
"hmm, bagaimana?, Sudah dikirim pasukan zombie kita?" Tanya seseorang yang memiliki tubuh besar
"Sudah ketua, para manusia serakah itu kewalahan melawan pasukan zombie kita." Jawab seseorang yang memiliki tubuh seperti manusia namun juga seperti monyet
"Hahahaha, itu balasan yang setimpal untuk para manusia serakah seperti mereka, lanjutkan tugas mu Sun!" Ucap orang itu bernama Phoenix
"Baik ketua." Ucap Sun sembari menunduk memberi hormat dan pergi keluar dari ruangan itu
"Aku Phoenix, aku lahir karena keserakahan kalian. Aku akan menghancurkan kalian, manusia serakah!!!!" Teriakan sang raja dari timur itu menggelegar bagaikan petir
Kota dandelion
" Firasat apa ini, kenapa mendadak firasat ku tidak enak." Batin Lynn sembari melihat langit
" Tuhan, tolong bantu aku untuk mengalahkan zombie-zombie ini." Lirih Lynn
Lynn melanjutkan perjalanan nya mencari warga yang membutuhkan bantuan
Di sepanjang perjalanan, yang dia temukan hanyalah darah, darah dan juga darah
"Siapa dalang dari semua kejadian ini?" Tanya Lynn yang tak nyaman dengan pemandangan darah yang terus ia lihat sedari tadi
" Yang pasti dia tidak punya hati nurani." Jawab seseorang yang tiba tiba ada di samping nya
Lynn kaget dan secara reflek dia memukul seseorang yang berada di samping nya itu, namun orang itu langsung menangkap tangan yang hampir mengenai wajah nya itu
"Heiii, santai aja broo, kita mempunyai tujuan yang sama." Ucap orang itu sembari tersenyum ke arah Lynn
" Huhhh, kau siapa?" Tanya Lynn kesal
" Maaf Broo, nama ku Xynn." Jawab Xynn
" Nama kita hampir mirip, nama ku Lynn." Ucap Lynn yang sudah tidak kesal lagi
" Siapa? " Ucap Xynn
" Kamu lahh." Ucap Lynn
" Yang tanya, hahahaha." Ucap Xynn sembari tertawa terbahak-bahak karena berhasil mengerjai Lynn
" Hemm. " Ketus Lynn karena kesal di permainkan oleh si Xynn
" Sorry broo." Ucap Xynn yang masih tertawa padahal sudah dia tahan
" Jangan panggil aku broo!!" Ucap Lynn kesal
" Oke bro... Eh Lynn." Ucap Xynn
" HM." Ucap Lynn singkat, padat dan jelas
" Oh ya Lynn, mau ikut nggak?, Kita cari warga yang butuh bantuan kita." Ucap Xynn
" Oke " ucap Lynn
Mereka berdua pun pergi mencari warga yang membutuhkan bantuan
*****
Di jalanan sepi dekat perbatasan kota
" Tolongg!!, Siapa pun tolong akuu!!" Teriak seseorang yang berjalan pelan sembari mengangkat seseorang yang pingsan
" Seperti nya, aku akan mati disini. Maafkan aku Ruby, aku tidak bisa menemani mu lagi." Lirih orang itu yang bernama Sean disertai air mata nya yang berjatuhan
Tak lama setelah itu, Sean pun tergeletak tak berdaya dan menghembuskan nafas terakhir nya di jalanan sepi itu
Tak jauh dari tempat itu, muncul dua orang yang berjalan ke arah Sean dan Ruby
" Seperti nya, kita terlambat." Ucap seseorang itu yang ternyata adalah Lynn
" Kita kuburkan mereka." Ucap Xynn sembari berjalan ke arah Sean dan Ruby
" Jangan dulu Xynn, kita cek dulu mereka meninggal atau belum, siapa tau mereka masih hidup." Ucap Lynn
" Oke, aku cek dulu." Xynn sembari mengecek detak jantung Sean dan Ruby
" Seperti nya pria ini sudah meninggal, namun perempuan ini hanya pingsan." Ucap Xynn
" Seperti nya, mereka adik kakak, kasihan sekali perempuan itu harus kehilangan kakak nya." Ucap Lynn di sertai air mata yang jatuh karena teringat adik kesayangannya yang sudah meninggal
" Sabar Lynn, tuhan sedang menguji kita." Ucap Xynn sembari memeluk Lynn yang sudah tau bagaimana kejadian yang menimpa Lynn yang sudah ia anggap adik nya sendiri
Lynn mengangguk sembari mengusap air mata nya
Mereka pun mengubur mayat Sean dan tak lupa memberikan doa supaya Sean di
Ruby tersadar dari pingsan nya dan mencari keberadaan kakak nya
" Kakak." Ucap Ruby ketakutan karena melihat dua orang yang berjalan ke arah nya
Lynn langsung memeluk Ruby yang ketakutan karena melihat mereka berdua
Nyaman
Itu lah yang ada pikiran Ruby saat dia di peluk oleh Lynn
" Kakak siapa?, Dimana kakak ku?" Tanya Ruby yang sudah tidak ketakutan lagi
" kakak mu..., Sudah meninggal." Lirih Lynn sembari memeluk Ruby
" Tidak..., Tidak mungkin!!!, Kakak ku pasti masih hidup!!, dia tadi menggendong ku!!" Teriak Ruby tidak percaya jika kakak yang sangat dia sayangi meninggal
" kakak mu sudah tenang di alam sana." Ucap Xynn
Ruby hanya menangis, dia sekarang sudah tidak memiliki keluarga lagi
" Masih ada kakak disini, kakak akan menjaga mu. " Ucap Lynn sembari menghapus air mata Ruby
Ruby hanya mengangguk dengan tatapan kosong
" Nama mu siapa? " Tanya Lynn
" Ruby. " Jawab Ruby yang masih sedih
" Bagaimana cerita nya kamu bisa berada disini bersama kakak mu? " Tanya Xynn kepo
Ruby lalu bercerita panjang lebar luas kali tinggi
Flashback
Dua anak kecil di temukan oleh seorang pria dewasa dan juga tampan di pinggiran jalanan sepi di perbatasan kota
" Anak siapa ini?, Kenapa bisa ada disini." Ucap pria tampan itu
Pria itu lalu membawa mereka menuju rumah nya
Sesampainya di rumah, dia mencari istri kesayangan nya yang sangat ia rindukan
" Sayang, kemana kamu??" Ucap pria itu sembari mencari cari kemana istri nya
" Iya ada apa sayang." Entah dari mana tiba tiba muncul di depan pria itu
" Huh kamu mengagetkan ku saja. " Ucap pria itu kaget
" Hehehehe, eh mas, anak siapa itu?" Tanya istri nya yang bernama Alice
" Ini tadi mas nemu di gang kecil dekat taman." Ucap pria yang bernama William
" Yaampun, kasihan banget." Ucap Alice sembari memeluk dua bocah yang masih kecil itu
Pasutri itu pun memutuskan untuk merawat dua bocah yang terpaut 2 tahun itu dengan penuh kasih sayang dan memberi nama mereka
Sean & Ruby
*****
13 tahun setelah itu
Sean berulang tahun yang ke 17
Dan Ruby berulang tahun yang ke 15
Namun di ulang tahun mereka, mereka malah di serang makhluk aneh dengan darah di seluruh tubuh mereka, William dan Alice mengorbankan diri mereka untuk menyelamatkan dua bocah yang sudah mereka rawat dari kecil
Flashback off
" Hmm, Ruby mau ikut kakak?, Kita hancurkan semua zombie supaya tidak ada korban lagi yang seperti mu." Ajak Lynn
" Mau kak. " Ucap Ruby disertai anggukan kepala tanda Ruby menyutujui
Lynn menggendong Ruby yang masih tidak bisa jalan karena tidak mempunyai tenaga
Di dalam perjalanan
" Ruby lapar ya?, Ini ambil coklat kakak." Ucap Lynn sembari mengambil coklat nya lalu memberikan nya ke Ruby
" Makasih kak." Ucap Ruby semangat saat dikasih coklat kesukaan nya dan langsung memakan nya
" Sama sama." Ucap Lynn senang saat Ruby sudah tidak sedih lagi