
Dan Dokter pun keluar dari kamar Dinda.
.
"dok anak saya gimana!!!" ayah Dinda panik
.
"gini anak bapak.... " ucap dokter
.
Dan cerita berlanjut....
*************
"anak bapak sudah meninggal dunia" ucap dokter.
.
Suasana langsung hening seketika dan ibunya Dinda langsung jatuh dan menangis histeris.
.
"dok tolong dok, anak saya sudah berjuang selama 3 tahun! tolong sembuhkan dia dok berapa pun biayanya akan saya tanggung!!! " ucap ayah Dinda dengan menangis.
.
"Maaf pak, kami sudah berusaha semampu kami, kemoterapi yang dijalani anak bapak belum bisa menyembuhkan nya dari kanker yang dia dihadapi dan sepertinya tuhan punya rencana lain. Saya turut berduka cita atas meninggalnya anak bapak" ucap dokter.
.
Tanpa pikir panjang kedua orang tua Dinda langsung masuk kekamar dan mereka melihat Dinda sudah terbujur kaku.
.
Kesedihan tak dapat dihindarikan, begitu juga dengan Heru hanya bisa diam sambil menatap Dinda dengan air mata yang mengalir.
.
"kenapa!! harusnya hari ini adalah hari yang membahagiakan, tapi kenapa harus berakhir seperti ini" ucap Heru dengan Rintihan air mata.
.
Setelah itu pemakaman Dinda dilaksanakan. orang tua Dinda berterima kasih kepada Heru karena sudah membuat Dinda bahagia di akhir sisa hidupnya.
.
"dan Setelah itu gua langsung down, gua gak nyangka hari pertama jadian malah jadi hari perpisahan untuk selamanya, hampir dua hari mengurung diri dikamar sampe ortu khawatir ama kondisi gua, namun setelah dapat suport dari ortu dan saudara gua kembali masuk sekolah, tapi sekolah benar-benar berbeda dari sebelumnya! tidak ada sapaan pagi yang ada hanya tatapan benci dari semua anak anak kelas karena kabar meniggalnya Dinda. "ucap Heru.
.
" loh emang kenapa! Dinda meniggal kan bukan salah lo? "tanya April.
.
" yo lo tau sendiri banyak yang gak suka gua deket sama Dinda, hingga mereka menyebar rumor bahwa gua lah penyebab meninggalnya Dinda, dan rumor begitu cepat menyebar dan gua dikucilkan dari lingkup sekolah, mereka gak mau kenal dengan Heru si pembunuh" ucap Heru.
.
"kenapa lo gak bikin pembelaan gitu, kan Dinda meninggal karena penyakit" ucap April.
.
"udah tapi sia sia, sampe sampe ortu Dinda dateng ke sekolah untuk membersihkan nama gua, tapi anak anak terlanjur termakan rumor yang beredar, kehidupan gua berubah drastis! dari anak yang serba bisa berubah jadi anak pembunuh" ucap Heru.
.
"la terus lo gimana" ucap April.
.
"ya gua hanya bisa pasrah aja dan lo tau siapa yang masih mau nemenin gua pada saat itu?
Aditya lah orangnya" ucap Heru.
.
"hah Aditya si tukang ngutang itu" ucap April.
.
"emang sikapnya kadang ngeselin tapi dia lah temen sejati gua, dia ada saat susah dan senang makanya gua gak masalah jika harus kehilangan uang untuk dia, karena menurut gua sahabat itu ada karena solidaritas dan saling percaya bukan karena uang dan popularitas semata"ucap Heru.
Dan mulai hari itu gua mulai trauma terhadap perempuan karena masih teringat dengan Dinda.
.
Tapi disela sela Heru bercerita, Ibu April masuk membawa secangkir teh hijau dan biskuit.
.
"loh udah bangun, gimana Nak Heru keadaan kamu" ucap ibu April.
.
"udah baikan kok tante" ucap Heru.
.
"syukurlah.. terus sama April udah baikan belum" ucap senyum ibu April.
.
.
"ya kan penjelasan lo belom selesai" ucap April sambil mencubit pipi Heru.
.
"Iya iya aduh duh....." Heru kesakitan.
.
"yaudah mama tinggal dulu ya! April jagain Heru" ucap ibu April.
.
"iya ma" ucap April.
.
Ibunya April keluar kamar.
.
"oh gua teringat sesuatu? saat lo mau perkosa gua, lo bisikin sesuatu kan! kalo gak salah denger (akhirnya kita bertemu kembali) itu maksudnya apa" tanya April.
.
"oh, karena lo bener bener mirip sama Dinda" ucap Heru.
.
"whattt" April kaget.
.
"kan udah gua bilang, lo bener bener mirip banget ama Dinda. saat pertama kali kita ketemu, gua merasa ngeliat Dinda telah terlahir kembali di dunia, makanya saat gua disamping lo gua berasa nyaman, meskipun begitu gua juga sadar bahwa Dinda sudah tiada, makanya saat itu gua gak bisa menahan nafsu. karena berasa didepan gua adalah Dinda padahal itu lo" ucap Heru.
"dan gua masih inget! tiga hari kematian Dinda, ibunya Dinda mengajak untuk ketemuan ditaman, tempat yang sama saat gua nembak Dinda" ucap Heru.
"nak Heru udah lama nunggunya?" ucap ibu Dinda.
.
"engga kok tan saya juga baru sampe" ucap Heru dengan gugup.
.
"maaf tante ada apa ya? kok sampe ketemuan ditaman" tanya Heru.
.
"oh, tante mau ngasih sesuatu ke kamu" ucap ibunya Dinda.
.
Beliau mengeluarkan sesuatu dari tasnya
Dan Heru kaget melihat barang tersebut.
.
"ini adalah Diary Dinda selama dua minggu terakhir, entah kenapa setelah bertemu dengan kamu, Dinda jadi lebih ceria dan rajin menulis Diary! coba nanti kamu baca" ucap ibu Dinda.
.
Dan Ibunya Dinda langsung pamit pergi.
.
"tante pamit dulu ya nak Heru" ucap ibunya Dinda.
.
"iya tante hati hati" ucap Heru.
.
Heru penasaran terhadap Diary tersebut dan mulai membukanya.
.
Dan alangkah Heru melihat isi Diary tersebut.
.
"inii....." ucap Heru dengan kaget.
To be Continue.........
Dan ternyata agak kelam ya masa lalu Heru!
Kira kira apa isi Diary tersebut jadi penasaran😮.
Pantau terus yaaa...
Terima kasih yang sudah membaca jangan lupa untuk selalu like dan komen, dishare juga gapaa😁
See you............ 🙌