INDIGO!!!

INDIGO!!!
EPISODE 6 (Menolong Steven)



pagi yang cerah..hari ini Amelia akan menolong Steven. ketika Amelia mandi ada aroma makanan yang sangat enak siapakah yang memasak seenak ini, setelah Amelia mandi ia melihat ke meja disana ada sup ayam dan jus wortel.


"hmmm.. haromanya enak banget ini loh yang bikin Steven?? " ucap Amelia.


"ya gue yang buat untuk loh. pergilah berpakaian dulu baru loh duduk dan makan" ucap Steven menghadap kejendela dan melihat keluar jendela.


"oh iyya maaf gue lupa berpakaian karna mencium aroma enak ini" ucap Amelia langsung ke lemari ganti.


setelah berpakaian Amelia langsung makan makanan yang di buat oleh Steven.


"emm enak banget, loh dapet resep makanan enak ini dari mana? " ucap Amelia.


"emm.. dulu gue sempet jadi koki di restoran dulu" ucap Steven.


"cepet makannya abis ini pergi ke rumah sakit tolongin gue" ucap Steven.


"sabar sahabat gue aja belom nyampe kesini" ucap Amelia.


"dia di depan pintu bentar lagi juga ngetok-ngetok" ucap Steven.


setelah Steven berbicara begitu tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.


Tokk.. tok... tok.. (suara ketuk pintu).


"benerkan gue cepet bukain pintu kita langsung berangkat aja" ucap Steven.


"oke ayo kita pergi" ucap Amelia sambil membuka pintu.


"hy Amelia pagi" ucap Yoga sambil senyum.


"pagi juga, loh sehat kan yog? " tanya Amelia.


"sehat lah " ucap Yoga.


"baguslah kalo loh sehat, yuk kerumah sakit cepet" ucap Amelia.


merekapun masuk mobil dan pergi ker rumah sakit, diperjalanan menuju rumah sakit Steven merasa badannya tidak enak tidak banyak waktu lagi baginya untuk hidup.


"Mel cepet Mel bawa gue kerumah sakit gue rasa ga banyak waktu lagi dehh Mel tolong selamatin hidup gue" ucap Steven meneteskan air mata.


"apa!! oke oke, yog loh bisa ngebut nggk kita ga punya banyak waktu lagi" ucap Amelia.


beberapa menit kemudian mereka pun sampai di rumah sakit...


"Steven kamar loh di sebelah mana? " tanya Amelia sambil berlari-lari.


"ikutin gue aja" ucap Steven.


merekapun berlari menuju kamar Steven, disaat sampai di kamar Steven, Amelia melihat bayangan kematian itu di dekat tubuh Steven.


"apa!! bayangan itu udah ada di deket tubuhnya Steven. cepet Steven loh pasti bisa balik di tubuh loh lagi" ucap Amelia.


"oke doain Mel" ucap Steven dan terus mencoba masuk ketubuhnya lagi.


Amelia dan sahabat nya merasa tegang sekali melihat keadaan Steven mereka berharap bisa melihat Steven sadar.


para dokter yang sedang berjuang di dalam tidak bisa menyelamatkan Steven dan akhirnya ia meninggal, Amelia sangat sedih ia berharap Steven bisa hidup dan bergabung bersama mereka namun arwahnya tidak masuk kedalam tubuhnya, disaat dokter keluar merekapun sangat sedih. Amelia yang teringat oleh Steven dari ia mengagetkan Amelia saat pertama masuk ke apartemen, dan merapikan semua pakaiannya, yang bercerita tentang kehidupannya kepada Amelia, ia juga yang mengucapkan selamat malam kepada Amelia sebelum tidur dan membuatkan sarapan untuknya.Amelia sangat sedih dan menangis, tiba-tiba Amelia melihat roh Steven tiba-tiba bisa masuk ke tubuhnya setelah melihat itu Amelia pun langsung pergi masuk ke kamar Steven dan melihat keadaannya, tangan Steven bergerak dan mulai membuka matanya.


Amelia sangat senang melihatnya dan memeluk Steven yang sedang berbaring di ranjang rumah sakit. Yoga dan Linda pun ikut senang melihat Steven sudah sadar.


"aww sakit" ucap Steven.


"ahh.. maaf gue terlalu senang karna loh bisa hidup lagi gue kira loh bakalan ninggalin kita" ucap Amelia.


walaupun Amelia baru berkenalan dengan Steven tetapi ia merasa sudah lama mengenalnya karna prilaku Steven kepada Amelia itu seperti hubungan adik dan kakak.


"btw gue boleh ikut bareng geng kalian kan? " ucap Steven.


"boleh dong" ucap mereka bersamaan.


"horee sekarang gue punya temen cowo dong Jadi gue ga jadi cowo sendiri deh" ucap yoga.


"alah jenis kelamin loh doang cowok tapi tingkah laku loh itu kayak cewe" ucap Linda.


"hahahaha" merekapun tertawa bersama.


mulai saat itulah mereka ber-empat menjadi sahabat yang tak akan pernah terpisahkan..



(kondisi Steven saat sadar)..