
Sementara Ha Ru hanya terikat dan tidak bisa menolong.
Demi apapun dia tidak akan pernah bisa memaafkan Se Ra..
Ia akan membenci gadis itu seumur hidupnya.
Di sisi lain...
Watak kriminal Se Ra sebenarnya korban dari eksploitasi orang tuanya..
Ayahnya seorang pemabuk berat,,,dan ibunya seorang penjudi.
Uang hasil Se Ra memoroti pacarnya akan di berikan pada ibunya untuk berjudi.
Karena itulah ibunya berhutang sana sini agar Se Ra yg buruk rupa bisa oprasi plastik dan cantik seperti sekarang agar bisa menghasilkan uang untuknya berjudi..
Ayahnya yg pemabuk sering memukul Se Ra.
Siksaan itu terus ia rasakan dari kecil hingga dewasa..
Sebenarnya hidup Se Ra sangatlah berat dan menyakitkan.
Tapi perilaku itu juga yg membangkitkan monster dalam dirinya..
Ia menjadi keras dan licik seperti orang tuanya.
Bahkan saat ia di tahan di sel tidak satupun dari ayah dan ibunya datang..
Tidak ada dari mereka yg bisa di hubungi ..
Se Ra hanya meringkuk putus asa di sel yg dingin..
Ia sebenarnya menahan takut yg teramat sangat..
Namun itu juga salahnya sendiri..
Yoo Ra sudah di perbolehkan pulang.
Saking khawatirnya Ha Ru,,ia bahkan menggendong Yoo Ra naik maupun turun taxi..
Setelah tiba di rumah Yoo Ra di dudukkan Ha Ru di sofa..
"Ha Ru duduk sebentar..aku ingin bicara..
Ha Ru lalu duduk menuruti pinta Yoo Ra,,ia juga meraih tangan Yoo Ra dan mengenggamnya erat..
"Ha Ru...,aku sudah tidak apa2 jangan merasa bersalah lagi..
"Aku mohon Ha Ru...
Ha Ru masih tampak muram.Ia terus saja menyalahkan diri sendiri..
Maafkan aku Yoo Ra.Aku benar2 tidak menyangka ini menjadi hasil keisenganku.....
Yoo Ra lalu meraih Ha Ru dan membenamkannya dalam pelukannya..
"Sudah...Ha Ru...semua sudah kembali seperti semula..
"Aku mencintaimu Yoo Ra..
"Ia...aku juga Ha Ru..
Ha Ru dan cintanya yg sangat besar untuk Yoo Ra...
Siapa sangka playboy ini sudah bertobat dan bisa sangat mencintai satu wanita..
Esok harinya Ha Ru dan Yoo Ra berangkat sekolah bersama.
Mesra sekali...menggunakan sepeda motor besar Ha Ru.
Yoo Ra merangkul erat pinggang Ha Ru.
Tanpa terasa mereka sudah sampai di sekolah.
Ha Ru tetap menggandeng tangan Yoo Ra sepanjang jalan menuju kelas..
Tentu saja pemandangan itu mendapat respon sinis dan iri dari para gadis2 di sekolah..
Namun.. Ha Ru dan Yoo Ra tidak peduli dan tetap berjalan tegap..
Tapi bukan Ha Ru dan Yoo Ra namanya kalau selalu akur...
Baru saja sampai di kelas Ha Ru sudah jahil menarik bangku Yoo Ra saat Yoo Ra ingin duduk..
Alhasil Yoo Ra terduduk jatuh di lantai..
wajahnya cemberut dan kesal...
Ha Ru malah sibuk tertawa...
Saat Ha Ru sibuk tertawa Yoo Ra mengikat tali sepatu Ha Ru yg kiri dan yg kanan agar saat berjalan ia terjatuh..
BLAMMMN....Senyum sinis Yoo Ra sudah mengembang...
Yoo Ra beranjak bangun dari jatuhnya..
"Ha Ru..
"hahahahha...iya...
"Sudah tertawanya....aku tidak marah.Anggap saja ini hiburan agar hubungan kita tidak menjemukan...
"Ha Ru lalu behenti tertawa dan merasa aneh..
"Yoo Ra senyum2 dan tidak melawan...
"Ia tidak tahu kalau kejahilan Yoo Ra yg sudah di depan mata untuknya..
"Kemari sebentar Ha Ru...
Yoo Ra memancing Ha Ru berjalan ke arahnya..
SLAPPPPP...Ha Ru jatuh dalam jebakan Yoo Ra..
Baru saja Ha Ru hendak melangkah...
GUBRAKKKKK...Ha Ru tersungkur jatuh menciumi lantai kelas...