
Setelah bertarung hampir 15 menit tiba-tiba Aditya datang dan langsung menendang salah satu dari preman itu jatuh.
.
"hah!! masa dikeroyok para cecunguk ini lo langsung keok Her? Mana julukan SKY dari SMP PUNCAK HARAPAN " ledek Aditya.
.
"SKY?, SMP PUNCAK HARAPAN?" April bingung.
"berisik lo!! jangan panggil gua kayak gitu!" ucap kesal Heru.
.
"waduh serem!, iya deh iya! maaf" ucap Aditya.
.
"daripada lo ngeledek terus, mending sini bantuin gua! biar gak percuma gua ngutangin lo" ucap Heru.
.
"oke, udah lama nggak olahraga" ucap senyum Aditya.
.
Setelah itu pertarungan kembali berlanjut namun kali ini Heru bisa melawan balik karena bantuan dari Aditya.
.
Pertarungan berjalan sengit mereka saling melayangkan serangan demi serangan, sementara itu April tidak menyangka bahwa Heru yang dikenalnya lemah dan pemalas bisa jadi seganas ini.
.
"Heru... kenapa tiba-tiba dia jadi seperti orang yang berbeda, padahal saat kita berduaan dia cuma cowo lemes yang selalu gua bully, tapi kali ini dia malah terlihat seperti orang yang terbiasa menghadapi pertarungan!, Heru...............
.
.
.
" rahasia apa lagi yang lo sembunyikan!" batin April.
.
Dan setelah pertarungan yang menghabiskan waktu cukup lama, satu persatu preman tersebut pun mulai berjatuhan dan terkapar akibat serangan duo blegedes tadi.
.
"eh!! Kok malah tiduran bang, emang cuacanya bagus gitu?" ucap Heru.
.
"ampun... Bang!, kami salah" ucap takut preman.
.
"tadi kan lo gangguin pacar gua kan! minta maaf yang bener dong!!!" ucap seram Heru.
.
"udahlah Her! Preman kayak mereka, gak usah diladenin lagi" ucap Aditya.
.
"cih!!!" ucap kesal Heru.
.
Dan grombolan preman tersebut pun kabur meninggalkan beberapa barang mereka yang sempat terjatuh dan April hanya terdiam karena masih tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi.
.
"Pril!! lo gak papa kan?" ucap Heru.
.
"eh!, gapapa kok untung ada kalian" ucap gugup April.
.
"syukurlah untung tadi gua datang tepat waktu, kalo engga..." ucap Heru.
.
"Tepat waktu!!!" ucap kesal April.
.
Karena kesal April pun memukuli Heru dengan tas yang dibawanya.
.
"kalo lo dateng dari tadi, gua gak bakal ngalamin ginian dasar Heru bodoh!! " ucap kesal April.
.
"ya kan tadi macet Pril!!, udahlah sakit tau dipukul tas yang isinya batu bata!" ucap kesakitan Heru.
.
"tapi disamping itu....
.
.
Tiba-tiba April memeluk Heru.
.
"syukur lah lo gapapa! tadi gua takut saat lo terpojok, niatnya mau cari bantuan tapi sangking takutnya kaki gua gak gerak sama sekali..... Maaf!!! " ucap April dengan merengek.
.
.
"Pril!! tadi gua juga ikut bantu loh, gak sekalian dipeluk" ucap senyum Aditya.
.
"gara gara lo dandanan gua jadi luntur lagi tau!" ucap kesal April.
.
"udah, kalo cewe hobi nangis itu tandanya dia suka ngiler loh" ucap Heru.
.
" yah.. dicuekin gua" ucap senyum Aditya.
.
Aditya masih terheran dengan tingkah mereka berdua, terkadang mereka seperti Tom And Jerry tapi bisa juga menjadi Romeo and juliet.
.
"maaf mengganggu kemesraan kalian, tapi gua balik dulu ya" ucap Aditya.
.
"oh ya Dit! , kok kamu bisa tau kalo kami disini" ucap April.
.
"oh, ceritanya kan gua laper tapi dirumah gak ada lauk gua cari bakso deh, udah muter muter tapi gak ada! terus gua lihat kok ditaman kayak ada reme rame, gua kira orang lagi mbagi makanan gratis! pas di datengin, eh taunya si Heru lagi digubukin hahaha!! " ucap tawa Aditya.
.
" perasaan ni anak otak isinya gratisan mulu dah! " ucap Heru.
.
"yaudah gua balik dulu ya" ucap Aditya.
.
"loh kamu gak ikut sama kita?" ucap April.
.
"eh! boleh kah!!" ucap senang Aditya.
.
"deng!!" Heru memandang seram dari kejauhan.
.
"kayaknya nggak dulu deh!, kalian nikmati aja kencan kalian" ucap panik Aditya.
.
"oh gitu ya, yaudah kami duluan ya" ucap April.
.
Saat mereka mau berpisah Heru menghentikan langkah Aditya sembari mengatakan sesuatu.
.
"eh Dit!, tolong jangan panggil gua seperti itu lagi saat ada April" ucap Heru.
.
"eh... kenapa mau main rahasia rahasian? dia itu pacar lo sendiri!" ucap Aditya.
.
"engga, cuma gua butuh waktu yang tepat untuk ngasih tau ke dia" ucap Heru.
.
"hoi!!! mau sampe kapan lo diem disitu, mau gua elus pake sendal!!" teriak April.
.
"iya iyaa sabar ngapa! , rese amat jadi cewe" teriak Heru.
.
"pokoknya jangan sampe orang tau masa lalu gua, terutama April oke!" ucap Heru.
.
Dan Heru langsung mengejar April yang sudah berjalan duluan.
.
"hmmm dasar anak itu, mau main ada udang dibalik bakwan..... , ah sial! perut gua makin keroncongan aja! cari mie instan aja lah"ucap Aditya.
.
And...
.
To Be Continue......
.
Terima kasih yang sudah mampir jangan lupa untuk like dan komen agar Autor semakin semangat 😁, dishare juga👍😆.
.
.
See You......... 🙌🙌