
" Aku sangat mencintaimu."
" Apa yang kau katakan 5 sampai 6 bulan? Ratu kaget mendegarnya, jika kau pergi selama itu perutku akan semakin membesar kau tidak ada di sampingku, Bagaimana aku bisa melalui ini semua (ratu berbicara dengan air mata yang berlinang dipipinya), tidak Bisakah kau jangan pergi aku mohon.
" Tidak bisa istriku karena ini sudah menjadi Tugasku, aku harus melindungi kalian semua.
"Tidak bisa kaaauuu tidak pergi di sini aku butuh kamu di sini, Aku sangat-sangat membutuhkanmu suamiku, ratu menagis dengan terisak-isak menangis di pelukan sang raja yang bergegas untuk pergi.
Tunggulah aku istriku aku tidak akan lama seandainya peperangan ini tidak memakan waktu yang lama aku akan segera pulang untuk menemuimu dan anak kita aku sangat sangat sangat mencintaimu.
" Putri aku mohon jagalah Istriku, putri muyong kakak perempuan raja ikut menagis tersedu-sedu.
Saat itu semua dalam keadaan terharu dan sedih.
Saat mereka bersedih di luar ruangan ada suara tangisan yang sangat kencang terdegar.
Uuuuhhhhuhhhhuu,,,
" Siapa itu tanya raja?
Wang Tae langsung keluar mengecek siapa yang sedang menagis,
Kreekkkk pintu terbuka.
U~uuhhhhhuuuhhh hey,
" Kenapa kau menagis tegas Wang Tae
Aku akan merindukan pangeran Wang jeon yang selalu mengangguku,
diakan pergi lama.
" Uuuuuhhhhhuhh, Aku tidak akan ada teman lagi di kerajaan, walaupun dia suka usil kepadaku tapi dia anak yang baik, hyein mengatakan itu tanpa melihat wajah lawan bicaranya.
Kenapa kau menagisi adikku apa kau punya hubungan dengannya??
Aaaahhhh,, Adikmu! jawab pelayaan hyein sambil membalik badanya, betapa kagetnya dia orang yang berbicara dengannya ternyata,
Pria yang berbicara padanya adalah pangeran Wang Tae.
" maafkan sayaa, maaf pangeran maaf.
"Sudah berhentilah meminta maaf, aku tau kau dan jeon itu teman, berdirilah Tae membatu hyein berdiri.
Tiba-tiba Pangeran Wang Tae menghapus air mata Hyein yang membasahi pipinya dan berkata :
" Berhentilah menagis aku tidak suka melihat air mata perempuan, betapa terkejutnya hyein atas pelakuan pangeran kepadanya dan dia haya terdiam membisu di tempat.
.
.
"Aku tidak suka melihat peremp,,,,,,,"
belum selesai wang tae berbicara hyein menagis kembali
Uhh~uuuhhuhhuuh menagis sejadi-jadinya,
Kreeekkkkk bunyi suara pintu terbuka,
" Siapa yang menagis hyung? tanya jeon sambil celingak celinguk mencari sumber suara.
Sambil menunjukan ke Jeon kedua tangan Tae memegang pundak hyein, Ini temanmu?
" Hyein ada apa kau menagis?
(Jeon kebingungan dengan situasi yang terjadi)
" Kau masih bertanya dia menagisimu!
Jawab pangeran Tae sedikit kesal
" Uuhhuuhuuu,,,,,aakkku menagis karna Pangeran Tae menginjak kakiku uuhuhuuuhuh.
Wang Tae langsung memeluk dan mengusap- usap punggung hyein dan meminta maaf.
Maaf,, maaf,,maafkan aku,
Sumpah aku tidak sengaja, Tegas Tae
Jeon yang berada di samping merek pun terdiam tanpa kata dengan mata melotot.
"Wang tae,,,,," teriak raja yang melihat
"apa yang kau lakukan?,," lepaskan pelayan itu, kau membuat malu
" Raja itu bukan apa-apa,,," kenapa kau begitu marah tanya Ratu.
Raja tidak mendengarkan ucapan Istrinya,
Setelah memarahi adiknya raja pergi meninggalkanratu dan ratu pergi menyusulnya.
Wang tae langsung mendorong hyein sangat kuat ke peluk jeon yang ada di sampingnya karna tae mendorongnya sangar kuat akhirnya jeon terjatuh hyein pun jatuh di atas badan jeon dan tanpa sengaja bibir mereka bersentuhan.