Its Mine

Its Mine
episode 5



"heh takutnya sih kalian yang mencuri habisnya kalian suka sekali mencuri barangku aku jadi takut kalau kalau kalian juga berani mencuri di mall ini hmm" balas amayra dengan nada mengejek dan senyum sinis nya


dara clarissa dan ibunya berdesir mendengar perkataan amayra dan sedikit kaget karna kali ini amayra melawan biasanya dia hanya akan diam saja meski di hina


"Jaga mulutmu jalang!!!" teriak ibu clarissa


"heh disini kenapa bisa ada jalang yang berteriak jalang sih cih memalukan" ejek amayra


"kak jaga mulutmu!! kau lah jalangnya kau sudah tidur dengan seorang presdir tuang yang sudah memiliki istri dan cucu agar bisa berbelanja di sini iyah kann!!" ucap clarissa dengan nada tinggi agar amayra malu ia mengatakan itu karna memang ia telah mengantarkan kakaknya itu ke ranjang seorang presdir tua tapi ia tidak tahu bahwa yang tidur dengan kakaknya bukan si bndot tua melainkan dengan pria muda yang tampan dan perkasa


plakk..


"heh adikntersayang jaga mulutmu yah apa kakak juga harus mengajari mu cara berbicara yng baik?" ucap amayra dengan senyum yang menakutkan


clarissa membeku dengan tamparan amayra baru kali ini amayra berani memukulnya


matanya memerah dan pipinya juga merah dan terdapat cetakan tangan indah amayra disana


"yang kau bilang itu benar adik kecil" ucap niko yang membenarkan ucapan clarissa sambippl berjalan ke arah amayra


claeissa teresona dengan ketampanan niko yang tubuhnya tinggi dengan postur tubuh yang bagus mata coklat dan hidubg yang mancung


"heh kau dengar kak bahkan orang itu juga tau kau itu orang yang seperti apa"ucap clarissa


baru saja amayra ingin bicara tiba tiba niko angkat suara lagi


"hey aku hanya bilang benar kan tidak bilang semuanya benar, memang benar kakak mu tidur demgan seorang presdir tapi presdirnya tidak tua tapi sangat tampan dan gagah perkasa dan masih lajang lho belum menikah dan banyak uang" jelas niko


"cih membanggakan diri sendiri yah bund "


batin amayra


"mana mungkin?? jelas jelas dia tidur dengan tuan santos!"


orang orang yang menyaksikan itu mulai berbisik " wah kejam sekali dia, apa orang seperti itu pantas di sebut adik? heh menjijikan"


"clarissa ayo kita pulang " ibu clarissa sambil menarik tangan clarissa


mereka hanya bisa pergi dengan kesal karna malu


"hahah puas sekali aku melihat mereka malu" ucap amayra tersenyum puas


"ah kau makin menggemaskan jika tertawa seperti ini baby heheh"


"eh iya tadi kau dari mana saja?"tanya amayra


"oh aku dari toko depan, aku ada sesuatu untukmu, ini.." sambil menyodorkan sebuah kotak berwarna merah


"apa itu ?"


"hais kemarikan saja tanganmu"


saat dibuka, amayra kaget dengan apa yang di berikan niko yaitu cincin berlian yang sangat indah dan mahal tentunya


matanya terbelalak


"hei matamu sudah mau keluar itu " sambil menyentil jidat amayra


"haiss ini pasti mahal kau dapat uang dari mana bisa membelinya ?" tanya amayra


"apa tadi kau tidak dengar bahwa kau tidur dengan seorang presdir? dasar bodoh "menyentil jidat amayra lagi


"haduh sakittt kupikir kau hanya ingin mempermalukan mereka saja" smbil memegang jidatnya takut di sentil lagi.