Mafia Love Story End Of Love

Mafia Love Story End Of Love
Episode 7. Gugurnya bunga mawar.



Setelah kejadian tersebut April berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan Heru hanya tertidur pulas.


.


"eh cuma salah paham toh ternyata" ucap teman kelas.


.


"iyaa. jadi tolong jangan sebarin rumor aneh ya" ucap senyum April.


.


"iya deh!, kita duluan ya Pril bilangin Heru tadi temen temen kesini" ucap teman kelas.


.


"Iya hati hati dijalan" ucap April.


.


"Oke, oh ya Heru jangan diapa apain loh! anak orang soalnya hahaha" ledek teman April.


.


"apa sih kalian ini" ucap malu April.


.


Tak lama kemudian Heru bangun dari hibernasinya.


.


"lah lo masih disini? Emang jam berapa sekarang" ucap Heru.


.


"Jam 4 sore, kenapa laper lo?" ucap April.


.


"nggak pengen mandi badan gua keringatan" ucap Heru.


.


"jangan!! badan lo kan masih hangat, gak baik kalo mandi ntar demam lagi" ucap April.


.


"la terus gimana Aprillll, gak nyaman gua kalo gini" ucap Heru.


.


Setelah berpikir April mempunyai ide untuk masalah itu.


.


"bentar lo tunggu sini, jangan kemana mana!!" ucap April.


.


"Lah mau kemana lo? rawat gua dulu!!" ucap Heru.


.


Tapi April tidak menggubris perkataan Heru dan langsung pergi keluar dari kamar Heru.


.


"apa sih tu cewe, gak biasanya perhatian


pasti ada maunya!! " batin Heru


.


April kembali lagi dengan membawa bak kecil yang berisi air hangat dan sebuah kain bersih.


.


"sekarang buka baju lo, biar gua bilas pake air" ucap April.


.


"huh" Heru kaget.


.


"cepetan keburu malem ntar" April ngegas.


.


"ogah ah, malu gua!! biar gua sendiri aja" ucap Heru.


.


"Heru kali ini gua serius!! Gegara gua lo jadi flu. setidaknya biarkan gua balas budi gitu" ucap April.


.


"apa apaan muka serius gitu! merinding gua lihatnya" ucap Heru.


.


"Heruuuu gua serius!!!" ucap April.


.


"Iya iya terserah lo aja deh, umm tapi pelan pelan ngusapnya" ucap pelan Heru.


.


Heru pun membuka bajunya, April hanya bisa tersenyum malu malu dan agak ragu.


.


"aduhh gimana nih gugup banget , pertama kalinya gua ngalamin yang beginian, tapi.... engga April lo harus lakuin!!! ini demi kesehatan Heru" batin April.


.


Dan April mulai mengusap punggung Heru tapi saat kain menyetuh kulit Heru malah mengeluarkan suara aneh.


.


"Ahhhh" Heru mendesah.


.


"bisa nggak! gak ngeluarin suara kayak gitu" ucap April sambil mencubit Heru.


.


"aduh duh maap Pril refleks, lagian gua malu tau" ucap Heru.


.


"gua lebih malu bambank!!!!!, kalo lo sakit bukan karena gua, gak sudi gua nglakuin beginian!!" April kembali ngegas.


.


"iya iya maap! ngegas mulu, budeg kuping gua lama lama" ucap Heru.


.


Dan April kembali melanjutkan mengusap punggung Heru dengan kasih sayang, kedua pasangan tadi hanya bisa diam tertunduk malu.


.


"nah selesai yang belakang


sekarang tinggal yang depan, balik badan lo" ucap April.


.


"gak usah!! biar gua sendiri aja!!!" ucap Heru.


.


"ini demi kesehatan lo heruu!!!" ucap April sambil menarik tangan Heru.


.


kerena terlalu kencang menarik tangan Heru. Heru pun jatuh dari kasur dan jatuh tepat diatas tubuh April yang ketumpahan air hangat tadi.


.


"um Heru tolong minggir" ucap pelan April.


.


Tapi heru menahan erat kedua tangan April yang membuat April tidak bisa bergerak.


.


Dan Heru malah membisikan ketelinga April.


.


"akhirnya kita bertemu lagi" bisik Heru.


.


Tiba tiba Heru langsung mengendus leher April sambil meraba tubuhnya, April langsung berteriak dan berontak namun kedua tangannya ditahan Heru.


.


"eh Heru kamu ngapain sih!!! Gua bilang stopp" bentak April


.


Namun Heru tidak menggubris dan tetap melanjutkan dengan mulai meraba pahanya April.


.


April berusaha berteriak minta tolong namun kamar Heru letaknya di paling atas,


yang membuat para pelayan yang berada dibawah tidak menyadari apa yang sedang terjadi.


.


Situasi semakin parah saat Heru mulai membuka baju April dan *** dadanya.


.


"ahhh Heru tolong berhenti, Heru berhenti!!!!!!" teriak April.


.


Para pelayan mulai sadar ada yang tidak beres mereka bergegas keatas untuk mengecek, disaat itu juga April berhasil melepas salah satu tangan dari cengkraman Heru dan langsung memukul dengan sangat keras hingga Heru terpental minggir.


.


.


Heru pun tersadar dan melihat April sedang bersandar dipinggir dengan menangis dan nafas terengah engah sambil menutupi tubuhnya.


.


"Pril tadi gua gak bermaksud emm" ucap gugip Heru.


.


April langsung berlari keluar sambil menangis.


.


Para pelayan kaget dan tidak tahu apa yang sedang terjadi.


.


Heru pun ikut keluar untuk mengejar April.


.


"itu bukan Heru yang aku kenal, Heru tidak akan berbuat seperti itu, tapi kenapa dia tega mau memperkosa ku" ucap April sambil berlari.


.


"sialan apa yang gua lakuin tadi, kok sampe keblablasan" ucap Heru.


.


Sesampainya dirumah, April langsung masuk kekamar dan menguncinya.


ibu dan para pelayan April langsung kebingungan, akhirnya ibunya April mencoba mengetuk untuk mengecek keadaan April.


.


"tok tok tok, April kamu kenapa nak" tanya ibu April.


.


"tinggalin April sendiri mah" balas April.


.


"tapi nak tadi kok sampe nangis.


ada masalah, keluar nak kita bicarakan baik baik" ucap ibu April.


.


April bilang mau sendiri!!!! mama ngerti gak sih"teriak April.


.


"udah mah biarin aja" ucap ayah April.


.


"Tapi pah" ucap ibu April.


.


"mah April udah gede, dia pasti punya masalahnya sendiri.


dia juga butuh privasi, ntar kalo dia udah tenang, kita ajak ngomong pelan pelan" ucap ayah April.


.


Tak lama Heru datang kerumah dan mengetok pintu.


.


"permisi om tante Aprilnya ada?" tanya Heru dengan terengos engos.


.


"oh nak Heru itu ada dikamar, kayaknya lagi ada masalah ya" jawab ayah April.


.


"Iya om ada sedikit cek cok" ucap Heru dengan gugup.


.


"Oh kamar April dilantai dua.


mah tolong anterin nak Heru kekamar April.


Sama papa berangkat dulu ada meeting mendadak, kalo ada apa apa hubungin papa" ucap ayah April.


.


"iya hati hati sayang" ucap ibu April.


.


Setelah itu Heru bergegas menuju kamar April.


.


Sesampainya dikamar Heru langsung mendodoki kamar April.


.


"Prill dengerin penjelasan gua tadi gua gak bermaksud untuk-" ucap Heru.


.


"gua gak mau denger penjelasan lo!! dasar manusia busuk" ucap April.


.


"tolong Pril dengerin dulu"


.


"kagak!!! ini rumah gua pergi sono" teriak April.


.


"udah Heru dia masih marah,


kita tunggu dibawah aja sambil nunggu dia tenang dulu" ucap ibu April.


.


"Iya tante" jawab Heru.


.


Mereka pun menunggu dibawah agar April lebih tenang.


.


"jadi ada masalah apa sih kok April sampe ngamuk gitu?" tanya ibu April.


.


"waduh gimana nih, masa gua bilang mau perkosa dia gak lucu kan" batin Heru.


.


"Heru kok malah bengong" ucap ibu April.


.


"engga itu tante anu" ucap Heru dengan gugup.


.


"pasti masalah serius ya, yaudah gapapa


oh ya tante mau cerita sama kamu boleh gak" ucap ibu April.


.


"boleh tante silakan" ucap Heru.


.


"sebenarnya tante bukan ibu kandung April melainkan ibu tiri" ucap ibu April.


.


"ehhh" Heru kaget.


.


" kamu kaget ya, ini dimulai saat kelompok ini masih benama Rose Family " ucap ibu April


.


"Saat itu...


.


Setelah mendengar cerita tersebut Heru langsung keluar rumah dan berdiri tepat dibawah jendela kamar April.


.


"April!! gua akan menunggu!! sampe lo mau dengerin penjelasan gua,


mau hujan atau panas gua akan tetap menunggu sebagai lelaki sejati" teriak Heru.


.


Tapi April tidak menggubris perkataan Heru tersebut.


.


Tak lama hujan turun dengan deras tapi Heru tetap bertekad menunggu April keluar.


.


Dan apa yang terjadi.........


.


Terima kasih yang sudah membaca🤗


wah makin seru nih! di episode berikutnya bakal terungkap masa lalu April dan kebenaran dibalik Heru yang trauma terhadap perempuan. Pantau terus ya😁 jangan lupa untuk like dan komen/kritik agar author semakin semangat.