
Hari pun mulai sore, tian yang seharian masih di depan laptop merasa perutnya perlu diisi, jadi dia memutuskan untuk keluar membeli makanan kesukaannya yaitu mie instan di 7eleven dekat rumahnya, saat dia hendak duduk di kursi yang disediakan tiba tiba..
Bruuuk...
“Aah sial mie gue..”kata tian
“Up sorry gue g’ sengaja”kata meimei yang memandang ke arah lantai yang penuh tumpahan mie
Ketika mereka mengangkat kepala mereka dan saling bertatapan, mereka saling kaget.
“Lo” kata mereka bersamaan dengan tatapan saling membunuh
“Kenapa sih kalau ketemu Lo gue selalu sial”kata meimei yang kesal
“Harusnya TU gue yang bilang gitu ke Lo, jelas jelas gue disini yang jadi korban”kata tian dengan tatapan yang tajam
Tiba tiba tian merebut mie yang ada di tangan meimei..
“Ini buat gue, sebagai ganti rugi mie gue yang Lo tumpahin”kata tian sambil duduk dan memakan mie itu
Meimei mendengus kesal dan tak bisa berbuat apa apa karena itu memang salah dia, meimei pun kembali untuk memesan mie lagi
“Kenapa sih ketemu harus ketemu dia, nggak di rumah, nggak di luar ketemu dia”gerutu meimei
Dan akhirnya mereka saling menikmati makanan mereka dengan duduk saling membelakangi
“Wah akhirnya kenyang juga”kata meimei
Dengan waktu yang bersamaan tian pun selesai menikmati makanannya
Waktu pulang mereka berjalan saling balap
Meimei nggak mau berjalan di belakang seakan akan mengikuti tian, dia langsung lari di depan tian yang jalan dengan cepat, tian pun begitu dia nggak mau kalah juga, saat meimei sudah ada di depan tian langsung mempercepat jalan dan menyalip meimei begitu seterusnya hingga sampai rumah masing-masing..
Pagi pun datang matahari bersinar dengan cerah hingga menembus jendela kamar Meimei
“Uaaaahhhhggg” meimei menguap dan beranjak bangun untuk pergi kamar mandi membersihkan diri
“Selamat pagi meimei, selamat pagi dunia, aku akan menaklukkan mu dunia” kata meimei sambil berdiri di depan cermin, itu adalah ritual pagi sebelum dia berangkat ke kantor
Disisi lain seorang pria tinggi, ganteng penuh wibawa disambut di depan pintu gedung yang megah dan tinggi
“ laopan cao an” artinya selamat pagi bos kata pegawai yang berbaris di depan pintu dan sedikit membungkukkan tubuh mereka untuk menyambut bos mereka
Pria itu terus berjalan tanpa membalas sapaan para pegawainya
“Apa jadwal saya hari ini” kata tian kepada xiu asisten pribadinya
“Jam 10 ada meeting dengan perusahaan xxx untuk membahas bahan lagu untuk film mereka” kata xiu
“Oke siapkan bahan meeting kita”kata tian
“Sepertinya ide kamu akan saya ambil untuk proyek kita ini” kata atasan meimei
“Beneran buk, makasih ya buk, saya akan bekerja sebaik mungkin agar ibu puas dengan hasilnya”kata meimei dengan semangat
“Oke, aku tau kamu nggak akan mengecewakan saya”kata atasan meimei
“Mei kamu lembur?”kata liang temen kantor meimei sekaligus sahabatnya
“Nggak kok, ni dah selesai”saut meimei
“Jalan yuk”ajak liang
“Kemana?”tanya meimei
“Cuci mata, cari cogan”kata liang sambil merangkul meimei
“Oke, lest go baby”kata meimei
Lampu warna warni dan musik yang keras tapi enak didengar serta banyak cewek cowok menari tanpa beban disana
“Malam ini kita Happy Happy baby” kata liang kepada meimei
“Oke”saut meimei
“Tetangga sebelah” sambil terkejut matanya tertuju ke arah cowok yang ditunjukkan sahabatnya itu
“Apa Lo bilang Mei, gue nggak denger!”kata liang agak berteriak karena bising
“Biasah aja”saut meimei dgn suara agak keras
“Wah Lo harus periksa kedokter mata deh Mei”kata sahabatnya itu penuh heran
“Yuk”kata liang sambil menarik tangan meimei menuju ke tengah dan mulai berjoget ala mereka
“Hey cantik, boleh gabung joget nggak”kata seorang pengunjung bar
“Joget aja nggak ada yang larang juga”kata meimei
Meimei yang malam itu mulai mabuk karena terlalu banyak minum dan akhirnya tidak bisa mengendalikan diri, dia berjoget begitu erostis cukup menarik banyak pria hidung belang
Disudut lain tian selalu memperhatikan meimei
“Gadis bodoh”kata tian sambil meminum bir dengan tatapan yang tajam
“Mei gue ke toilet bentar ya” kata liang
“Oke baby”jawab meimei
“Seksi”kata pria yang dari tadi ikut menari dibelakangnya dan selalu memperhatikan lekuk tubuh meimei yang lihai berjoget
Pria itu akhirnya menyentuh pantat meimei dari belakang
Plaaak
Suara tamparan yang di layangkan meimei kepada pria kurang ajar itu
“Kurang ajar, beraninya kau kurang ajar”kata meimei pada pria itu
“Walaupun gue mabuk, gue masih waras cowok mesum” kata meimei sambil sempoyongan
“Hei kau wanita ******,berani menampar kU, kau tidak tau siapa aku ha..”kata pria itu
“Tentu saja gue tau, Lo itu tidak lebih dari cowok mesum”kata meimei
Suasana yang tadinya ramai akhirnya berubah menjadi mencekam, tak terdengar suara musik lagi dan semua orang menatap 2 orang yang tengah bertengkar yaitu meimei dan pria itu
“Hei gadis ****** tutup mulut mu, Atau aku akan kU tunjuk kan padamu apa arti mesum itu”kata pria itu sambil meraih tubuh meimei dan tengah mau mencium leher gadis itu
Tian yang dari tadi sudah geram melihat pertengkaran mereka akhirnya maju ke arah mereka
“Sial gue mau nggak mau harus ikut campur, dasar gadis bodoh”kata tian sambil berjalan
Daaaaak
Plaaaak
Tian dengan tiba tiba menarik pria itu dan menghajarnya tanpa ampun
“Tetangga sebelah”kata meimei agak terkejut
“Gue paling nggak suka ya lihat cowok yang menindas cewek dengan seenaknya, pa lagi cowok kayak Lo, pergi Lo dari hadapan gue atau gue hilangin Lo dari muka bumi ini sekalian”kata tian yang memberi peringatan pada pria mesum itu
Pria mesum itu pun bangkit dan segera lari sambil sempoyongan
“Lo ikut gue pulang sekarang”kata tian pada meimei sambil menarik tangan meimei dan membawa keluar dari tempat itu
“Lepas, sakit”
“Tangan gue sakit”
“Lepasin”kata Meimei beruntun
Tapi tian tetap tidak mempedulikan kata kata meimei
Bersambung dulu ya gesss
Maaf kalau kurang menarik🙏