
"za aku pulang dulu,, Besok aku jemput jam 9 karna kau akan ad pemotretan bareng kyong jam 11"
" Baiklah,, aku akan mengantarmu sampai depan... " sahut lizza
" Kau istirahat lah yang cukup, lee memegangi kepala lizza
Lizza merasakan perhatian Lee yang sangat berbeda kepadanya, Lee sangat hangat dan penuh kasih sayang terhadap dia, Seon dan adiknya jimin.
Lizza hanya menatap Lee yang masuk ke dalam mobilnya dan melambaikan tangan kepadanya.
" Masuklah,,, jangan lupa kau kunci pintu yang rapattt" teriak Lee
lizza memberikan senyuman manis dan melambaikan tanganya.
malam yang sunyi di sebuah rumah yang tenang dan meneduhkan.
lizza melihat Seon di kamarnya,
" Anakku yang tampan, maafkan eomma mu yang belum bisa memberikan kau kebahagiaan... "
lizza menatap wajah anaknya yang begitu lucu saat tertidur dan lizza memberikan sebuah kecupan di keningnya.
" selamat tidur sayang "
LIZZA PERGI KE KAMARNYA
lizza memasukin kamarnya dia merebahkan tubuhnya ke ranjang yang empuk dan nyaman.
" lelah, besok Aku akan menghadapi pria itu lagi,,, sangat menyebalkan " lizza mengerut dalam kantuknya.
22:30 lizza tertidur
.
.
.
.
.
Pagi yang cerah
"ehmmmm,,, lizza baru tersadar dari tidur nyaa,,, "
" Morning Eomma, sapa Seon yang masuk kekamar lizza"
Seon langsung berlari kecil dan melompat ke kasur
" eomma hari ini Seon boleh ikut,, "
" morning to sayang, emmuachh" lizza mencium pipi seon
" Eomma kerja sayang, Seon tidak bisa ikut.. "
seon menunjukkan raut muka sedih, tetapi lizza langsung memeluk nya.
Seon di rumah saja ya sayang sama paman jimin.
" No,," Seon ngambek
" morning,,,,,suara jimin terdengar membangunkan noonanya
" noona bangun lah,,noona aku minta izin padamu untuk pergi ngegym, aki tidak bisa menjaga Seon"
Lizza benar-benar tidak bisa menolak permintaan jimim karna selama ini jiminlah yang membantu dia menjaga seon.
" Sebaiknya kita semua mandi sarapan dan bersiap pergi " ucap lizza
" seon ikut eomma kan???" tanya seon dengan muka melas
" ndee,,, sayang..." Seon mandilah sama bibi ya.
" oke eomma" bergegas pergi untuk mandi.
SEDANGKAN ITU SESEORANG SEDANG SIBUK DI DAPUR
" Aku akan membuatkan lizza spageti dan roti untuk seon dan jimin "
Lee mengurus keluarga lizza dengan sangat baik, sungguh dia lelaki idaman.
Semua orang selesai mandi dan turun ke bawah.
"Wahhh makanan sudah siap,,"
" Bibi siapa yang membuat ini semuaaa?? tanya lizza
" manajer Lee yang membuat nona" jawab bibi pelayan
Lizza tidak menyuruh bibi untuk memasak karna lizza lebih menyukai dia yang memasak untuk keluarganya.
" Di mana Lee sekarang bi" tanya lizza
" Dia aja di ruang kerja noona" sahut bibi
Lizza memanggil Lee dan mengajaknya untuk makan bersama.
"Boleh aku masuk,,,"tanya lizza yang sedang berdiri di depan pintu
" Eh za. kau sudah bangun,
sebaiknya kita langsung sarapan takut terlambat...!
mereka semua menyantap sarapan dengan lahap setelah selesai mereka pergi melanjutkan aktivitas masing-masing.
.
.
DISTUDIO
" Za nanti kau akan photo couple lagi bersama Lee kyong aku harap kau tetap profesional " pintar Lee
" Ndee,, hyungg. " sahut lizza sambil tersenyum.
.
.
.
.
.
" Sepertinya kau sangat menyukai saat bersamamu" ucap kyong kecil saat pemotretan berlangsung
💢 lizza terdiam dan kaget dengan perkataan kyong
" Jangan memegangi ku terlalu kuat nanti mau tidak bisa melupakan aku" ledekny lagi.
Saat itu lizza sudah benar-benar kesal
" Diamlah kau,, Jangan sampai mulutku mengeluarkan kata- kata mutiara untukmu"
Kyong sok mendengar ucapan lizza, mereka berbicara berbisik-bisik sehingga sangat fotografer tidak tau tentang mereka yang sedang berdebat.
Lee Kyong benar-benar terdiam, saat sesi fhoto berakhir Lee kyong langsung pergi.
" Wah dia gadis yang pemarah,,, "ucap kyong yang terheran
Saat dia ingin pulang, dia bertemu suga yang sedang menuju ke lantai satu.
" Hey bro,,sapa kyong ada apa kau kemari,, "
"Emmm,, binggung mau jawab apa,
(ada biang kerok disini ucapnya dalam hati)
"Aku ada kerjaan di sini,,, " jawab Hyun-ji asal tidak memberitahu tujuanya datang.
" Apa kau sudah selesai pemotretan,," tanya Hyun-ji
"Tentu,, aku sangat profesional jadi cepat, tidak seperti dia janda anak satu, wanita menyebalkan " ucap lee kyong
(Janda anak satu, Lizza ucap suga di dalam hatinya)
" Ahh,, begitu..." Hyun-ji menunjukan muka tampak tak suka dengan lee kyong
" Aku pulang dulu,,," kyong berjalan keluar
Hyun-ji pergi ke studio pemotretan
" Hey za,, apakah kau sudah selesai "
" yes,, ada apa hyun-ji kau kemari"
" Aku ingin menemuimu, ada yang ingin aku tanyakan" ucapnya ragu
" Kau mau tanya apa?? sahut lizza
"Eomma,," teriak seon yang memanggil lizza
" Seon,,," lizza langsung berlutut dan memeluk anak lelakinya
(Ternyata benar dia sudah mempunyai anak sebaiknya aku tidak usah bertanya ucap hyun-ji di dalam hatinya)
" Za aku pamit dulu ya, aku baru ingat ada janji,, ucap hyun-ji sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" ahh,, bukanya ada yang ingi
belum selesai lizza bicara hyun-ji langsung pergi meninggalkan nya.
" Aneh sekali tadi ingin bertanya sekarang pergi,,"
" sudah za jagan kau perdulikan ucap lee manajernya
" eomma mari kita pulang,,
" iya sayang, kalian duluan ke mobil eomma mau beresin ini dulu" ( lizza menunjukan barangnya yang berantakan)
"hyung tolong ajaklah seon"
Lee hanya menganggukan kepala dan pergi meninggalkan lizza.
"Semua baju sudah masuk, makeup udah di beresin, sepatu sudah oke semua beres"
Lizza yang semangat ingin pulang berlari-lari keluar, karna langkah kakinya yang tergesa-gesa dan sedikit agar ceroboh lizza tersandung di tangga.
" eeee,,,duhhh mencoba menyimbangin badanya, tiba-tiba seseorang menarik tanganya, memegangi pinggangnya, membuat nya tidak jadi jatuh.
" kyoooonggg" ucapnya dalam hati
mereka berdua bertatapan dalam sebuah putaran menghindar agar tidak jatuh.
suara nafas dan detak jantung mereka terdengar sangat kencang
( mata itu,,, tatapan itu membuat hatiku berdebar kencang ucap lizza di dalam hati)
" Jalan itu hati-hati, pakek mataa" nada bicarabya sedikit membentak
Kyoong langsung pergi meninggalkan lizza
lizza pun pergi, dan menuju mobil
"Hyung ayok kita pulang" ajak lizza
" Ada apa, kenapa wajahmu memerah"
"Tidak apa-apa hyung, mungkin karna aku berlari" tegas lizza
" kau jangan membohongi ku" tatapan curiga hyung lee
" Aku tadi hampir jatuh hyung, terus kyong menolongku"
" Aishh,, kau ini ceroboh sekali hyung lee sedikit kesal"
" Ihhh sebel hyung, kyong membuatku kesal, udah ah sebaiknya kita pulang"
" Ada seon jaga sikapmu, jangan sampai dia tau tentang tadi"
mereka akhirnya pulang, di dalam mobil mereka tidak berbiacara sepatah kata pun.