
semua orang tersihir oleh kecantikan siswi tersebut begitu juga dengan Heru yang justru terkejoed dengan sosok yang sangat tidak asing baginya.
"Heru!!! akhirnya kita ketemu lagi" ucap Wulan dengan melambaikan tangan.
" Hehhh!!!!!" semua penghuni kelas terkaget karena Wulan mengenal Heru .
"Her itu temen lo?" tanya April.
"iyaa soal itu...."ucap bingung Heru.
"loh! kamu kenal Heru?" guru bertanya.
"iya bu kami sudah kenal dari kecil, kami sering main bareng, belajar bareng ,piknik bareng dan mandi bareng!" ucap Wulan dengan polosnya.
Guru dan murid kaget dengan ucapan Wulan tersebut yang membuat semua orang salah tangkap.
"bentar kamu mandi bareng Heru?" ucap kaget guru.
"tentu saja! bahkan kami juga sering tidur bareng loh" ucap senyum Wulan.
semua orang terdiam dan hening seketika sementara itu Heru berusaha menjelaskan kesalahpahaman tersebut.
tiba-tiba semua orang langsung berdiri dan mulai melempari Heru dengan buku dan tas. bahkan siswa yang diam dan cupu juga ikut dilempar ke Heru, April juga ikut tercengang dengan ucapan Wulan tersebut.
"Heru!! kurang ajar lo!".
"mati aja sono dasar predator kelamin!!" .
"beraninya lo menodai bule suci ini!!".
"emang si April kurang apa!!!".
"gua aja megang tangan cewe kagak pernah!!".
"woii!! kalian salah paham!!!" teriak Heru.
"wah wah bakal seru nih!" ucap tawa Aditya
Heru mencoba melindungi dirinya dari amukan masa tersebut, namun karena banyaknya serangan ia pun menengok ke arah April untuk meminta bantuan, namun disisi April.
"sering mandi bersama dan tidur bersama bahkan sering main bersama!!!!!" ucap April dengan tubuh gemeteran.
"tunggu Pril! lo salah paham" ucap kaget Heru.
kerusuhan tak kunjung berhenti semua orang terus melempari Heru namun semakin lama benda yang dilempar semakin aneh mulai dari tisu toilet, daster dan celana dalam sekaligus.
dengan hentakan raja rimba guru langsung menghentikan kerusuhan tersebut dan mulai berjalan ke arah Heru.
Semua langsung tunduk dengan raja rimba, sang guru kemudin menepuk pundak Heru dan berkata.
"Heru silakan pergi ke ke ruang BK sekarang!"ucap pelan guru.
"tapi kan itu cuma salah paham kami-
"padahal ibu aja masih single! tapi kalian udah berani berbuat gituan hah!!!!" ucap kesal guru.
Heru pun tunduk dan langsung diserahkan ke pihak yang berwenang disisi lain Wulan masih bingung apa yang sedang terjadi.
dilorong kelas Heru hanya bergumam gak jelas.
"hah....akhirnya selesai juga, tapi kenapa si oon itu bisa tau kalau gua sekolah disini ?padahal gua udah tenang bisa pisah dari dia" ucap malas Heru.
setelah sampai dikelas Heru kaget karena semua orang telah menghilang, bangku tertata dipinggir serta terdapat lilin dan beberapa bacaan doa dipapan tulis dan Heru semakin Heran karena ditengah tengah ada sebuah kursi yang memiliki kabel aneh.
"hmm.....ini apaan dah?"ucap bingung Heru.
tiba-tiba sekelompok murid langsung menyergap Heru dari belakang, Heru langsung berusaha memberontak dari siswa tersebut.
"woii!! apa apaan kalian!" ucap Heru.
"kami anak-anak setuju bahwa Heru Steven Nugraha telah undang-undang perjombloan yaitu pencabulan terlalu dini dan anda akan dihukum dikursi listrik buatan saudara Aditya" ucap hakim kelas.
"si tokek kurang ajar! lo milih belain mereka? padahal sering gua utangin!!!"ucap Heru.
"hohoo tidak semudah itu fergucong, utang adalah bisnis kalau kejahatan itu berurusan dengan keadilan! jadi jangan engkau mencari alasan wahai predator!!" ucap Aditya
"si anjirrr!!" ucap kesal Heru.
para murid perlahan-lahan menyeret Heru ke kursi listrik home made tersebut, dengan sedikit histeris Heru berusaha memberontak.
Disisi lain April dan Wulan telah dievakuasi ke tempat yang aman dan ditenangkan oleh para gadis gadis, April masih hampa dan kosong sementara itu Wulan malah masih bingung dengan apa yang sudah terjadi.
"woii kalian serius mau nyetrum gua! lagian mana ada predator dikukum kursi listrik"ucap Heru.
"settt!!!" para murid berhenti sejenak dan membuka goggle dan disitu tertulis bahwa penjahat kelamin dihukum suntik kebiri.
"oke! sekarang regu 4 pergi mencari serum kebiri beserta suntiknya" ucap hakim.
Regu 4 pergi untuk mencari serum kebiri dan setelah 20 menit berselang mereka kembali ke ruang eksekusi.
" lapor! kami gagal mendapatkan serum kebiri namun kami dapat semple darah rabies dari klinik hewan terdekat" ucap regu 4.
"hmm okelah gak papa yang penting Heru menderita" ucap hakim kelas.
"fix kalian semua gila!!"ucap kesal Heru.
sang algojo mulai mengambil darah tersebut dan dengan perlahan lahan berjalan menuju ke Heru layaknya seperti film horor.
Heru semakin histeris dan tidak menyangka bahwa teman temanya adalah psikopet dan hakim mulai menyuruh regu 5 untuk berdoa untuk kepergian Heru.
"woiii!! pada gila lo pada, gua masih mau hidup!!" ucap histeris Heru
disisi lain para gadis gadis masih tetap menenangkan Wulan dan April.
"padahal tadi aku cuma ngaku jadi temanya Heru, tapi mereka langsung memberi Heru sambutan hangat dan penuh kasih sayang! aku benar benar hebat" batin Wulan dengan tersenyum.
" i don't fell so good!!" April hampa dan kosong.
To Be Continue ......
akhirnya setelah cukup lama bermetamorfosis Author pun kembali ke permukaan😄. saya ucapkan halo kepada kalian semua semoga kalian suka dengan karya asal asalan ini .
*SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA*