Love Story

Love Story
PROLOG



malam itu saat sedang turun hujan, seorang gadik cantik terlihat sedang duduk sambil membaca buku dengan secangkir coklat panas di atas meja dalam kamarnya .dia duduk sambil menekuk lutut di atas tempat tidur yang tepat berada di kamar itu.


gadis itu tak lain adalah dhyni.seorang gadis cantik yang baru berusia 21 thn. dhyni tampak sedang serius membaca entah dia sedang membaca apa tetapi dia nampak sangat menyukai buku itu.dia membaca buku itu sambil senyum senyum sendiri sambil meminum secangkir coklat panas yang ada di meja samping tempat tidurnya yang sengaja dia taru untuk dapat meletakan secangkir coklat panasnya.bacaan dhyni tiba tiba berhenti ketika dia mendengar suara ketukan dari luar kamarnya.


"dhyni sayang...keluar sebentar mama dan papa mau bicara".terdengar suara teriakan dari luar kamar,yang tak lain adalah suara mama nya dhyni yang bernama Yn.ney.


dhyni pun mengiyakan permintaan mamanya dan beranjak turun dari tempat tidur. dia membuka pintu kamar lalu menuju ke ruang keluarga. saat berjalan dhyni sempat berpikir adapa orang tuanya memanggilnya malam malam begini untuk bicara.dalam hati dia berbicara dengan perasaan yang tak enak.


"kenapa mama sama papa mau bicara sama aku malam malam begini?atau mungkin tentang perjodohan?hah sudahlah"


***


RUANG KELUARGA


saat tiba di ruang keluarga dhyni langsung mendudukan tubuhnya di sofa yang empuk. dia duduk di samping adik laki lakinya yang bernama ally umurnya sekitar 13 thn juga mama ney dan ayahnya dhyni yang bernama om devan duduk tepat di hadapan mereka.


keluarga dhyni termasuk keluarga yang terpandang apalagi bicara tentang bisnis usaha ayahnya DEVAN GROUP yang sangat terkenal dan sangat berpengaruh di negara indonesia dan singapura.tetapi akhir akhir ini DEVAN GROUP terlihat sedang sekarat yang membuat om devan ingin bergabung dengan perusahaan DANEL GROUP yang tak kalah terkenalnya dengan perusahaan om devan, agar perusahaan nya membaik seperti dulu.


om devan berencana ingin menjodohkan putri nya dhyni dengan anak dari pengusaha itu yang kira kira bernama Athariq Danel karna umurnya yang tidak jauh berbeda dari dhyni yaitu 22thn dan sudah membicarakannya dengan om danel pemilik perusahaan itu. dan berniat untuk membicarakan perjodohan ini kepada keluarga besarnya itu.


"eh maaf papa sebelum papa mau bicara aku mau bicara dulu" ucapan itu terlontar begitu saja dari mulut manisnya dhyni.


papanya mengiyakan, dengan ragu dan hati cemas takut jika apa yang dia katakan menyakiti hati papahnya, tapi apa boleh buat dia tidak ingin menyesali perbuatannya jika dia diam mengikuti kata papahnya nanti,karna dia sudah menebak pasti papahnya berbicara tentang perjodohan.


"papah...maafin dhyni yah, kalo papah mau bicara tentang perjodohan dhyni,dhyni mohon pah tolong ngertiin dhyni,dhyni masih ingin berkarier, dhyni belom pengen nikah, gak secepat ini pah." jelas dhyni kepada papahnya dengan penuh harap.


"iyah papah mau nikahin kamu dengan anak dari pengusahan danel group" jawab papanya dengan tegas.sedangkan mata dhyni sudah mulai berkaca kaca mendengar ucapan papahnya.


"papah bukannya gak ngertiin perasaan kamu, tapi lebih baik kamu menikah sekarang, menjadi wanita karier memang menyenangkan tetapi ujung ujungnya kamu akan menikah dan harus meninggalkan pekerjaan mu demi suami dan anak, semua percuma saja sayang." om devan menjelaskan penuh harap agar putrinya mendengarkan. sedangkan dhyni yang menundukan kepalanya merasa sangat sedih menahan air mata keluar dari matanya tetapi percuma saja air mata terus bercucuran dan membasahi baju yang ia kenakan.


"papa harap kamu mengiyakan dan" bicara om devan di potong oleh dhyni yang sedang berbicara sambil menangis tersedu sedu.


tapi saat dhyni melihat kedua mata papahnya dia rasa tak tega.dia tiba tiba berpikir bahwa dia tidak pernah membanggakan papahnya hingga sekarang apakah dengan menikahi lelaki itu papahnya akan menjadi bangga padanya?pertanyaan itu mulai mengubris isi hatinya saat ini.karna rasa sudah mengecewakan papahnya dhyni berniat untuk mengiyakan permintaan papahnya dengan berpikir mungkin ini akan membanggakan papahnya, walaupun dia tau keputusan nya itu sangatlah konyol.om devan berdiri dari sofa berniat untuk pergi ke kamar dan mulai melangkah tetapi terdengar suara putrinya yang memanggilnya sehingga ia menghentikan langkah kaki nya dan menoleh ke arah putri nya.


"baiklah" dhyni senyum memaksa.ucapan dhyni membuat semua keluarga di ruangat heran dan tidak mengerti ucapannya itu yang membuat dia mengulangi ucapannya itu.


"hmm...aku akan menikah" dhyni menghela napas dan membuangnya dengan halus lalu tersenyum seakan memaksa.


papah dan mamahnya yang gembira mendengar ucapan putrinya itu langsung memeluk putrinya yang paling mereka sayangi itu.sedangkan berbeda dengan adiknya ally yang tak peduli sama sekali dan memilih untuk pergi meninggalkan papah,mamah dan kakak nya itu.










h3h3h3 maap yh panjang bnget


aku harap di ep2 kalian suka


good luck😚