LOVE FROM THE PAST

LOVE FROM THE PAST
KABAR BAIK II



" Ada apa pelayan,,, "tanya Ratu,


"itu ratuu ehee, ehmmm, "(pelayan menjawab ragu)


" Ada apaa pelayan? Tanya ratu sekali lagi dengan mata yang tajam.


"Raja akan mempersiapkan Prajurit untuk pppeerang,,!" ratu dengan terbata-bata Pelayan menjawab


Ratu wajah ratu menjadi sedih seketika me dengar perbatasan pelayan


DI RUANG SIDANG


" Yang Mulia Raja tiba,,," dengan gagah Raja berjalan menuju singgah sananya dan duduk.


"Prajuritku persiapkan tubuh dan tenaga kalian untuk berperang kita akan pergi dalam 2 hari lagi, sebelum pergi berperang jagalah kondisi badan kalian agar sehat"


"Panglima perang buatlah strategi yang membuat kita akan menang" ungkap raja


" SIap Yang mulia,,,,,"jawab tegas sang Panglima.


"Tuan low sebagi nasihat kerajaan bagaimana menurut mu, apakah aku harus turun ke medan perang,tanya Raja"


"Tidak raja sebaiknya raja hanya tetap di kerajaan untuk menjaga sang ratu, karna ratu sedang hamil dia akan cemas jika raja pergi untuk berperang," (Raja terdiam dengan ucapan Tuan Low).


Raja yang terdiam pergi meninggalkan semua prajuritnya, pelayan dan tuan low dia ingin menghampiri ratu.


" Apa ratu di dalam"  tanya raja


" Adaa Raja"


.


"Istriku maaf aku sudah membuatmu menunggu lama" ucap raja penuh penyesalan


" Ada apa? Apa yang terjadi? Kenapa? Tanya ratu dengan muka yang cemas.


" Sebelum raja menjawab ratu bertanya kembali


"Apa kau ingin pergi ke medan perang?


U~ssstttt jari raja menutupi mulut ratu.


" Istriku dengar kan aku dulu " Duduklah dulu.


.


.


.


Akhirnya raja menjelaskan ke Ratu,


" Istriku aku harus turun ke medan perang ini demi rakyat dan kedamaian kerajaan kita"


"Ada yang terjadi kali ini raja? Tanya ratu


"Kerajaaan YEONSON akan menyerang kerajaan kita aku menemukan surat kalemg yang berisikan kalo mereka akan menyerang.


Apa kah surat itu benar?


Tentu saja benar ratu karna di surat itu ada cap Raja So Hyun, ratu hanya terdiam.


Maka dari itu akau akan bersiap melakukan penyerangan agar mereka tidak menyerang kerajaan kita.


.


" Aku paham sayang ", jelas ratu. Dengan berlinang air mata ratu berbicara kepada Raja.


"Tenagkan hatimu Istriku, akhirnya ratu menagis sejadi-jadinya dipelukan raja"


.


.


"Apakah Ratu di dalam tanya seseorang dari luar," Ratu bersama Raja di dalam.


"Buka pintu nya,," kreekkk pintu terbuka.


"Putri wang muyong masuk" Teriak sang pelayan,


Tuk tuk,,


" Ada apa kau kemari Nona"


" dasar kau ini apa aku tidak boleh ke kamar adik iparku" tanya putri muyong,


"Dua raja hanya terdiam saat nona memarahinya"


"Eonni ada apa sepertinya kau sangat kesal?


"Aku sangat kesal sekali karena ulah suamimu? Raut Muka putri sangat marah.


"apa yang aku perbuat apa salahku Nuna?


" Kau masih bertanya putri mencubit-cubit adiknya.


"Aaaww aw sakit nona Kau menyiksaku.


Ratu bingung melihat dua bersaudara itu saling debat.


" Aku mendengar kau akan pergi berperang, Apa kau sadar kalau istrimu kini sedang hamil kau akan meninggalkannya.


" Aku tidak akan meninggalkannya tegas raja


" ini semua demi kebaikan rakyat dan penghuni kerajaan kalau aku tidak turun langsung kemungkinan kerajaan kita akan diserang, aku hanya menginginkan keselamatan rakyatku keluargaku istriku dan calon anakku, jadi untuk sekarang itulah keputusan yang sangat terbaik seharusnya kau menuruti apa perintah raja.


"Akulah raja di sini akulah yang memimpin aku tahu cara untuk mengatasi masalah ini."


"Baiklah aku hanya menginginkan satu darimu kemenangan kau harus kembali demi Anak dan istrimu dan demi rakyat kita"


"Kau harus menang Kau harus menang Wang Lee, Putri menagis di pelukan raja. Dia sangat sedih melepaskan adiknya."