
Tuan Chris.Dia sangat terkenal di seluruh wilayah kota dimana ia tinggal.Tak ada seorangpun yang tak mengenal dia.Bahkan ia sudah menjadi penghibur khusus untuk pihak kerajaan.Meskipun begitu.Ia masih saja mengadakan pertunjukkan bagi rakyat biasa di kota tempat ia lahir.
Orang-orang bertanya,mengapa bonekanya terlihat sangat hidup.Boneka yang satu itu bahkan tak perlu ia kerahkan dengan susah payah.Benang tipis yang ia gunakan seakan pemanis saja ketika gerakan boneka itu terlihat hidup.
Beberapa orang percaya bahwa ia menggunakan sihir terlarang agar boneka itu dirasuki roh.
Tapi beberapa penonton setianya tidak percaya.Tuan Chris adalah salah satu yang taat pada agamanya.Ia bahkan ke tempat beribadah setiap hari untuk berdoa.
Mereka hanya percaya bahwa dia hanya memakai trik sulap biasa ataupun sihir murahan dibanding memakai mantra terlarang yang tak seorangpun tahu selain penyihir dari hutan hitam yang letaknya sangat jauh dari kota.Bisa berhari-hari kalau datang kesana dengan jalan kaki atau sepeda.
Berkat boneka itulah,namanya mulai dikenal.Berkat benda itu ia mendapatkan banyak uang.
***
Hari masih gelap.Bukan karena malam,hanya mendung yang menghiasi langit.Membuatnya tampak kelabu mesti tak ada hujan atau angin sekalipun.Padahal para petani sedang membutuhkan hujan untuk tanaman mereka.
Satu-satunya pasar disana masih tetap buka hingga sore hari tiba.Banyak orang berkerumun disana.
Satu-satunya bangunan dengan jam dinding berada di ujungnya.Ketika waktu tak terasa dengan cepat berlalu semakin larut.Semuanya pergi dari sana.Mereka membereskan barang dagangan dan menutup toko untuk segera bergegas pergi.Sebagian dari mereka tidak langsung pulang ke rumah.Aula kosong yang tak jauh dari pasar menjadi tempat sasaran mereka.Jika dipagi hari bangunan itu sepi dan kosong.Tak terpakai sama sekali yang dulunya aula yang entah dipakai apa.Hanya orang tua disana yang tahu tapi mereka merahasiakannya.
Satu-satunya orang yang berani dengan bangunan itu adalah Tuan Chris.Ia mengubah tempat kumuh itu sebagai gedung pertunjukkan khusus baginya terutama di malam hari sebagai hiburan para warga.Mereka menyumbangkan dana seikhlasnya pada pria tua itu.
Malam datang,aula pun sudah cukup banyak didatangi orang.Mereka menempati seluruh kursi yang sudah disiapkan.Ruangan disana memang tidak terlalu terang.Bahkan saat pertunjukan dimulai,sengaja dibuat agak gelap agar mereka hanya fokus pada cahaya yang menerangi panggung pertunjukkan.
Semua kalangan berada disana,duduk pada kursi yang sama tanpa memandang kasta apapun hanya tuk sekedar melihat pertunjukkan boneka yang dibicarakan semua orang.
Setelah menunggu agak lama,akhirnya tirai itu dibuka.Menampilkan tuan Chris dan beberapa bonekanya.Karena ia memakai boneka kayu yang di gerakan oleh tali,ia menyiapkan satu kotak besar dibelakangnya yang dimana tempat ia akan mengendalikan sang boneka.
Mereka terpana oleh pesona sang boneka.Seakan tersihir dalam satu malam,mereka jatuh cinta dan sangat terobsesi ingin memiliki pria seperti itu.Walau mereka tahu,dongeng tidak akan pernah menjadi kenyataaan.
Tuan Chris yang bersembunyi di belakang kotak mencoba mengendalikan boneka-bonekanya.Benang tali tipis yang mungkin tak terlihat jika dari kejauhan,ia memakainya untuk ketiga bonekanya.Terkecuali untuk si boneka manusia tampan.Tak ada yang tahu jika ada satu yang aneh.Bahkan musik pengiringnya terasa menyihir mereka.Meskipun tak ada yang percaya bahwa itu semua sihir.Musik dan pertunjukkan dia memang bukan sihir.Salah seorang keponakannya itu ikut dibelakang menjadi seorang pianis dalam setiap pertunjukkannya.
Semua orang nampak tersihir dalam satu malam.Mereka semua takjub,heran dan merasakan hal yang berbeda saat menonton pertunjukkan bonekanya.Itulah yang membuat ia terkenal.Orang-orang dikota yang berkeluh kesah pun datang kesana,membuat perasaan mereka jauh lebih baik ketimbang datang ke seorang dokter.
Pria tua itu telah berhasil.Ia membuat kota tak dikenal itu kini ramai dikunjungi banyak orang luar karena pertunjukkannya.Ia telah menarik banyak perhatian yang mengubah kota sepi itu menjadi tempat yang hangat bagi siapa saja yang datang.
"Ayo Helena,ada tempat kosong disana" seru temannya,Gracia yang menarik gadis itu ke aula.
Helena hanya bisa pasrah sudah mengikuti keinginan teman sekaligus tetangganya itu untuk menemani dirinya menonton pertunjukan boneka tuan Chris yang sangat terkenal.
Mereka pun akhirnya duduk bersebelahan pada barisan paling belakang.Karena mereka memang terlambat datang,kursi depan pasti akan terisi lebih dahulu.Helena yang tidak tertarik akan hal seperti itu hanya bereaksi biasa saja.Sehabis kerja dari kedai roti,yang ia pikirkan hanyalah pulang ke rumah dan tidur.Tidak seperti Gracia yang sangat bersemangat menonton ketika boneka yang mereka panggil Felix itu muncul.
Sekilas,Helena merasakan bulu kuduknya berdiri untuk beberapa detik.Saat ia menundukkan kepala,ia merasakan bahwa boneka manusia itu menatap dirinya dengan mata dinginnya itu.Tentu,boneka memiliki mata yang kosong.
Namun saat ia kembali melihat panggung,tak ada yang terjadi.Felix masih bermain seperti biasanya.Semua orang hanya fokus pada boneka manusia itu.
Waktu pun berlalu cepat seperti keinginan Helena.Di akhiri dengan tepukan tangan yang riuh dari orang-orang yang datang.Waktu yang menyenangkan,mereka bilang.
"Gadis yang dikutuk"
-Bersambung