Legends Of Lynn

Legends Of Lynn
Gedung Hijau Dandelion



Setelah sampai di pusat kota, mereka melihat tempat itu sepi, sangat sepi, padahal setiap hari pusat kota selalu ramai. Mereka memutuskan untuk mencari warga yang membutuhkan bantuan mereka


Setelah 10 menit mereka berjalan, akhir nya mereka menemukan dua orang yang sedang berjalan ke arah mereka, namun mereka bukan manusia, melainkan zombie


" Kita lagi cari warga, malah ketemu dua zombie menyebalkan ini. " Ucap Xynn sembari mengambil pistol kesayangan nya yang selalu ia bawa kemana mana


" Hmm, kamu atasi mereka, aku akan menjaga Ruby." Ucap Lynn sembari duduk di jalanan utama dan memejamkan mata menikmati hembusan angin kencang


" Okee, serahkan pada ku." Ucap Xynn


Xynn lalu membidik mereka supaya peluru pistol nya tidak meleset


Duar duar duar


" Cukup dua kali saja Xynn, zombie nya kan cuman 2." Ucap Lynn yang masih memejamkan mata nya


" Tapi itu bukan aku." Ucap Xynn bingung karena dia belum menarik pelatuk nya


" Lah trus siapa?" Tanya Lynn yang sudah tidak memejamkan mata nya lagi


" Hahahaha, para manusia serakah seperti kalian ternyata bodoh juga ya." Ucap zombie yang ada di depan sana disertai tawa zombie satu nya


Lynn dan Xynn terkejut, terkejut karena dua zombie yang ada di depan mereka bisa berbicara bahasa manusia


" Mereka seperti nya bukan zombie sembarangan, kita hancurkan mereka bersama sama kak." Ucap Lynn sembari mengambil pisau kesayangan nya


" Okee." Ucap Xynn sembari menarik pelatuk pistol nya


Duar duar


Namun dua zombie di depan mereka tak mati mati, mereka seperti kebal terhadap peluru pistol


Xynn terkejut karena peluru pistol nya tak mempan terhadap dua zombie yang sedang tertawa tak jelas di depan mereka


" Aku akan maju kak, lindungi Ruby. " Ucap Lynn


Tanpa menunggu jawaban Xynn, dia berlari ke arah dua zombie di depan nya


" Cihh, anak sialan ini meremehkan kita. Aku akan hadapi dia kak. " ucap zombie yang memiliki simbol api di dua telapak tangan nya


" Oke, kakak serahkan manusia serakah itu, jangan sampai kalah, hahahaha." Ucap zombie satu nya yang memiliki simbol petir di dua telapak tangan nya


Sebelum menjawab ejekan kakak nya, zombie itu terkejut kala Lynn sudah ada di depan nya sambil memegang pisau yang sudah bersarang di jantung zombie itu


" Apa tak mungkin!!!" Ucap zombie api


" Adikk!!!" Ucap kakak nya yang melihat adik kesayangan nya terjatuh dan mati tanpa perlawanan


" Kau!!!!, Dasar manusia sialan." Teriak zombie petir di sertai petir bergemuruh di langit


" Rasakan petir ini, manusia sialan!!!." Teriak zombie itu di sertai kilatan petir menyambar ke arah Lynn


Entah keajaiban dari mana, sebuah perisai terbentuk dan melindungi Lynn dari kilatan petir itu


Semua terkejut tak terkecuali Ruby yang sudah bangun karena terganggu dengan suara kilatan petir menyambar


" Siapa yang berani ikut campur!!!" Teriakan zombie itu seperti suara petir bergemuruh


" Harus nya kau cari lawan yang sepadan dengan kekuatan mu, dasar zombie lemah." Ucap seorang perempuan yang sedang terbang di langit


" Siapa kau??, Jangan ikut campur urusan kami." Tanya zombie itu yang sudah menurunkan nada bicara nya karena melihat kekuatan perempuan itu


" Aku hanya nenek tua yang sedang jalan jalan saja, tapi tak sengaja aku mendengar suara petir bergemuruh,lalu aku kesini dan melihat pertarungan tidak seimbang ini." Ucap nenek tua itu sembari turun perlahan dan memijakkan kaki nya ke tanah


" Cihh, nenek tua, ku sarankan supaya nenek pergi dari kota ini dan menikmati masa tua nenek bersama suami mu, hahahaha." Remeh zombie itu


Nenek tua yang tersinggung akan ucapan zombie itu segera berlari ke arah zombie itu di sertai dengan angin kencang


Zombie itu terkejut kala melihat nenek itu sudah ada di belakang nya, namun dia merasakan ada sesuatu yang menembus tubuh nya


Tak lama setelah itu, zombie itu terjatuh dan mati tanpa perlawanan


" Itu balasan nya karena kau meremehkan ku, zombie sialan. " Ucap nenek itu sembari menendang kecil kepala zombie itu


" Nenek, terima kasih sudah menyelamatkan ku." Ucap Lynn sembari menundukkan kepala


" Sama sama nak, lain kali hati hati saat melawan zombie seperti mereka, mereka mempunyai kekuatan yang sangat besar." Ucap nenek itu sembari melihat ke arah dua mayat zombie yang sudah KO


" Oh ya, kalian ingin kemana?, Ini sudah sore, bahaya karena zombie aktif menyerang pada malam hari." Tanya nenek itu


" Kami ingin membantu para warga yang membutuhkan bantuan." Jawab Xynn yang sudah berada di dekat mereka bersama Ruby


" Hmm, baiklah, terserah kalian." Ucap nenek itu sembari terbang meninggalkan mereka


Merekalah memutuskan untuk mencari warga yang membutuhkan bantuan mereka


******


Gedung Hijau Dandelion ( GHD )


Gedung ini adalah gedung paling tinggi di kota dandelion, tinggi nya sama seperti tinggi menara Eiffel yang ada di Paris, Perancis


Dulu gedung ini digunakan untuk menyimpan benda benda sejarah dan juga prasejarah kota dandelion, namun saat wabah tahun 2007 menyerang, gedung ini di alih fungsikan menjadi tempat karantina penduduk saat itu.


Namun sayang nya, hari ini gedung itu diserbu zombie zombie yang mengincar benda berbentuk seperti koin berwarna hitam namun di sekitar koin itu di kelilingi aura keemasan


Konon kata nya, koin itu berisi energi Api hitam yang bisa membakar besi hanya dalam waktu 2 detik saja, cepat kan?


1 km dari gedung GHD, muncul 3 orang yang sedari tadi berdebat karena masalah makanan


" Bagilah kak Lynn, Ruby lapar." Rengek Ruby karena dari tadi dia menahan lapar


" Ini buat perbekalan kita nanti." Ketus Lynn kesal karena dari tadi Ruby merengek meminta makanan


" Woyy diam, lihat tuh, gedung GHD seperti bergoyang goyang." Ucap Xynn sembari menunjuk gedung termegah dan tertinggi Kota dandelion


Lynn dan Ruby berhenti berdebat dan melihat ke arah gedung yang menjulang lumayan tinggi di depan mereka


" Itu mau rubuh gedung nya , kita harus ke sana!!!" Ucap Lynn sembari berlari ke arah gedung GHD


" Tuh anak otak nya kecil apa ya, gedung mau rubuh bukan nya di jauhi malah di dekati." Kesal Xynn karena mereka di tinggal begitu saja


" Ayo kak Xynn, kita juga harus ke sana!!" Ajak Ruby yang sudah berlari menyusul Lynn


Xynn hanya menghela nafas dan akhirnya menyusul Lynn dan Ruby yang sudah berada jauh di depan nya


Tanpa mereka sadari jika mereka di awasi oleh seseorang dari atas gedung gedung perkotaan


*******


siapa ya kira kira?? 🤔


Author butuh saran dari kalian supaya cerita ini lebih bagus kedepan nya


Like


Komen


Vote


hehehehe