LOVE FROM THE PAST

LOVE FROM THE PAST
SEON



Raut wajah seon yang sedih berubah menjadi bahagia setelah melihat eoomanya datang menghampirinya.


" eomma,, are you oke... " tanya seon


" iam Oky baby,,, " sahut lizza


seseorang pelayan rumah datang menghampiri mereka berdua


"Nyonya sebaiknya kau beristirahat, biarkan saya mengurus tuan muda"


" baiklah bi, gantikan bajunya dan ajak seon tidur siang ya bi" perintah lizza


" seon jangan nakal ya sama bibi, nurut apa yang di katakan nya,, "


" siap,,, seon yang pintar memberikan hormat kepada ibunya. "


"papay sayang,,,, " lizza pergi meninggalkan seon dengan pelayannya


" tuan muda mari kita kekamarmu,, " ajak pelayan


" ne, ahjumma,,,,


" eomma jangan bersedih dan menagis yaaa" ucap seon saat lizza Hendak pergi meninggalkan nya.


Lizza : No baby eomma no cry.


Seon : really eomma


lizza : yes,, sekarang seon pergi kekamar dan langsung bobo yaa.


Seon : Ne,, saranghae eomma


seon memberikan finger heart kepada lizza,



seon sangat happy, melihat eomma nya baik-baik saja dan dia la gsung pergi ke kamarnya bersama pelayan.


Tuan muda apakah bekal makanannya sudah di habiskan,,, tanya pelayan


" sudah habis semua bibi",,,, sahut seon


pelayan mengajak seon berbicara sambil mengantikan pakaian nya dan mengajaknya tidur siang.


Di keadaan lain tempat di rumah yang sama jimin dan arra sedang sibuk memasak di dapur.


" jim,,, apakah noona sering sakit kepala seperti itu,, "


" tidak sering tetapi terkadang dia melihat gambaran wajah yang tak jelas itu sangat menyiksa nya"


" maksudmu,,, bagaimana jim,,, " apakah noona pernah kehilangan ingatannya"


" tidak aku tidak pernah hilang ingatan, tetapi ingatan itu selalu datang gambaran seseorang yang tak jelas memakai pakaian jaman dahulu" sahut lizza menyambung pembicaraan jim dana arra


" Aku baik-baik saja,, kalian masak apaa?


"aku membuat sup untukmu,,,"ucap jimin


" sepertinya enak, Terima kasih jim"


" arra aku ucapkan Terima kasih kepadamu, kau telah membantuku,, "


"Tidak usah berterimakasih noona aku hanya melakukannya karna di suruh Hyung Lee, arra terseyum dan menyengir.


" kau ini bisa saja arra,," lizza tersenyum sambil memegangi tangan arra yang sedang duduk dis belahnya.


" Jim aku lebih menyukai arra di banding temanmu yang satu lagi, wanita yang bermata bulat dan berambut pendek itu aku tidak menyukainya,


" Ahh si e.. belum selesai jimin berbicara lizza langsung mematahkan ucapannya


" jangan kau ucap akan namanya dia wanita yang tak punya pendirian, bisa bisanya adikku dibuat nya menjadi pilihan. " ucap lizza sedikit kesal


" noona sangat mengingat kejadian itu,. " lupakan lah noona ucap jimin yang berusaha menenangkan noona nya. " sebaiknya kita makan saja sup sudah jadi.. "


akhirnya mereka makan bersama di meja makan yang sangat panjang tetapi hanya di gunakan tiga orang tersebut.



seseorang datang,,


" sepertinya kalian melupakan aku,,"ucap lee


Lee datang dan langsung menarik kursi dan duduk tepat di hadapan lizza


" Ehh ada pak manajer Lee,,, " arra menyapanya


" tidak usah panggil pak, aku masih muda sama seperti kalian,, "


seketika semua tertawa mendengar ucapan arra


" hahaha pak, pak apa arra bapak bapak gitu,, hahahah jimin tertawa terkekeh-kekeh.


" aishh,,,, kalian ini, mana sup ku jim aku juga mau,, pintar Lee


" ini sup untukmu pakkk,,," sahut jimin


hahahahhaha semua kembali tertawa dan mereka menikmati makan siang bersama-sama.



MEREKA MAKAN SIANG BERSAMA DENGAN BAHAGIA.