Its Mine

Its Mine
episode 14



"PLAKK!!!"


Suara tamparan terdengar begitu menggema dari ruang tamu, wajah papa Indra memerah karena amarah, bagaimana tidak pagi pagi buta sudah geger beredar berita tidak senonoh tentang putri bungsu nya membuatnya naik pitam dan tidak segan mendaratkan tamparan yang begitu keras kepada putrinya itu


semua pelayan yang menyaksikan hal tersebut terdiam dan segera berlari meninggal kan ruangan tersebut karena tahu mereka tak seharusnya ada disana


Clarissa yang mendapat tamparan dari sang ayah hingga tersungkur kelantai meringis kesakitan sambil memegangi pipinya, seketika tangis Helena pecah melihat putrinya dan menghambur memeluk putrinya


"papa apa apaan sih hah kasian Clarissa kamu tega banget sih sama anak sendiri sadar pah sadar "


"diam kamu Helena !! sini biar aku ajari anak kurang ajar ini selama ini kamu terlalu lembek mengajari dia lihat apa yang sudah dia lakukan!! dia membuatku malu!!!" kata papa indra sambil menarik tangan Clarissa yang terus di halangi oleh Helena


Tangis Clarissa pun mulai pecah ia tak tahu jika papanya bisa sampai semarah ini tubuhnya gemetar dan ketakutan


"sial ini semua gara gara amayra sialll awas aja tunggu pembalasan ku"


amayra yang menyaksikan hal tersebut memuntuskam untuk diam saja dan menikmati pertunjukan tersebut


"hiks maa tolongin aku ma aku gak salah, pah dengerin penjelasan aku dulu pah ini bukan salah aku ini salah amayra ! gara gara dia hiks"


"Plakkk!!"


tamparan kedua mendarat tepat di pipi kanan Clarissa Helena kembali memeluk Clarissa dan mencoba membawanya menjauh dari papa Indra


"Kurang ajar kamu sudah salah masih mau menyalahkan kakakmu? kamu yang berbuat tapi tidak berani mengakui dasar kurang ajar!!!"


"lihat ini hasil didikan mu!!! bawa dia pergi aku GK mau liat muka dia lagi mau di taruh dimana mukaku ini hah!!!"


Helena mencoba menghibur dan menenangkan putrinya hatinya terasa perih mihat putrinya menangis ia tak terima dan bertekat akan membalas semua perbuatan suaminya


Helena mulai mengopres kedua pipi putrinya yang sudah membengkak akibat ulah suaminya


"maa ini semua gara gara amayra hiks dia yang udah gagalin semua rencana ku! dia yang udah jebak aku hiks! aku mau balas dendam mah mamah harus bantu aku aku gak terima atas semua ini mah mau di tarus dimana mukaku semua beritanya udah menyebar luas hiks"


"Iyah sayang kita cari waktu yang tepat yah kamu tenangin diri dulu yah sayang" bujuk Helena


tak lama setelah itu Clarissa pun tertidur dalam pelukan mamahnya


diruang tamu Indra mendudukkan tubuhnya dengan kasar di sofa, Amayra datang menghampiri dan mencoba menghibur papanya


"papah yang sabar yah aku tau ini berat aku juga GK tau harus gimana pa, aku tau adik salah tapi mungkin papa terlalu keras sama dia"


"gimana papa gak emosi gara gara dia banyak client kita yang membatalkan kontrak kerja sama nya bisa rugi besar kita arggh ini semua gara gara mamamu yang salah mendidik bodoh sekali!!"


Amayra juga merasa bersalah akibat perbuatannya papanya juga kena imbasnya ia berfikir keras bagaimana agar dapat memulihkan keadaan perusahaan


"pah nanti aku coba omongin ke Niko yah mana tau perusahaan kita Sama perusahaan Niko bisa menjalin kerja sama biar bisa menutupi kerugian papa" ucap Amayra sambil menggenggam tangan papanya


"kamu serius nak? apa kamu beneran bisa bantu? papa harap kamu bisa papa andalkan kam satu satunya harapan papah sayang " ucap Niko sembari mengelus lembut kepala putrinya


"Iyah pah nanti aku usahakan yah, yaudah papa istirahat aja dulu tenangin pikirannya yah pah"


kemudian Niko pun kembali kekamarnya dan beristirahat