
sudah beberapa minggu sejak terakhir kali amayra dan niko bertemu mereka tidak lagi bertemu karena niko harus sibuk mengerjakan berkas berkas menumpuk yang ada di meja kerjanya, sesekali ia juga mengirim pesan atau sengaja menelfon amayra untuk berkabar, kadang kala juga iya melakukan video call dengan amayra mereka tetap bisa berbincang meski mata niko selalu mengarah ke laptopnya tapi sesekali juga ia melirik ke arah ponselnya yang ada amayra di sana yang tengah memandanginya.
kadang juga amayra menggerutu karna niko selalu menelfonnya tapi terus saja sibuk ia bosan karna hanya diminta diam dan memandangi niko lewat ponsel saja.
dan begitulah mereka melewati hari hari yang panjang setiap hari
berbeda dengan hari ini amayra tidak sibuk menelfon dengan niko karna hari ini ia akan melakukan intervieu di salah satu perusahaan besar di kotanya yaitu "Fernandes group" yah itu perusahaan milik keluarga niko awalnya amayra berencana untuk mencari pekerjaan diperusahaan yang biasa saja namun niko bersikeras ia ingin amayra meamar di perusahaannya saja supaya ia bisa terus bersama amayra sepanjang hari
Ferndes group
Amayra mulai berjalan masuk ke sebuah gedung tinggi pencakar langit ia kemudian berjalan ke meja resepsionis
"mbak saya amayra saya mau intervieu hari ini, ruang intervieu nya dimana yah?" tanya amayra.
"hmm apa ini gadis yang dibicarakan tuan nikolas yah? hmm dari namanya sudah benar mungkin memang dia" gumam sang resepsioins.
"ah silahkan naik lif di sebelah sana mbak dan naik saja ke lantai 40"
"oh ok makasih yah mbak" sambil berjalan menuju lif.
setelah amayra menjauh sang resepsionis mulaimenekan panggilan "tuan,nona amayra sudah menuju ruangan anda" lapor sang resepsionis
niko hanya tersenyum dan merapikan baju kemudian berlari kedepan pintu untuk menunggu gadis pujaan hatinya.
amayra kemudian menekan angka 40 yaitu lantai teratas di gedung itu, setelah sampai diatas ia heran karna ruangan yang ada di depannya adalah ruang presdir dan sudah ada niko yang berdiru didepan pintu menunggunya.
"morning baby" sapa niko dengan senyum yang mengembang
"eh morning to niko, eh tuan nikolas" balas amayra
"hais apa apaan kayak gitu ayolah kasih aku nama panggilan jangan terlalu formal" rajuk niko sambil memanyunkan bibirnya
"astagaa hahaha gemesin banget ekspresinya jadi pen bawa pulang wkwkw"
"hais baiklah ayo masuk" ajak niko
"kemana?"
"yah ke ruangan kita lah!"
"hah? ruangan apanya aku aja baru mau intervieu kok"
"gada intervieu kamu langsung kerja aja, kamu jadi sekertaris pribadi aku okay"
"hah? tuan nikolas yang terhormat mana bisa gitu itu namanya gak adil dong masa saya masuk tampa di intervieu dulu"
"bisalah kan aku bosnya wlekkk" ledek niko
amayra pun hanya bisa pasrah dan ikut masuk kedalam ruangan niko ekh ruangan mereka maksudnya.
amayra terpesona dengan apa yang ia liat ruangan itu sangat luas dengan satu kamar tidur di dalamnya dan kirsi kebesaran niko yang terlihat sangat elegan, disamping meja niko terdaat satu meja lagi dan amayra lah yang akan mendudukinya,
niko pun mulai menjelaskan segala hal yang harus dikerjakan amayra dan apa saja yang boleh dan tidak boleh ia lakukan dan kemudian mereka mulai sibuk dengan pekerjaan masing masing yah saat bekerja niko memang sangat serius
"omg dia lagi serius gitu ganteng banget>< sorot matanya tajem banget tanganya juga lincah huah keren banget damagenya gak ngotak banget"
batin amayra sambil bertopang dagu menatap ke arah niko
happy reading yah guys
maaf kalo masih ada salah kata
jangan lupa like dan komennya yah 🌻🌻