
tepat pukul 6 dini hari amayra sudah terbangun kemudian mengenakan pakaian nya kembali. Ia mengguncangkan tubuh kekar Niko agar lekas terbangun dari tidurnya
"bangunnn heiii dasar kucing pemalas cepat bangun atau kita akan melewatkan tontonan yang bagus hari ini!!" omel amyra
"huaaa huff apaan sih baby I'm still sleepy please let me sleep right now okay" jawab Niko setengah sadar
"no!!! kamu harus bangun sekarang ayo buruannn" sambil menarik Niko agar terduduk di ranjang
dengan mata yang berat Niko mulai mengerjabkan matanya untuk menghilangkan rasa ngantuk nya
"why baby? kenapa kamu bangunin aku sepagi ini,, but wait kenapa kita berdua bisa sekamar apa jangan jangan semalem kitaa,,," Niko mulai tersenyum dan membayangkan hal hal yang indah
"plakk" amayra menggetok kepala Niko
"Aduhhh"
"Dasar mesum sana cepat bangun aku ada kejutan buat kamu buruann"
"tapi jelasin dulu semalem kita nganu kan?" tanya Niko jahil
"udah ah nanti aja aku jelasin sana cuci muka dulu aku tunggu di luar okay? muah" kata amyra sambil mencium pipi Niko sekilas lalu berlari keluar kamar dengan malu malu
Niko hanya tersenyum dengan bahagia sambil bergegas untuk merapikan dirinya dia merasa bahagia Karna dapat menghabiskan melam untuk kedua kalinya bersama gadis pujaan nya tapi sialnya iya malah tak mengingat apapun
10 menit kemudian Niko pun membuka pintu dan amayra menggandeng tangannya menuju kamar dimana Clarissa berada
"ngapain kita kekamar orang?" tanya Niko
"kamu GK inget yah? andai aku GK nyelamatin kamu semalem pasti sekarang kamu masih di dalem sana tidur sama adik tiri kesayangan ku lagian kamu bego banget udah di bilang pura pura minum aja malah di minum sampe habis" omel amayra
"hah? masa sih? maksud kamu adik kamu itu mau jebak aku? parah sih belum tau aja dia siapa aku awas aja liat gimana aku bales dia" ucap Niko sambil mengepalkan tangannya
"udah kamu tenang aja aku udah susun rencananya serapih mungkin kok kamu tinggal tunggu dan liat aja" ucap amayra dengan senyum jahatnya yang terlihat keren Dimata Niko
"I trust you baby!"
_________
"hoaaamm huff akhirnya pagi ini tiba, it's show time kak Niko!" ucap Clarissa
baru saja Clarissa ingin memulai akting untuk berpura pura menjadi korban dan meminta pertanggung jawaban dari Niko ia justru terbelalak melihat wajah pria didepannya
bukan Niko tapi pria asing yang tak pernah ia lihat sebelumnya!
"aaaaaa " teriak Clarissa
"aduhhh berisik banget sih dasar cewek rese" ucap pria tersebut dengan kesal
"Hallah gak usah drama deh gausah sok merasa jadi korban, semalem juga Lo nikmatin kan lagipula udah GK perawan juga kok " ejek pria tersebut yang bernama Rio yang merupakan salah satu tamu undangan yang sempat hadir tadi malam
kemudian Rio berjalan dengan satai menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
"aaa sial " umpat Clarissa dia segera mencari pakaiannya dan berniat untuk segera pergi
belum juga Clarissa selesai mengenakan pakaiannya pintu kamar sudah di dobrak oleh rombongan reporter yang seketika langsung menyoroti dirinya yang masih terbungkus selimut tebal Tampa busana
tak lupa pula para reporter mengambil gamabar baju pria dan wanita yang berserakan di lantai
Clarissa terus menyembunyikan wajahnya di dalam selimut dan enggan menjawab pertanyaan para reporter
"Anda ini nona Clarissa Atmajaya kan? putri kedua dari keluarga Atmajaya bukan?" tanya seorang reporter
"apa yang kau lakukan disini nona apa kau baru saja menghabiskan malam bersama pacarmu?"
"hei dimana pacar anda nona apa dia dikamar mandi?"
"hei lihat putri keluarga terpandang tertangkap basah di kamar hotel bersama pria malukan sekali"
karena tersulut emosi mendengar semua cercaan dari para reporter Clarissa pun mulai angkat bicara
"pergi kalian dasar orang orang sialan aku akan menuntut kalian Karna telah menerobos ke kamar ku!!" ancam Clarissa
belum sempat menjawab tiba tiba amayra bersama dengan Niko datang dan menghambur memeluk amayra yang masih bersembunyi di dalam selimut
"tolong tolong jangan ada yang mengambil gambar, saya mohon saya tau adik saya ini perempuan baik baik ini semua pasti hanya salah paham" bela amayra dengan wajah yang terlihat sendu
"lihat betapa baik harinya nona besar ini dia masih membela adiknya yang sudah jelas berbuat salah" bisik orang dalam kerumunan
"nona kau tidak perlu membela adikmu dia memang bersalah nona harusnya kau menamparnya Karna sudah mencoreng wajah keluarga anda" ucape seorang wanita yang ikut bergabung dalam kerumunan tersebut
"Iyah saya tau tapi saya mohon tolong jangan sebarkan berita ini dan saya akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan saya harap kalian dapat mengerti" ucap amayra
banyak yang bersimpati dan kagum atas sikap bijak dan kepedulian amayra kepada adiknya yang sudah jelas salah tersebut
"heh my baby girl your so amazing hahaha sayang banget kalo GK jadi artis" benak niko
lain halnya dengan Clarissa yang terus mengumpat dalam hati Karna ia sudah bisa menebak bahwa semua ini adalah ulah dari amayra dan Niko
~chuu
sementara itu Rio yang masih duduk dikamar mandi menunggu waktu yang tepat untuk keluar merasa jengkel karna sudah lebih dari setengah jam ia didalam sana
"Anjir itu wartawan lama banget perginya gatau apa gua pengap disini!!"