Meiling

Meiling
11. Dag dig dug



“Tapi kalau gue balik ke rumah Liang kan jauh banget.”Ucap meimei berfikir keras


“Kalau gue minta tolong ke tetangga sebelah, pasti dia akan GR banget.”ucap meimei yang makin berfikir keras


“Oke, nggak papa mei, lo pasti bisa, tidak ada pilihan lain.”Ucap meimei


“Huuuffff”meimei mengatur nafasnya di depan rumah Tian


“Lo harus berani mei, buang pikiran negatif Lo mei.”ucap meimei pada dirinya sendiri


Dag dig dug


“Belum juga gue ketuk, kenapa jantung gue berdebar nggak karuan kayak gini sih.”ucap meimei dalam hati


“Lo ngapain berdiri didepan pintu rumah gue, lo kangen sama gue.”


Tiba-tiba suara mengagetkan yang berarah Dari belakang badan meimei yang ternyata suara tian yang baru Kembali Dari 7-Eleven untuk membeli beberapa minuman


“Aaah Lo ngagetin gue Aja.”ucap meimei sambil mendegus kesal


“Gue lupa kata sandi rumah gue, lo bantuin gue ya, izinin gue bermalam ditempat Lo,please!”ucap meimei memasang wajah memelas


“Kenapa wajahnya jadi imut gini sih, mana gue tahan coba lihat wajah imutnya.” Ucap tian dalam Hati


“Emang Lo segitu pikunnya, sampai lupa terus kata sandi pintu Lo, atau jangan jangan ni cuma Alasan Lo supaya selalu dekat dengan gue.”ucap tian dengan tatapan menggoda


“Gue bener lupa, lagi pula kalau nggak terpaksa gue ogah bermalam disini pa lagi sama orang mesum kayak Lo.”ucap meimei dengan nada tak terima dengan tuduhan tian


“Maaf tetangga mesum Lo nggak bisa Bantu Lo, selamat tidur diluar, minggir gue mau masuk.”ucap tian sinis setelah mendengar omongan meimei


Tiba-tiba tangan meimei memegang jaket tian, Dan memasang wajah yang memelas


“Please Bantu gue, masak lo tega lihat tetangga lo mati kedinginan di luar.”Ucap meimei sambil kedinginan


“Ya udah masuk.”ucap tian singkat


“Beneran boleh.”ucap meimei meyakinkan


“Iya, Cepat sebelum gue berubah fikiran.”ucap tian mengancam


“Oke, oke, trimakasih ya.”ucap meimei


“Hhhhmmm.”balas tian


“Lo tidur di ruang tamu, ni slimut buat lo.”ucap tian memberi selimut pada meimei


“Oke, trimakasih.”ucap meimei


“Gue ke atas mau dulu mau tidur.”ucap tian


Dia pun melaju menaiki tangga, suasana pun semakin hening di luar pun lagi turun salju


Di kamar tian


“Kenapa perasaan gue kayak gini sih, ap bener gue dah suka sama gadis bodoh itu, kenapa tiap kali didekat dia gue nggak bisa kendaliin perasaan Dan tubuh gue.”ucap tian pada dirinya sendiri


“Pa lagi sekarang dia lagi tidur dirumah gue, gue nggak bisa berfikir jernih.”ucap tian kesal sambil mengacak ngacak rambutnya


“Apa gue kelamaan jomblo jadi kayak gini, tapi gue sering ketemu dengan banyak gadis cantik diluar sana, kenapa biasa biasa saja, tapi kalau ketemu Meimei gue nggak bisa kontrol tubuh gue.” Ucap tian yang terus bicara sendiri


“Apa gue harus menemuin spikisiater ya, tapi kan gue nggak gila, Sial sial.”ucap tian yang semakin mengacak ngacak rambutnya


Tiba-tiba semua lampu yang ada dirumahnya mati


“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”triak meimei yang membuat Tian Cepat turun dengan menggunakan headphone sebagai penerang jalan


“Kenapa harus teriak gitu sih.”ucap tian dengan santai


“Tiaan”.ucap meimei lari dengan Cepat Dan langsung memeluk tian


“Gue takut gelap,gue nggak bisa lihat Apa Apa, gue takut hikz hikz.”ucap meimei sambil menangis di pelukan tian


Tian pun merasa kasihan pada Meimei Dan mencoba menenangkannya


“Sudah nggak usah nangis, kan ada gue sekarang, gue kan temenin Lo disini.”ucap tian mencoba menenangkan meimei dalam posisi masih berpelukan


“Beneran lo temenin gue kan?lo Nggak ninggalin gue kan?”Tanya Meimei yang masih sesegukan karena menangis


“Iya, ya udah kita duduk ya, gue capek berdiri kayak gini sambil Lo peluk ke cent banget.”ucap tian mengajak Meimei duduk di sofa 🛋


“Kalau nggak terpaksa gue juga ogah peluk Lo, tapi boleh kan gue peluk Lo?”Ucap meimei mengikuti tian duduk


“Iya boleh, lo lupa ya kita kan udah nglakuin lebih Dari pelukan.”ucap tian menggoda Meimei


“Jangan mulai mesum deh hikz hikz.”ucap meimei Dan Kembali menangis


“Kok nangis lagi sih, gue kan tadi bercanda, gue nggak Akan berbuat macem macem Kok Sama lo, udah dong jangan nangis lagi.”ucap tian meyakinkan Meimei agar tidak menangis


“Tian Lo nggak punya lilin ya, biar terang nyalain lilin.”ucap meimei


“Kebetulan stok lilin gue habis, gue belum beli.”ucap tian berbohong pada meimei, padahal dia punya lilin, karena ingin dekat Dan di peluk meimei dia berbohong, entah kenapa dipelukan gadis itu hatinya sangat nyaman


“Tian, gue ngantuk.”Ucap meimei


“Ya sudah Lo tidur sini.”ucap tian sambil menyenderkan kepala meimei pada pundaknya itu


“Awas lo macem-macem saat gue tidur.”Ucap meimei lagi


“Nggak, udah Lo tidur jangan bawel, atau gue tinggal tidur diatas.”ucap tian mengancam


“Jangan, Lo disini Aja, ya sudah selamat tidur.”ucap meimei yang masih dalam posisi tidur bersender dalam pundak tian



Tiba tiba lampu pun menyala Dan tian masih belum bisa tidur


Dia Bermaksud mau membangunkan meimei tapi saat dia melihat Meimei yang tertidur Lelap dalam pundaknya itu di mengurungkan niatnya


Dia terus memandangi wajah Meimei yang imut itu Dan sesekali mencium kepala gadis itu


“Dia imut saat tidur.”ucap tian Dan ikut terlelap tidur


Pagi pun datang, sinar matahari pun masuk menerobos melalui sela sela jendela membuat Meimei terbangun dalam tidurnya


Dia pun sangat kaget melihat tian yang tidur disampingnya dalam posisi dia memeluk Lengan tian dengan nyaman Dan mulai teringat kejadian semalam


“Jadi dia semalaman bener-bener nemenin gue tanpa Mengubah posisinya.”ucap Meimei dalam Hati


“Dia tampan juga ya, kalau lagi tidur, tapi kalau bangun Kenapa nyebelin banget sih.”ucap meimei lagi dalam Hati sambil memandangi tian


“Bibir ini sangat manis.”ucapnya sambil memegangi bibir tian


“Gue harus bangun duluan sebelum dia bangun,bisa GR dia kalau lihat gue meluk dia.”ucap lirih meimei sambil pelan pelan bangun Dan menjauhkan tubuhnya Dari tubuh tian dengan sangat Hati -Hati agar tian tidak bangun


“Gue harus pulang.”ucap meimei


“Eets tunggu, gue kan lupa sandi gue, mana lagi belum inget berapa, haduh gimana ya?”ucapnya kesal


“Gue harus gimana ya, Apa gue masak Aja disini, masakin dia, tanda trimakasih? Siapa tahu dia mau menampung gue lebih lama sampai gue perbaiki tu pintu.”Ucap meimei sambil berjalan ke dapur Dan memulai memasak seadanya di kulkas


Tian pun mulai bangun karena mencium bau masakan yang lezat


“Hhhmm, wangi banget sih. Buat gue laper.”ucap tian Dan mulai mencari sumber bau tsb.


“Lo masih disini, Dan masak di dapur gue tanpa izin.”ucap tian datar


“Maaf, gue belum inget sandi gue.”ucap meimei


“Gue masak ini buat lo, pasti laper kan, tanda terimakasih gue lo mau nampung gue.”ucap meimei


“Mau ucapin trimakasih tpi yang di masak bahan bahan gue, nggak modal banget sih.”grutu tian


“Iya, Maaf, lain kali gue traktir di luar, Dan lo tenang Aja gue bakalan ganti bahan-bahan lo.” Ucap meimei kesal dengan perkataan tian tapi yang dikatan tian memang benar


“ Gue mandi dulu.”ucap tian


Setelah mandi Dan berdandan rapi karena dia mau berangkat ke kantor.


Tian pun turun untuk sarapan bersama Meimei


Meimei pun menunggu tian di meja makan


“Wah dia ganteng banget sih.”ucap meimei memandangi tian yang turun Dari tangga


“Kenapa lo bengong lihatin gue, Awas jatuh cinta lo.”ucap tian menggoda


“Siapa yang lihatin Lo, gue nungguin lo Dari tadi, gue laper nih.”ucap meimei mengelak


Mereka pun mulai makAn Dan tian tak menyangka meimei pintar memasak


“Lo nggak kerja hari ini.”ucap tian memecahkan keheningan


“Gue mau kerja tapi gue nggak punya baju ganti.”ucap meimei


“Lo Cepat mandi di atas sana, di kamar gue.”ucap tian


“Boleh.”Ucap meimei dengan nada agak tinggi karena Dari tadi dia ingin mandi tapi takut mau bilang ke tian


“Hhhhmmm, udah sana mandi, biar gue yang bersihin meja makannya.”ucap tian datar


“Oke, makasih ya.”ucap meimei berlari kearah kamar tian, dia udah pernah masuk kamar itu jadi dia tidak terlalu canggung


Setelah membereskan dapur tian pun naik ke atas, masuk kamar sebelah kamarnya


“Untung baju kakak masih ada disini.”ucap tian sambil memilih baju yang ada di lemari yang dulunya kamar kakak perempuannya


Tok tok tok


“Mei udah selesai belum mandinya.”ucap tian mengetuk kamar mandi


“Iya udah, tapi gue malu cuma pakek handuk.”ucap meimei yang malu untuk keluar


“Buka dulu bentar.”ucap tian


“Nggak, pasti lo mau mesum kan.”ucap meimei


“Gue bawain baju ganti buat lo, Cepat bukak, lo mau sampai kapan di dalam.”ucap tian


Meimei pun menuruti tian Dan membuka kamar mandi


Ceklek


Tian pun langsung menelan silvananya melihat memandangan yang membuat bagian bawahnya ikut memberontak seakan mau keluar ikut melihat


Dia melihat Meimei yang hanya memakai handuk Lumayan mini, bagian atas meimei sedikit melihatan Dan bagian bawah hanya sebatas paha


“Jangan lihatin gue, dasar mesum.”triak meimei membuat tian sadar Dari lamunannya


“Siapa yang lihatin Lo, GR banget.” Ucap tian mengelak


“Ni pakek baju kakak gue dulu, buat Lo berangkat kerja.”ucap tian sambil memberikan dress itu pada meimei dan dengan cepat ia keluar dari tempat yang bisa membuat dia hilaf


“Kenapa dia pakek handuk minim banget sih, hampir aja gue memakannya.”ucap tian diruang tamu sambil menunggu meimei keluar


“Makasih ya bajunya, emang kakak Lo nggak marah gue pakek baju dia?”tanya meimei


“Dia nggak bakalan marah, dia dah bahagia sama suaminya di luar negeri.”ucap tian datar


“Ya udah, Lo ikut gue, gue antar ke kantor .”ucap tian


“Gue juga udah suruh orang buat perbaiki pintu Lo, buat di atur ulang.”jelas tian singkat


“Makasih ya, Lo tau aja kalau gue belum nemuin orang buat perbaiki pintu gue.”ucap meimei


“Ada gunanya juga Lo jadi tetangga gue.”ucap meimei lagi


“Tapi gue mau berangkat sendiri aja, biar gue naik taksi.”ucap meimei


“Kalau Lo nggak mau gue anter ya udah, tapi jangan harap gue mau tanda tangan proposal perusahaan Lo.”ancam tian


“Oke,oke gue ikut Lo.”ucap meimei


“Baru aja baik, dah kumat nyebelinnya.”gerutu meimei lirih


“Apa Lo bilang?”ucap tian yang membuat meimei kaget


“Gue nggak bilang apa-apa, ayo cepet berangkat, ntar gue telat Lo.”ucap meimei


“Dasar gadis aneh.”ucap tian sambil berjalan menuju mobil sportnya


Udah dulu gess


Lanjutannya makin seru Lo


Jangan lupa like, comen and vote ya gess


Biar tambah semangat nulisnya


Makasih gess🙏❤️❤️❤️😁😁