
"apa yang terjadi?" tanya athar yang begitu penasaran.
"seperti yang kau lihat" jawab papahnya tanpa melihat athar sedikit pun.dan membuat athar semakin bertanya tanya.
"jelaskan apa yang sebernarnya terjadi!" tegas athar yang tambah penasaran.
"pertunangan mu dengan dhyni" jelas papahnya menatap athar.
"secepat itu kah?" athar ingin meluapkan emosinya tetapi dia harus mengontrolnya karna dihadapannya sekarang ini adalah papahnya.
"menurutmu?" pertanyaan balik om danel kepada athar yang terkesan sangat arogant.
"baiklah!" ucapan athar penuh dengan rasa kecewa lalu dia pergi meninggalkan papanya hendak menuju ke kamar. sesampainya di kamar athar mengambil laptop yang berada di atas meja kerjanya dan duduk membawa laptopnya di ranjang tempat tidur..dia duduk menyilangkan kaki dan mulai mengutak atik laptop nya.
●●●
KEDIAMAN DEVAN
dhyni terlihat sedang serius mengutak atik handpone nya di atas tempat tidur mungkin dia sedang chattingan dengan teman temannya..dia tersenyum cekikikan saat sedang memainkan ponsel di genggamannya itu. tapi senyuman itu terhenti saat melihat papanya masuk ke dalam kamarnya tanpa mengetuk pintu.
Ceklekk...
"apa papah boleh masuk?" tanya papanya sedang memegang gagang pintu. dhyni terlihat begitu risih akan kedatangan papahnya karna dia sudah tau pasti akan berbicara tentang pernikahan.
"papah kan sudah masuk" jawab dhyni menatap papahya sambil meletakan kembali ponsel miliknya di meja lampu samping tempat tidurnya.terlihat papahnya yang sedang menghampirinya dan duduk di pinggir tempat tidur dhyni.
"apa kau menyetujui pernikahan ini?" tanya papahnya
"jika papah menyetujuinya kenapa aku tidak" jawab dhyni dengan lembut sambil tersenyum menatap wajah papahnya tetapi perasaan yang sebenarnya hancur.papahnya pun membalas senyuman putrinya.
"besok adalah hari pertunangan mu...apa kau bahagia?" perkataan papahnya membuat mata dhyni berkaca kaca dan meneteskan air dari matanya yang indah itu.
"aku sangat bahagia jika papah bahagia...tapi secepat itu kah?" dhyni menangis tersedu sedu sambil membasu pipinya dengan tangannya yang mulus itu.
"papah tadi mendapat telpon dari pak danel dia sudah mempersialkan acara pertunangan mu dan athar besok" jelas papanya yang juga kaget akan keputusan yang secepat itu. dhyni hanya terdiam dan berusaha menahan air matanya itu agar tidak keluar.
"baiklah papah akan keluar" papahnya berdiri dan hendak keluar ingin menutup pintu tetapi niatnya itu terhenti sebentar.
"oh iyah..bersiaplah karna keluarga danel akan kemari" om devan tak berani matap putrinya dan kembali melanjutkan niatnya untuk menutup pintu kamar dhyni.lalu pergi ke kamarnya dan segera bersiap siap karna keluarga danel akan datang.
brakkkk....
"kenapa harus dia" sangking emosinya dhyni. dia berteriak dan melempar bantal dengan sekuat kuatnya hingga jatuh di atas karpet putih berbulu yang berada di kamarnya. dhyni sedih takharuan dia menangis tersedu sedu mengingat bahwa besok adalah hari pertunangannya bersama athar.
"kenapa harus dia? kenapa harus
athar?...cobaan apa ini ya tuhan" dhyni terus menangis tersedak sedak.lalu dia melirik kerah cermin besar yang berada di kamarnya dan melihat kemalangan dirinya saat ini.
"lihat dirimu! kau bukan dhyni yang terus menangis seperti itu! dhyni bukan orang yang lemah! kau bukan dhyni!" dia melihat dirinya sendiri dikaca dan berbicara dengan pantulan dirinya sambil membasu air mata yang mengalir menggunakan tanggannya yang lembut itu.
"baiklah aku tidak akan menangis lagi! aku akan menjadi dhyni yang diinginkan papah" tegasnya beranjak dari tempat tidur untuk bersiap siap serentak tangisannya berhenti.
●●●
KEDIAMAN DANEL
terlihat Ny.dipika sedang membawa sebuah kotak berwarna putih berkilau yang pastinya didalam kotak itu adalah gaun pertunangan dhyni yang sudah mereka pesan dan dirancang dengan perancang gaun terkenal.
Ny.dipika terlihat sangat bersemangat akan pergi ke rumah calon menantunya itu dia sangat gembira dan tidak sabar berbeda dengan om danel yang bersikap biasa biasa saja.mereka lalu pergi menggunakan mobil om danel yang di kemudikan sopir pribadi om danel. sedangkan athar tidak peduli dengan kepergian mereka sama sekali dan memilih untuk tetap di kamarnya.
●●●
KEDIAMAN DEVAN
sesampainya di rumah kediaman devan Ny.dipika dan Om danel disambut dengan sangat hangat oleh orang rumah yang tak lain Om devan dan Ny.ney juga terlihat ally yang memberikan salam tetapi tidak terlihat dhyni.
mereka pun disuruh masuk dan duduk di sofa empuk dan mulai berbincang. tetapi dhyni tak juga datang yang membuat Om devan sangat khawatir.Om devan pun berdiri pamit sebentar dari perbincangan itu hendak memanggil dhyni tapi tiba tiba langkahnya berhenti saat dia melihat gadis cantik bergaun pink polos dan rambut terurai menuruni anak tangga. mereka yang sedang berbincang bincang langsung berhenti dan ternga nga melihat kecantikan gadis itu yang sangat menawan yang tak lain ialah dhyni.om deva kembali duduk dan terasa sangat lega. dhyni bergabung dengan mereka dan duduk di samping ayahnya terlihat Ny.dipika sangat senang dan mengajukan beberapa pertanyaan kepaa dhyni.
"apa kau dhyni?" tanya Ny.dipika dengan senyum lebar diwajahnya.
"iyah tante" jawab dhyni membalas senyuman itu.
"ayo kemari" Ny.dipika menyuruh dhyni duduk di sampingnya. dhyni pun mengiyakan.
"kamu cantik sekali sayang...lihat apa yang mamah bawakan buat kamu" Ny.dipika mengelus pipi dhyni lalu menunjukan kotak berisi sebuah gaun di dalamnya. dhyni pun membukanya lalu menatap kedua mata Ny.dipika dan tersenyum, dibalik senyuman itu hati dhyni seakan akan hancur berkeping keping.
"ini gaun pertungan?" tanya dhyni kepada Ny.dipika dengan sangat lembut.
"ya ampun manis sekali...iyah ini gaun pertunangan" Ny.dipika mencubit hidung dania karna saking gemesnya dia kepada calon menantunya itu.
"kau akan terlihat cantik sekali besok" sambung Ny.dipika mengelus pipi dhyni.
semua orang yang melihat perbincangan itu semua tersenyum termasuk Om danel.
tak terasa sudah hampir 1jam mereka mengobrol Om danel dan Ny.dipika berpamitan untuk pulang. dhyni bergegas naik ke kamarnya untuk mandi kembali karna dia sangat terasa stress dan ingin merendamkan diri di dalam bath up.
●
●
●
●
●
●
●
●
hellow gimana guysss T_T
h3h3h3 ayo lanjuet...
eh tunggu dulu janga lupa di like,comen yg bnyak",share dan di vote yah👍🏻
gomawo😚