
Hyein sangat kaget dia hanya terdiam mematung dengan mata melotot bertatap dengan Wang Jeon yang terdiam dengan mata tertutup.
"Jeeeeeooonnnnnn teriak Wang Tae,
"apa yang kau lakukan ada Raja dsini kita bisa mati di penggal,
Jeon langsung bediri dan mendorong badan hyein yang posisi nya menindih badan jeon yang sangat kekar dan jeon Langsung berlari meninggalkan Wang tae dan Hyein.
" Hey nona kau tidak apa apa? Tanya tae
Tidak ada jawaban dari hyein karna dia masih syok dengan yang baru terjadi, dia mencium bibir Pangeran Jeon.
" Hey noonaa,," seketika hyein teriak ahahahahahhahahaha dan kabur.
Wang tae binggung melihat tingkat hyein dan jeon, dia terdiam dengan mata berkedap-kedip melihat merek berdua berlari, dan akhirnya memanyunkan bibirnya sambil jalan meninggalkan lokasi kejadian.
"Mereka berdoa telah membuat ku sangat kesal,,," gerutu Tae
SEMUA BERSIAP UNTUK PERGI BERPERANG
// Semua akhirnya berbaris menuju pintu gerbang, bersiap untuk pergi.
Raja menaiki kudanya, begitu juga dengan pangeran wang tae dan jeon diikuti dengan prajutir yang lainya.
"Aku pergi istriku,," ratu pun melepas kepergian raja dengan berat hati, karna posisinya saat ini sangat membutuhkan raja.
Raja yang pergi meninggalkan istana menoleh kebelakang untuk melihat istrinya tercinta, dan raja berkata di dalam hati,
( Tunggulah aku istrimu tunggulah Appa anaku sayang )
" Ratu lemas saat mengantarkan kepergian raja, tapi saat itu putri muyong mengajaknya masuk ke kamarnya.
" Kita kekamarmu saja ya sean jangan kau bersedih ini demi kebaikan semuanya.
" Sebentar lagi ratu tin datang dia akan menetap disini dia akan menemani kamu dsini.
" Bukankah eonni ada disini kenapa tin kesini siapa yang akan menjaga Eomma dan Appa kalo dia disini eonni tegas ratu.
" Appa dan Eomma mu juga ikut datang juga"
Ratu sangat senang mendengar kedatangan keluarganya.
.
.
.
AKHIRNYA
Mereka semua datang.
" Zeon putri appa yang cantik, " appa zeon datang langsung memeluknya dengan hangat rasa rindu yang terpendam lama kini terpenuhi, mereka semua sangat bahagia mendengar kehamilan ratu tapi mereka juga sedih saat yang bahagia Raja pergi untuk menyelesaikan urusannya.
Eomma : sayaang suara lembut terdengar seperti sangat rindu,
'Kau harus selalu sehat anakuu jangan pernah bersedih karna akan berpengaruh buruk nanti untuk kandunganmu."
" Nee eomma, " Aku sangat bahagia dengan kedatangan kalian disini.
" Aku akan terus memantau keadaanmu selagi RAJA masih di luar kerajaan.
" Gomawo eomma,,, " ratu memeluk ibunya
Matahari mulai senja
.
.
.
.
3 bulan berlalu
Sudah 3 bulan raja pergi meninggalkan ratu tanpa berkirim pesan untuknya, begitu sangat menyiksa nya, dari pagi hingga malam dia selalu merindukan suaminya, dia tidak tau apa yang terjadi di sana.
Di dalam benak pikiranya hanya ada raja raja raja.
.
.
.
PAGI LAGI
.
.
.
MALAM LAGI
.
.
.
PAGI LAGI
.
.
.
.
MALAM LAGI
Tiba saatnya,,,
Raja KEMBALI,
Raja pulang membawa kemenangan yang kebahagiaan dan kebanggan luar biasa, dia segera pulang bersama kedua adiknya serta kuda pemberani dan beberapa prajurit pun selamat.
RATU AKU KEMBALI
betapa bahagianya Rakyat mereka, saat RAJA pulang dengan kemenangan, Tapi tidak dikerajaan.
Disaat semua pergi kerajaan di serang oleh musuh, satu persatu musuh masuk mengepung kerajaan saat malam hari.
tidak ada prajurit yang tau saat musuh memasuki kerajaan.