
Reta yg melihat ke arah belakang terkejut karna adik nya yg berdarah di kepala nya. langsung kluar dari pintu depan dan membuka pintu belakang..
QIQI bngun jangan seperti ini kakak mohon "ucap Reta yg sudah berlinang air mata nya Reta segera menghubungi papa nya.
tuttt
tuttt
tidak butuh waktu lama akhirnya ada yg mengangkat telfon tersebut.
haloo.. "sahud dari sebrang telfon..
halo papa tolongin Reta pa. Reta dan teman"dan QIQI kecelakaan di jalan tidak jauh dari kampus hikkss hikkss.. "jawab Reta yg menangis sesenggukan
indra yg mendengar itu langsung terkejut dan segera menuju lokasi tidak lupa indra menelfon ambulance.
apa..... bagaimana bisa syang.. baiklah kmu tunggu disitu dulu papa segera kesana ok "jawab papa indra dan lngsung mematikan sambunga telfon secara sepihak.
Reta yg sudah menelfon papa nya berusaha mengeluar kan QIQI dan fely serta winda dari mobil meminta bantuan dari orang"yg berkerumunan menonton.
setelah smua nya kluar dari mobil yg jauh agar menghidari takut mobil itu meledak... karna tangki bengsin bocor.
selang beberapa menit ada mobil mewah datang dan kluarlah sesosok pria paruh baya yg tak lain adalah indra
indra yg melihat Reta memangku kepala putri bungsu nya segera berlari ke arah Reta
sayang. apa kmu tidak apa" !ucap indra yg sudah berada di depan anak"nya
aku tidak apa" pa tpi QIQI pa dya tidak sadarkan diri "ucap Reta sambil menangis...
indra langsung melihat ke arah putri bungsunya indra terkejut karna banyak darah yg kluar dari kepala putri bungsu nya
kmu tenang dulu sayang adik kmu pasti baik" saja ok "sahud indra berusaha menenangkan putri sulungnya
setelah menunggu akhirnya ambulance pun datang dan lngsung membawa ke tiga gadis yg pinsang menuju rumah sakit
DI RS. QUEEN HOSPITAL.
sesampainya di RS. mereka segera di larikan ke ruangan UGD .Reta dan papa menunggu di luar ruangan UGD. Reta tidak henti"nya menangis di pelukan papa nya tuan indra berusaha menenangkan hati anak sulung nya dengan mengelus kepala Reta dengan sayang.
setelah cukup lama Reta akhirnya tenang tuan indra lalu menghubungi istri nya
tuttt
tuuttt
halo pa ada apa. "sahud di sebrang telfon.
RS QUEEN HOSPITAL ya "ucap indra pada istrinya
sania yg mendengar kata rumah skit terkejut
siapa yg skit pa.. "jawab sania kaget dan panik
sudah yg penting skrank mama kesini aja ok hati"di jlan ya sayang "sahud indra lembut brusaha tenang agar istri nya tidak panik.
baiklah aku segera kesana "jawab sania
saniapun segera memanggil supir pribadinya dan segera keluar mansoun menuju RS.
DI RS. indrA yg menunggu dokter kluar cukup lama akhir nya memutuskan menelfon orang suruhannya karna indra sedikit curiga dengan kejadian kecelakaan ini
karna tidak mungkin kecelakan ini alami.
tuutt tutt tutt
iya tuan ada tugas apa hingga tuan presdir indra menghubungi ku mlam"bgini "sahud orang di sebrang sana
selidiki kecelakan yg menimpa ke dua putri kesayangan ku dan juga ke dua sahabat nya "ucap tuan indra tegas dan dingin
segera laporkan smuanya kepada saya apa kmu MENGERTI "ucapnya lgi dengan menekankan kata mengerti
baik...tuan saya akan segera laksanakan perintah tuan presdir "sahud orang itu dengan suara yakin nya
setelah mendengar itu indra langsung memutuskan sambungannya dan memeluk putri nya lgi
pkul 20:15
setengah jam indra dan Reta menunggu dokter kluar .dan akhirnya dokter itu pun kluar dari ruangan UGD.
indra dan Reta yg melihat dokter kluar segera berdiri dan mendekati dokter untuk bertanya ke adaan ke tiga nya .
bagaimna ke adaan mereka dok "tanya tuan indra kepada dokter yg baru saja kluar.
mereka baik"saja hnya luka ringan di kepala nya "jawab dokter itu.
apa kami boleh masuk dok untuk melihat mereka. "sahud Reta yg tak sabar untuk bertemu dengan adik dan juga teman nya
silahkan tpi jngan mengganggunya istrirahat "ucap sang dokter.
indran Reta yg sudah mendapat izin dari dokter segera membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan UGD. tanpa menunggu mama nya