Its Mine

Its Mine
bab 3



Niko kemudian mengantar amayra pulang, sesampainya di depan rumah amayra langsung turun


"kabari aku jika sudah sampai" ucap amayra yang berdiri di depan niko


Yah mereka sudah bertukar nomor telfon sebelumnya


" baiklah sayang"


Amayra yang mendengar panggilan sayang dari niko tersipu malu


"arggh pergi sana dasar cabul"


Niko yang melihat ekspresi amayra yang sangat menggemaskan membuatnya tertawa kecil akhirnya ia berlalu pergi


Setelah di depan pintu amayra mulai merubah mimik mukanya yang tadinya bersemu menjadi dingin dan penuh amarah, yah bagaimana tidak kepercayaan yang ia taruh kepada adiknya sudah hancur lebur dan karna perbuatan adiknya dia harus tidur dengan pria yang tidak di kenal tapi untung nya pria itu adalah niko bukan bandot tua yang di rencanakan adiknya.


Amayra mulai masuk ke dalam rumah tanpa mengetuk pintu, ayah dan ibu tiri serta clarissa juga ada di sana kaget melihat amayra tidak seperti biasanya


"hah apa kau menikmati nya kak" benak clarissa


"ah kak dari mana saja kau? semalam ayah sibuk mencarimu kemana mana" tanya clarissa pura pura tidak tahu


"heh menjijikan" gumam amayra


"ck dasar anak tidak tahu malu sudah bermalam di luar masih berani menghina adikmu? Siapa yang tau apa yang sudah kau lakukan semalam, di mana dan dengan siapa kau semalam" ucap ibu helena ibu tiri amayra dengan sini


Sedangkan antonio ayah kandung amayra hanya diam dan menatap tajam pada putrinya itu dan menunggu penjelasan dari amayra


"ayah,,, jika aku bilang adik sengaja menjebak ku apa kau akan percaya?" tanya amayra kepada ayahnya dengan tatapan yang tak bisa di artikan


"kak apa maksudmu hiks hiks" teriak clarissa pura pura sedih dan berlari memeluk helena


"Beraninya kau menuduh putriku!!! " pekik helena


"apa maksudmu? Bagaimana mungkin adikmu melakukan itu bukankah selama ini kalian baik baik saja?" ucap antonio


"tapi ayah... "


"cih sudahlah mau di jelaskan bagaimanapun kalian tidak akan percaya padaku kan" ucap amayra lirih dan mulai berjalan menaiki anak tangga untuk kembali ke kamarnya


Sedangkan ibu dan anak itu tersenyum simpul dan puas dengan hasil kerja mereka


-------


Beberapa hari kemudian amayra mendapat pesan dari niko yang meminta untuk bertemu di sebuah restoran


Amayra sudah menunggu di sana dengan anggun mengenakan dress biru laut ber renda yang cocok dengan kulit putihnya dengan rambut terurai yang sedikit bergelombang


"dimana pria ini menjengkelkan sekali sudah hampir satu jam aku menunggu -_-" gerutu amayra


Selang beberapa menit terdengar langkah kaki dari belakang amayra dan langsung mencium pipinya


"muah halo baby!! Sudah lama yah? Maaf tadi di jalan sangat macet" jelas niko


"haih alasan-_- kau tau aku sudah hampir satu jam menunggumu di sini" omel amayra sambil memanyunkan bibirnya


"arrgh kau tampak sangat menggoda sat sedang marah baby heheh sorry baby aku janji ini tidak akan ter ulang lagi" jawab niko sumeringah sambil mencubit pipi amayra


"dasar pria mesum!!" celetuk amayra


"hahah bagaimana lagi kau benar benar menggemaskan baby" ucap niko tertawa lepas


bebeapa saat kemudian mereka akhirnya memesan beberapa makanan dan minuman, sambil menunggu pesanan mereka datang mereka lanjut berbincang bincang


"baby bagaimana kabarmu belakamgan ini?" tanya niko


"hah begitulah,,, aku sangat muak tinggal dirumah karena setiap hari harus melihat sandiwara licik adik dan ibu tiriku, mereka selalu memojokkanku didepan ayahku arrghh rasanya sangat ingin memukuli mereka" jelas amayra dengan kesal


"sabarlah sayang, apa yang kau ingin aku lakukan untukmu?"


amayra berpikir beberapa cara untuk membalas perbuatan adik dan ibu tirinya


"ah aku ada ide!!! " seru amayra dengan mata berbinar.