Meiling

Meiling
12. Dijemput



Mereka berdua akhirnya sampai di sebuah gedung tinggi dimana meimei bekerja


“Sudah sampai”.ucap tian


“Oo, makasih tumpangannya.”ucap meimei ketus Dan hendak membuka pintu Mobil, tiba-tiba tanggannya ditahan tian, meimei pun reflek langsung mengibaskan tangan tian


“Lo mau ngapain?”Ucap meimei


“Menurut lo, gue mau ngapain?”ucap tian yang semakin mendekatkan wajahnya


Meimei pun sampai tak bisa berkutik Dan langsung memejamkan matanya


Seketika itu tawa tian pun pecah


“Hahaha, lo kenapa merem kayak gitu, ngarep gue cium ya, udah kangen ma bibir ku?”goda tian yang masih tertawa terkekeh-kekeh


“Tu lihat muka lo, dah kayak kepiting rebus.”ejek tian lagi yang melihat betapa merahnya pipì meimei


“Iih apaan sih, menjauh Dari gue.”Ucap meimei sambil mendorong tubuh tian Dan segera keluar Dari Mobil karena malu


“Ntar pulang gue jemput ya sayang!”ucap tian yang membuat meimei mendengar itu langsung menoleh kearahnya dengan menunjukkan wajah cemberut tapi sangat menggemaskan (menurut christian🤣)



“Lucu banget sih wajahnya, rasanya pengen langsung menerkamnya”.ucap tian lirih sambil sedikit tersenyum melihat kearah meimei


“Apa gue tadi nggak salah denger?”Ucap meimei memastikan kalau yang dia dengar benar


“Apa dia manggil gue Sayang?”ucap meimei yang masih ngomel sendiri


“Sayang sayang kepala dia peang, nyebelin banget sih, kenapa coba gue harus ketemu tetangga aneh kayak dia.”ucap meimei yang masih mengomel sambil terus berjalan memasuki kantor


Semua rekan kerja meimei menatap meimei sambil berbisik-bisik yang membuat Meimei tidak nyaman


Tiba tiba terdengar suara Liang


“Pagi mei”.ucap meimei


“Pagi”.jawab meimei singkat


“Kenapa muka Lo ditekuk, dah kayak baju kusut Aja.”ucap liang


“Diantar pacar tu harusnya bahagia, ini malah kusut kayak gitu.”ucap Liang lagi


“Tadi tu tian bukan pacar, lo tahu Dari mana gue dianter pacar? Eh maksud gue tian? Ucap meimei sambil sedikit menarik lengan Liang dengan nada berbisik


“Semua orang juga lihat kali, tadi lo turun Dari Mobil Tuan Christian Fernando.”ucap Liang yang mengagetkan meimei


“Udah kerja dulu.”ucap Liang


Sedang kan di perusahaan CF


“Bapak sepertinya lagi bahagia.”ucap xiu yan melihat bosnya lagi senyum senyum nggak jelas


“Iya, habis pagi ini dia lucu banget.”ucap tian tanpa sadar dia berkata pada xiu yang membuat xiu bingung dengan yang dimaksud (dia)


“Dia siapa yang bapak maksud?”ucap xiu lagi yang penasarAn dengan Dia


“Mau tau Aja sih.”ucap tian yang langsung mencoba mengalihkan pembicaraan


“Maaf pak, bukan saya bermaksud lancang.”ucap xiu yang me yes al bertanya begitu membuat mood bosnya Kembali buruk


“Jadwal saya Hari ini Apa?”ucap tian pada xiu


Xiu pun mulai membacakan jadwal tian hari ini dengan rinci


Sore pun tiba


“Aaah lelah banget sih hari ini.”ucap tian yang sambil melihat Jam tangannya


“Udah waktunya.”ucap tian yang senang karena ingin segera bertemu Meimei


“Xiu, hari ini kamu pulang saja, tidak usah mengantar pulang saya, saya mau nyetir sendiri.”ucap tian pada xiu karena setiap malam tian selalu diantar tian karena dia capek Dan males menyetir sendiri


“Baik pak, kalau begitu saya permisi pulang.”ucap xiu yang tambah heran dengan prilaku bosnya akhir-akhir ini


“Gue ikut ke rumah lo ya Liang.”ucap meimei yang hendak pulang Dari kantor


“Nggak bisa, malam ini pacar gue mau dateng.”ucap liang


“Lo dah punya pacar? Kapan Jadiannya? Kok lo nggak cerita?”Tanya meimei nerocos


“Stop, kapan-kapan gue Akan cerita, masih belum Jadian sih, masih PDKT.”ucap Liang


Dan tiba-tiba Liang melihat Mobil sport yang baru datang


“Tu pacar lo dah jemput, akuin Aja kalo kalian pacaran, nggak usah sok musuhan gitu, kayak ABG baru pacaran Aja.”ucap liang


“Iih ngapain sih dia kesini, nyebelin banget sih.”ucap meimei


“Udah deh nggak usah sok bilang nyebelin padahal senang, udah sana temuin pacar lo.”goda Liang sambil agak mendorong tubuh meimei mengarah pada Mobil sport itu