
“Ayo cepet naik, kita berangkat sekarang.”ucap tian
“Iya, bawel.”ucap meimei
“Beneran lo dah izinin gue cuti di kantor?
“Trus Kok bisa sih? Kan kantor gue beda ma kantor Lo? Mencurigakan🧐!”Ucap meimei penasaran
“Udah deh, jangan bawel, semua semua aman, Lo nggak usah Kuatir.”ucap tian
Saat di dalam pesawat
Para penumpang yang terhormat, selamat datang di penerbangan xxx dengan Tujuan xxx penerbangan ke xxx akan kita tempuh dalam waktu kurang lebih ...jam Dan ... menit, dengan ketingian jelajah ... kaki di atas permukaan air laut. Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan xxx ini adalah tanpa asap rokok, sebelum lepas landas kami persilakan kepada anda untuk penegakkan sandaran kursi, menutup Dan mengunci meja-meja kecil yang masih terbuka dihadapan anda, pengencangkan sabuk pengaman, Dan membuka penutup jendela. Atas nama xxx kapten xxx Dan seluruh awak pesawat yang bertugas mengucapkan selamat menikmati penerbangan ini.
Meimei menutup mata, badannya berkeringat dingin, dia sangat takut karena ini baru pertama kalinya dia naik pesawat
Tian melihat keadaan meimei langsung menggenggap tangannya
“Lo takut?”ucap tian
“Ini baru pertama kali buat gue, Dan gue takut ketinggian.”Ucap meimei dalam keadaan mata tertutup
Tian melihat Meimei seperti itu seakan gemas Dan dia tidak bisa menahannya lagi
Cup
Tian mecium bibir meimei, ciuman itu menjadi ******* lumayan dalam, hingga mereka berdua seakan tidak sadar kalau sedang dalam pesawat, hingga tian Kembali sadar Dan sepertinya meimei pun Kembali nyaman tidak takut lagi
Tian pun melepas ciuman itu
“Maaf, gue hanya mencoba membuat lo tenang Dan nyaman, Lo nggak usah takut, ada gue di samping lo, oke.”ucap tian sambil tangannya membelai pipi meimei penuh ketulusan
Meimei pun hanya mengangguk
Meimei sangat malu Dan jantungnya seakan mau meledak dengan kejadian yang barusaja terjadi Dan dia sangat menikmati itu
Akhirnya mereka sampai di negara tujuan
“Ayo masuk, ini rumah ortu gue.”ucap tian saat tiba didepan gerbang Dan bangunan mewah tsb.
“Gue takut.”ucap meimei
“Ortu gue nggak makan orang, lo tenang Aja.”sambil menggandeng tangan meimei untuk masuk
“Kok gerbangnya buka sendiri? Apa ortu Lo pelihara hantu?”Tanya meimei penasaran dan polos
“Lo itu ya, polos banget sih, itu gerbang otomatis disertai sensor, ada cctv nya diatas jadi kalau ada orang masuk dengan wajah tidak asing, langsung terbuka sendiri.”jelas tian panjang lebar
“Oow, begitu ya, keren banget ya.”ucap meimei kagum
“Selamat pagi Tuan muda Dan nyonya muda, bapak dan ibu sudah menunggu didalam.”kata asisten rumah tsb
“Hmmm”ucap tian cuek
Didalam rumah
“Sayang akhirnya kamu nyampek juga.”ucap ibu tian sambil memeluk putranya itu
“Kamu datang juga nak.”ucap papà tian
“Iya Pa Ma, Christian rindu kalian.” Ucap Christian membalas pelukan hangat mereka
“Pa Ma, kenalin Ini Meiling, kekasih tian.”ucap tian memperkenalkan Meimei
“Hallo Om, tante, saya Meiling.”ucap meimei memberi salam pada kedua orang tua tian
“Cantik ya Pa, anak kita Pinter milih pendamping hidup.”ucap mama tian
“Oiya, kalian pasti belum makan kan, ayo kita makan bersama, nak meiling ayo jangan sungkan.”ucap mama tian sambil menuju meja makan
“Tante sama om panggil saja saya meimei, saya lebih nyaman dipanggil meimei, kelihatan akrab gitu tan.” Ucap meiling
Malam pun semakin larut tapi mereka tetap bercanda di ruang keluarga, meimei seakan sudah akrab Dan kelihatan seperti nengenal mereka lama
“Jadi kapan kalian akan menikah?”ucap papa tian
“Uhuk-uhuk”.meimei seakan tersedak mendengar ucapan papà tian
“Ini minum dulu Sayang.”ucap mama memberikan air kepada meimei
“Trimakasih ma.”ucap meimei
“Saya belum tahu Pa, tian belum membicarakan ini kepada keluarga meimei.”ucap tian
“Meimei juga nggak ingin pernikahan yang megah ma pa, Cukup keluarga kita Dan keluarga meimei yang tahu, meimei belum siap jika ada pesta yang megah.”ucap tian menjelaskan
“Kalau begitu kenapa tidak rabu saja kalian menikah, nanti biar orang papà yang menjemput orang tua meimei untuk kesini, gimana tian?”ucap papa
“Benar usul Papà tian, kalian nikah saja disini ya?”ucap mama tian memelas
“Ini terlalu cepat Ma Pa, Tian takut meimei keberatan.”ucap tian menatap meimei
Meimei pun melihat wajah kedua orang tua tian yang seakan mengharap persetujuan meimei seakan tidak mau mengecewakan ortu tian
“Meimei ikut kak tian saja Ma Pa.”Ucap meimei yang membuat kaget Christian karena memanggil dengan sebutan kakak yang membuat jantung Christian berdebar tidak karuan
“Tu meimei Aja tidak keberatan, ya sudah berarti 2hari lagi kalian Akan menikah, orang Papà Akan menjemput orang tua meimei.”ucap papà tian
“Kalian pasti capek kan, Kalian cepat istirahat, Meimei istirahat saja dikamar Christian, lagi pula kan 2hari lagi kalian nikah jadi tak Apa kalau satu kamar mulai sekarang, biar Mama sama Papa cepet dapet cucu.”ucap mama tian yang membuat semu merah dipipi meimei Dan tian
“Tapi ma, meimei...”belum sempat bicara tian langsung nemotongnya
“Tenang Aja Ma Pa, tian Akan memberikan kalian cucu yang lucu-Lucu, ayo Sayang kita istirahat.”ucap tian sambil menarik tangan meimei agar ikut ke atas
“Meimei istirahat dulu Ma Pa.”Ucap meimei Dan berlalu
“Gue mandi dulu ya, lo istirahat Aja dulu.”ucap tian
“Gue kan juga mau mandi?”ucap meimei
“Iya gue tahu, cewek kan mandinya lama jadi gue dulu yang mandi atau lo mau mandi berdua?”ucap tian
“Nggak, dasar mesum.”ucap meimei sambil melempar bantal ke tian
“Dasar cewek galak.”ucap tian masuk ke kamar mandi
Selang beberapa menit kemudian
“Mei, bangun gue dah selesai mandinya.”ucap Tuan membangunkan meimei yang tertidur dikursi panjang yang berada di kamar
Sepertinya meimei capek Dan tertidur Pulas sehingga dia tak kunjung bangun
Tian berjongkok tepat didepan Meimei, memandangi wajah imut itu
“Kenapa jantung ini sangat nyaman menatap wajah imut kamu mei, Apakah gue bener2 jatuh cinta sana kamu mei? Kamu pertama yang berhasil membuat perasaan gue nggak karuan mei.” Ucap tian
Cup
Kecupan singkat mendarat di bibir tipis yang membuat tian ketagihan seakan mau terus menikmatinya
“Kalau pegini terus, gue bisa nggak kontrak.”ucap tian
“Mei, hey bangun, mandi dulu baru tidur.”ucap Tian mengelus pipì meimei dengan lembut agar meimei bangun
“Hmmmm, ooooooaaaaaahhh.”meimei nenggliat Dan bangun Dari tidur
“Lo dah selesai mandinya?” Ucap meimei
“Iya, cepet mandi sana.” Goda ucap tian
Meimei pun bangkit Dan menuju kamar mandi tanpa memperhatikan Christian yang sudah ada di sebelah waktu dia bangun tidur tadi.