
***
DHYNI BEDROOM
terlihat dhyni yang sedang rebahan termenung memikirkan tentang perjodohannya dengan anak dari pengusaha DANEL GROUP.
"tunggu apa!!" tiba tiba dia mengingat sesuatu
"DANEL GROUP?om danel?Athariq Danel?
tunggu tunngu...WHATT?APAAPAAN INI" dia teringat bahwa nama pengusana danel group itu ialah om danel papahnya athriq.
"apakah nama perusahaan itu ada dua?ataukah athariq mempunyai kakak atau adik?atau kah aku akan menikahi...aghhhhh tidak..tidak aku akan menikahi kakaknya...tunggu apa dia memiliki kakak?heduh bagaimana ini!!" dhyni kesal dan mulai bertanya tanya kepada dirinya sendiri.
"baiklah,ini sangat konyol...ini hanyalah mimpi iyah ini hanya mimpi aku akan tidur lalu terbangun besok pagi dan semua akan baik baik saja".dia langsng mengakatupkan kedua matanya itu dan berharap semua hanyalah mimpi.
***
keesokan paginya, seperti biasanya dhyni bersiap siap untuk kuliah karna sekarang dia sudah semester 4 dan seakan akan dia sudah lupa dengan kejadian semalam.saat dia ke luar kamar dan munuruni anak tangga satu persatu dia mendengar papanya sedang menelpon seseorang sepertinya itu dari om danel karna pembicaraan itu membahas tentang pertemuan mereka nanti. serentak dia teringat akan perjodohannya itu.
"apa! ternyata ini benar benar terjadi..ataukah aku masih di dalam mimpi?bagaimna ini apakah aku terjebak di dalam mimpi?" dhyni sangat takut dia tidak bisa merelakan kalau ini adalah kenyataannya karna dia tidak bisa berpikir bagaimana bisa dia menikahi lelaki itu?
sesampainya di ruang makan dhyni langsung meminum susu dan mengambil roti lalu pergi tanpa duduk dan pamit kepada mamah dan adiknya yang berada di ruang makan. terkecuali kepada papahnya..dhyni sangat menyayangi papahnya, bahkan dhyni tidak sanggup jika lama lama ngambek sama papahnya.
"aku pergi pah" dhyni masih tampak terlihat sangat marah tapi dia berusaha terlihat ceria di depan papahnya.
"lihat dia sok sekali" perkataan ally yang serentak ia lontarkan ketika kakaknya pergi.
"biarkan sja kakak mu mungkin masih merasa sedih akan kejadian semalam"jelas Ny.ney kepada ally.
●●●
KEDIAMAN KELUARGA DANEL
"papah tidak peduli bagaimana pun mau dan tidak mau kau harus menikahinya!" suara serak dan tegas yang di lontar kan om danel tiba tiba membuat suasana menjadi hening seketika. terlihat athriq dan papahnya sedang duduk mengobrol membicarakan masalah perjodohan itu yang harus di ikuti.mereka berada di ruangan kerja om danel.
"baiklah..terserah padamu" dengan begitu pasrah ucapan yang langsung dia lontarkan sejenak lalu dia pergi dari ruangan itu tanpa pamit.sebenarnya athariq sangat menentang keras perjodohan itu tapi dia sudah sangat putus asa ketika semalam dia pergi ke rumah kekasihnya sinta dan mengajak sinta untuk menikah tetapi sinta menolak menikahi athariq dan memilih untuk berkarier.mungkin itu yang membuat athariq menyetujui perjodohan itu,,yah abisnya mau bagaimana lagi? ayahnya yang sudah tua itu ingin memiliki keturunan keluarga danel dari putra satu satunya athriq.
***
"hah gadis itu, pasti dia sangat bahagia" ucapannya itu dia tujukan ke dhyni. karna dia sudah tau yang dia nikahi adalah dhyni sebaliknya juga kepada dhyni.
"aku akan bertemu dengannya besok"
ucapan yang athriq katakan itu terkesan penasaran kepada dhyni. ia ingin bertanya bagaimana bisa gadis yang sangat membencinya dulu saat sekolah setuju untuk menikah dengannya.saat ini di dalam kepalanya athariq banyak sekali pertanyaan yang ingin dia tanyakan kepada dhyni besok..dan membuat dia tidak sabar untuk bertemu dhyni.
●
●
●
●
●
●
●
●
-hy hy hy guys
gimana ep2 nya h3h3h3
maap kan jika ada kata" yang tak berkenan👍🏻
-semoga kalian suka ep selanjutnya
bye bye😚