
“Lo nggak denger ya atau lo Emang budek, gue durung lo pergi bukannya masuk.hiikz hiiikz.”ucap meimei sambil menangis duduk di lantai disamping kasurnya
Tian melihat meimei dalam keadaan seperti itu, ada rasa sakit dihatinya seakan2 tahu Apa yang meimei rasakan, biasanya dia melihat meimei yang ceria, super galak, super bawel Dan sekarang dia melihat meimei yang rapuh seakan hati tian ikut hancur..
“Mei menangislah kalau itu membuat rasa sakitmu berkurang, menangislah keluarkan semua rasa sakit itu jangan pernah menahannya Dan terlihat sok tegar, keluarkanlah semua, gue disini Akan temani Lo, dada Dan bahu ini Akan selalu ada buat lo, Dan pelukan ini Akan selalu temani menghilangkan rasa sedih Lo.”ucap tian tulus sambil memeluk erat meimei, tian pun tidak tahu kenapa kata kata itu bisa lolos begitu saja Dari mulutnya tapi yang ia tahu saat ini dia benar-benar tulus
Meimei pun masih menangis sejadi-jadinya dalam pelukan tian, dia bahkan merasa nyaman berada dipelukan itu
Hampir setengah jam mereka dalam posisi seperti itu Dan sampai akhirnya tian tak mendengar suara tangisan Meimei lagi
Dengan pelan dia melihat wajah meimei Dan menyikap rambut yang menutupi wajah cantik itu.
“Astaga dia tertidur setelah menangis tapi dia terlihat lebih cantik saat tidur,semua terlihat begitu sempurna, wajah ini, hidung ini, mata ini, Dan bibir ini begitu cantik”.ucap tian sambil membelai tiap inci wajah meimei Dan dia merasa ada getaran aneh didalam dadanya
“Kenapa jantung ku berdetag semakin cepat Dan tak beraturan mungkinkah aku benar-benar jatuh cinta pada gadis nyebelin ini, ini benar-benar cinta.”ucap tian memastikan perasaannya
Dia pun mengangkat tubuh Meimei Dan dibaringkan diatas kasur tak lupa tian juga menyelimuti tubuh meimei Dan mengecup kening meimei
“Selamat tidur gadis bodoh ku, wan an.”ucap tian
(Wan an itu bahasa mandarin yang artinya selamat malam atau bisa juga selamat tidur)
Dia pun pergi Dari kamar meimei Dan dia memutuskan untuk tidur di sofa ruang tamu dirumah meimei
Pagi pun datang , angin Dan cahaya matahari seakan menembus wajah meimei, dia pun terbangun
“Uuaaaaahhhhh heeemmm nyenyak banget tidur gue.”ucap meimei sambil meregangkan otot otot tubuhnya Dan tiba-tiba dia teringat kejadian semalam
“Astaga semalam, gue, tian.no no no.”ucap meimei menyakinkan Kembali ingatannya
“Kenapa gue bodoh banget sih, pakek nangis dipelukannya sampai ketiduran, tapi pelukannya sangat nyaman.”ucap meimei
“No, meimei lo harus sadar, dia tu tetangga nyabelin.”ucap meimei
“Ooh tidak kenapa jantung gue berdebar tak karuan sih saat memikirkan dia, lo harus jaga hati lo mei, dia tu sama kayak mantan2 lo yang brengsek, lo nggak boleh sakit hati lagi, lo nggak boleh jatuh cinta lagi Apa lagi sama dia.”ucap meimei pada dirinya sendiri karena dia tidak mau merasakan patah hati lagi
Meimei pun berjalan keluar menuju lantai satu untuk mengambil minum Dan menyiapkan sarapannya sendiri
Tiba-tiba langkahnya terhenti saat melintasi ruang tamu
“Dia? Jadi semalam dia tidur disini.”sambil mendekati tubuh tian yang masih tertidur disofa
“Bibir ini juga manis”.ucap meimei lagi sambil memegang bibir tian
Wajah meimei yang memandangi tian sangat dekat hingga tak terasa rambut meimei mengenai wajah tian, tian pun bangun Dan ...
Cup
Tiba-tiba tian mencium bibir meimei hingga membuat meimei kaget Dan tak berkutik
“Morning kiss.”ucap tian
“Iiihhh apan sih Lo, selalu berbuat kurang ajar ma gue, cium gue seenak bibir Lo.”ucap meimei kesal Dan wajahnya sepontan memerah
“Tapi Lo menikmati kan.”ucap tian sambil tersenyum
“Nggak, GR banget sih lo, bibir lo itu pahit.”ucap meimei mengelak
Dan lagi lagi..
Cup
Tian Kembali mencium bibir meimei walau sekilas
“Christiaaaaaaaaaaaan.”triak meimei kesal
“Maniskan.”ucap tian sambil tertawa
“Sudah Lo cepet mandi sana dan berangkat kerja bareng gue.”ucap tian
“Gue bisa berangkat sendiri.”ucap meimei
“Bareng gue, gue ada perlu di kantor Lo, mau membahas proposal kerjasama.”ucap tian
Udah dulu ya gess
Jangan lupa like, comen and vote
Terimakasih🙏🙏🙏❤️❤️❤️