Mafia Love Story End Of Love

Mafia Love Story End Of Love
Episode 5. Rintihan hujan disore hari.



Bel pulang sekolah berbunyi. Dan ternyata hujan turun dengan sedang. para murid bersiap mengambil payung masing2, agar tidak kebasahan. namun ternyata April lupa membawa payung, melihat itu Heru pun menghampirinya.


.


(SEBAB APRIL LUPA KALAU HARI INI AKAN HUJAN)


.


"ngapain lo disini gak mau pulang lo". Tanya Heru.


.


"lo lihat gua bawa payung kagak! Dasar cowo tolol, gak peka" ucap April.


.


"cih ngegas amat nih cewe, gua mau nolong lo cewe jigong!!" Ucap Heru.


.


"oh yaudah sini pinjem hp lo, gua mau hubungi papa, buat jemput" ucap April.


.


"lah emang hp lo kenapa, masa anak orang kaya gak punya hp?" ucap Heru.


.


"bukan gituu!! Umm kuota gua abiss" ucap pelan April.


.


"Hahahaha, horang kaya kok gak punya kuota, ngenes amat" ucap Heru.


.


April hanya terdiam malu, mendengar perkataan Heru.


.


"Yaudah noh hp gua, hati hati jatuh ntar! tu bukan hp anti air, awas kalo jatuh" ucap Heru.


.


"Iya iyaaa! Cerewet amat lo jadi cowo"ucap April.


.


Baru saja di ingatkan hp tersebut, jatuh tepat digenangan air dibawah kaki April.


.


" BLUPP" (HP HERU JATUH)


.


"April!!!!!!!!!!" bentak Heru.


.


"eh maap gua gak sengaja, lagian lo beli hp murah, ya gini deh jadinya" ucap April.


.


Mereka pun berusaha menghidupkan hp tersebut namun tetap saja mati.


.


"tenang Heru gua ganti kok, hp jadul gitu doang ditangisin"ucap April.


.


" bukan masalah harga, tapi kenangannya Pril" ucap Heru sambil merengek.


.


"ya maap deh, sini aku peluk biar tenang" ucap April dengan senyum.


.


"ogahh" ucap Heru.


.


April pun menggoda Heru hingga dia kembali tenang, tapi tak terasa waktu sudah menjelang sore.


.


"udah lah. dari pada nggodain gua mulu, mau pulang kagak" ucap Heru.


.


"gimana pulangnya bambank! kan payungnya cuma satu" ucap April.


.


"ya , bareng lah gimana lagi" ucap Heru.


.


"satu payung berdua gitu?" ucap April.


.


Heru hanya menganggukan kepala.


.


"emang gak malu barengan sama gua" ucap April.


.


"ya gimana lagi gua terpaksa, masa gua tinggalin lo kedinginan disini" ucap Heru dengan malu.


.


"Huhhh, Oke lah " April menghela nafas.


.


Mereka berjalan berdua dengan mesra tapi Heru tidak bisa menghentikan jantungnya yang dag dig dug gak karuan hingga pundak Heru basah karena air hujan.


.


"ya ampun Heruuu! dekatan ngapa, pundak lo basah tu, demam lo ntar" ucap April.


.


Tapi Heru hanya diam saja dan pelan pelan mendekat. Tapi hujan semakin deras dan angin bertambah kencang, payung mereka tak sengaja terbang terbawa angin dan mereka berlari mencari tempat meneduh akhirnya mereka meneduh di teras rumah kosong.


.


"lah basah kuyup dong! lo sih lemes amat pegang payungnya, terbang kan " April menggumgam.


.


"sumpah ni cewe udah rese, nyusahin orang, gak tau terima kasih. lengkap dah hidup gua" ucap Heru.


.


Suasana hening dan terlihat April gemetar kedinginan Heru pun mempunyai ide untuk menghangatkan April.


.


"Prill" panggil Heru.


.


"Hmmm" jawab April.


.


"lo mau gak badan lo jadi hangat, gua ada ide nih" ucap Heru.


.


"oh ya! cepetan udah kedinginan nih" ucap April.


.


Heru pun mendekat dan menempuk pundak April sambil bilang.


.


"buka baju lo" ucap Heru.


.


"huhhh" April kaget.


.


"Heru ini bukan saatnya bercanda atau mau gua tonjok pala lo" ucap April.


.


"gua serius cepet buka baju lo atau gua yang buka" ucap Heru.


.


"loh Heru lo mau ngapain! jangan macem


macem, mentang mentang kita pacaran.


gua laporin lo, ke om adi" ucap April dengan panik.


.


"udah cepetan buka, keburu ada orang ntar" ucap Heru.


.


"Heru! gua tau kita pacaran, tapi gak usah terbawa suasana. emang gua sering nggodain lo! tapi gua cuma Bercanda, jangan biarkan nafsu nguasain lo," ucap April dengan panik dan gugup.


.


.


"nggak Heru kita terlalu dini untuk begituan, kita harus ke penghulu biar halal, lagian gua belom siap" April panik.


.


Tiba tiba Heru mengambil sesuatu dari tasnya dan ternyata adalah sebuah jakcet, dia pun langsung menyodorkan ke April.


.


"nih jacket biar lo gak kedinginan, buruan lepas seragam lo terus pakek, biar gak masuk angin" ucap Heru.


.


"Ehhh" April kaget.


.


"oh ya. hahaa gak bilang dari, tadi gua pikir mau ngapain" ucap April dengan meringis tertawa.


.


"emang lo pikir gua mau ngapain?" Heru bingung.


.


"gak ada gak ada papa" ucap April dengan gugup.


.


"nih buruan pake, nanti kalo masuk angin gua yang kena" ucap Heru.


.


"ya ampunn April lo mikir apaan sih, kok malah jerumus ke hal gituan! malu banget dah, untung dia bego" batin April.


.


Saat April mau membuka kancing baju, mata Heru menengok ke April.


.


"lo balik badan atau gua colok mata lo" ucap April.


.


"eh iya maap maap" ucap Heru.


.


Heru kembali tak bisa fokus karena ada cewek sedang ganti baju dibelakangnya.


.


"udah selesai" ucap April.


.


Heru terpesona melihat April kalau memakai jacket ternyata sangat imut.


.


"Pril gimana gak terang terang hujannya" ucap Heru.


.


"oh soal itu. tenang ternyata pulsa gua masih cukup buat ngirim satu sms, sopir gua mau kesini lagi nyari jalan muter, banjir soalnya" ucap April.


.


"Oh oke lah" ucap Heru


.


Saat meneduh April melihat Heru berkali kali bersin dan gemetar kedinginan.


.


"Her lo sakit" ucap lembut April.


.


"engga cuma kedinginan dikit" ucap Heru.


.


"itu baju lo masih basah?" ucap April.


.


"Udah enggak kenapa emang" tanya Heru.


.


April kembali memeluk heru dari Belakang.


.


"Pril lo apa paan sih" ucap Heru dengan gugup.


.


"udah diemm, anggep aja sebagai balas budi karena udah nolongin gua" ucap April.


.


Karena hangat Heru menjadi ngantuk dan mulai terlelap.


.


"uh hangat, kok punggung gua kayak ada sesuatu yang empuk? Ah mungkin jacket gua yang tebel" ucap Heru.


.


Tak lama berselang sopir April datang dan langsung menghampiri mereka.


.


" maaf, non April sama den Heru lama nunggunya" ucap sopir.


.


"Enggak kok pak, eh Heru bangun, ayo pulang" ucap April.


.


Mereka langsung masuk ke mobil dan otw kerumah, diperjalanan Heru terlihat pucat dan lemas. karena kawatir April kembali menanyakan kondisi Heru.


.


"Her beneran gak papa muka lo pucet loh, pak kita mampir ke klinik atau rumah sakit dulu" ucap April.


.


"iya non" ucap sopir.


.


"apa sih Pril, gak uasah pak langsung kerumah aja pak" ucap Heru.


.


"Bener nih muka lo pucet loh" ucap April.


.


"udah gak papa paling cuma kelelahan" ucap Heru.


.


"oh gitu, yaudah pak langsung aja gak jadi ke klinik" ucap April.


.


"siapp non" jawab sopir.


.


Setelah itu heru langsung istirahat dirumah, dan April juga pulang dan hari berlanjut besok pagi.


*************


Keesokan paginya April berangkat sekolah dengan diantar sopir Dan saat masuk kelas ia kaget ternyata Heru belum datang.


.


"lah kemana tu anak biasanya udah tiduran dibangku" ucap April.


.


Jam pertama pun berbunyi guru masuk untuk mengabsen tapi Heru tak kunjung datang April mencoba tanya sama Aditya yang notabene teman akrab Heru.


.


"DIT Heru kemana ya, lo tau gak?" tanya April.


.


"kok tanya gua? lo kan pacarnya, ketiduran kali dia" Jawab Aditya.


.


"masa sih atau jangan gegara kemarin dia demam" "ucap April


To be Continue......


Terima kasih sudah mampir maaf baru up soalnya lagi sibuk tugas 🙏 btw jangan lupa untuk like, komen atau kritik karena dengan itu author makin semangat nulis 🤗


SEE YOU