LOVE FROM THE PAST

LOVE FROM THE PAST
KABAR BAIK



PANGERAN WANG TAE MEMASUKIN RUANGAN (teriak sang pelayan)


Raja : biarkan dia masuk


Krekk pintu terbuka, Raja hamba melapor.


Ada apa PANGLIMA PERANG tanya Raja,


"Hyung,,,"teriak Jeon.


"Ada apa kau disini kandang kuda sudah selesai kau bersih kan?"


Raja : sudah sudah adikku jangan berlaga seperti prajurit sungguhan.


Wang tae : aiishh tidak bisakah kau berpura-pura hyung.


Ratu tersenyum melihat tingkah adik iparnya yang lucu. Hahahhahah raja tertawa keras.


"Duduklah adik ku makanlah dulu",


"Wahhh makananya enak- enak sekali hyung kenapa makanan kami tidak seenak ini".


" Kalian bisa meminta kepada pelayan kalian tapi ingat jangan memerintah yang kejam".


Tidak hyung kami tidak akan bertindak kasar kepada sesama manusia.


Tadi pagi jeon melukai seorang pelayan kaki pelayan itu terluka.


Ratu : Apa benar itu jeon? Tanya ratu.


Jeon : ia noona, semua itu gara- gara hyung Lee, waaahh waahh kau menyalahkan aku setelah kau berteriak-teriak meminta di masakan sesuatu.


Apa salahku jika aku meminta kakaku untuk memasak makanan yang memiliki rasa seperti masakan eomma, jawab jeon.


Yaaaaah benar noona masakan mu sama rasanya tutur tae.


Kau terima tawaranku aku akan menyuruh istriku memasak bagaimana?


Dengan ragu ragu jeon menerima tawaran itu,


Baiklah aku akan belajar pedang.


"Oke ,,,," jawab raja.


Setelah makan pergilah bersama wang Tae untuk latihan. Yeee jawab Jeon.


Wang tae : kita pergi dulu Hyung noona. Jeon cepatlah kita harus pergi latihan (sambil menarik baju jeon) tunggu aku belum selesai.


Tidak hyung tunggu aku,, berlari dengan mulut penuh makanan.


Setelah perjanjian itu terjadi Jeon berlatih dengan semangat dan sang ratu suka memasak makanan kesukaan pangeran wang Jeon dan wang Tae.


Raja ingin pergi keluar kerajaan memeriksa keadaan rakyatnya, langkah Raja terhenti karna prajurit memberi kabar.


Hormat hamba Raja, saya datang membawa kabar berita surat kaleng, dari mana kau mendapatkan itu? Tanya raja. Hamba menemukanya didepan pintu gerbang kerajaan Raja. Sambil melangkah dan menunduk prajurit memberikan surat kaleng tersebut pada raja.


Segar kau panggil wang tae untuk pergi keluar istana mengurus rakyat, aku akan mengurus masalah ini (ucap sang raja dengan tegas), Baiklah raja seru prajurit nya.


Tidak usah antar aku kekamar biar aku berjalan sendiri, kalian silahkan urus yang lain.


Siap yang mulia jawab pelayan serentak)


Sambil berjalan raja memikirkan apa yang di tulis di dalam surat itu, mengapa terletak di depan gerbang kerajaan. Karna selama ini dia tidak pernah mendapatkan hal yang seperti itu.


"Raja,,,,,," teriak pelayan dari kejauhan,


"Lancang sekali kau memanggilku seperti itu kau mau di hukum,


Tidak raja,ampun raja, ratu pingsan raja di taman mendengar ucapan pelayan raja langsung berlari kencang menghampiri ratu.


Setelah kejadian Ratu pingsan di Taman, Raja belari menghampiri ratu.


Raja : cepat panggilkan Tabit kerajaan sekrang juga.


Prajurit : Siap yang mulia.


Sesampai Raja di taman raja nelihat ratu yang sudah di angkat pelayan.


"Ratuu ada apa denganmu?


" Istriku? Cepat bawa ratu kekamar nya (raja teriak sambi marah)


Ratu diangkat para pelayanan untuk di bawa kekamarnya.


Sesampai di kamar ratu langsung di obati tabib kerajaaan raja sedang menunggu di luar.


" Pelay🤣an apa yang terjadi pada ratu sebenarnya? Tanya raja


" Maaf raja hamba tadi hanya mendengar ratu berbicara dia tidak enak badan.


Raja pun gelisah dan terdiam menunggu ratu di obati tabib.


Istriku ada apa denganmu? Raja sangat mencemaskan sang ratu.