aneh dengan tingkah Pratama. Berusaha untuk membaca reaksi tubuh dan pikiran Pratama. Satu kata yang di baca oleh Andrian. "Ran??" Kata Andrian yang membuat Pratama sontak menoleh padanya.



"Coba ulangi lagi perkataan mu barusan!"



"Ran?! Siapa itu Ran?" Tanya Andrian ke Pratama.



"Apa dia kekasihmu? Dan aku pikir pasti ada masalah dengannya." Kata Andrian dengan serius dan menekuk dahinya.



"Yah sebelum dia mati. Selamatkan!" Pratama langsung melotot tajam ke arah Andrian bukan melotot marah tapi kaget dengan segala ucapan Andrian.



"Bagaimana bisa kau, ...... Ran? Kau tau juga dia akan mati dll? Serta kau juga bisa membaca pikiran ku." Andrian pun hanya tersenyum simpul.



Mula-mula Andrian menghirup udara dari hidunh lalu mengeluarkannya melalui mulut. Lantas Ia berkata, "siapa pun tidak bisa membohongiku Pratama. Aku bisa membaca semua. Dan jangan lupakan aku yang dulu." Kata Andrian lalu beranjak pergi dari posisinya.



Sebentar, terlintas masa lalu yang di ingat Pratama.



Flasback On



"Pratama aku ingin katakan sesuatu tapi janji hanya kau saja yang tau. Dan mungkin Bima kapan-kapan aku beri tau."


Kata seorang remaja SMA yang menggunakan baju Putih abu-abu yang sedang duduk di perpustakaan yang amat sepi itu.



"Katakan, yan. Kau memang sangat aneh." Katanya sambil meletakkan buku dan beralih melihat teman sekaligus sahabat dekatnya itu.



"Kau tau yang membuat aku ini aneh di mata orang lain. Itu karena aku seorang...."



"Seorang??" Kata temannya penasaran.



"Seorang indigo sejak lahir." Temannya itu sontak antara kaget dan tidak. Sebab Ia tak tau harus bersikap bagaimana?! .



Flasback Off



'What The....' pikir Pratama mengingat kejadian masa lalu.



Pratama pun akhirnya mengejar Andrian yang sudah berjalan sedikir jauh. Jujur saja Andrian berjalan sangat pelan karna itu di sengaja oleh nya.



"ANDRIAN." Teriak Pratama. Sang empu pemilik nama menoleh ke orang yang memanggilnya.



"Aku lupa bahwa kau itu.. ya seperti itu. Kenapa aku dari tadi tidak meminta bantuan mu saja. Tolong aku? please."



Rengek Pratama sambil mengatur pernafasannya. Sungguh permohonan yang siapa pun tidak bisa menolak untuk tidak menolongnya.



"Huh aku hanya melihat dia di ruangan gelap seperti gudang. Dan terikat." Bayangan Andrian terfokus dengan orang yang dia lihat di jauh sana.



'Apa dia di culik?' Pikir Pratama.



"Apa dia di culik?" Kata Pratama langsung.



"Emmm entah. Tidak sampai menerawang ke sana. Dan pikiranku tidak memikirkan hal itu. Tapi boleh aku bertanya? (Pratama menggangguk) apa Dia masih sekolah?"



"Iya." Jawab Pratama singkat dan dengan raut wajah serius. "Lalu???"



"Mari ke sekolahnya. Kendaraan mu tinggalkan saja di Bataliyon. Ayok pakai mobilku saja."



》》》




#TBC