INDIGO!!!

INDIGO!!!
EPISODE 3



ketika Amelia memegang bayangan hitam di belakang Desi ia melihat, Desi sedang mencari Angga (pacar Desi) di kelasnya namun ia tidak ada disana saat Desi ingin turun di tangga ada seorang wanita bersama dengan Angga mereka terlihat mesra dan Desi ngumpat di balik tembok di dekat tangga ia melihat Angga dan wanita itu sedang berpelukan dan yoga mencium kening wanita itu dan wanita itu pergi ke kelasnya dan yoga pun pergi kekelasnya ketika yoga berjalan ia bertemu dengan Desi yang lagi berjongkok dan Menangis,, Angga coba bertanya kepada Desi.


"kamu kenapa sayang? " tanya Angga.


"kau mempunyai hubungan apa dengan wanita yang di tangga tadi? " ucap Desi.


disana ia pun bertengkar mereka putus dan Desi sangat marah dan putus asa ia naik ke pagar dan lompat dari sana. Angga berbalik dan melihat Desi terjatuh dan berlari ke bawah.


***


selesai bercerita kepada Linda bel masuk pun berbunyi..


kring.. kring.. kring.. (bel masuk**)


disaat mereka ingin masuk kelas tiba-tiba ada orang jatuh tepat di depan Amelia dan hampir mengenai Amelia, untung ia di dorong oleh Yoga. Amelia melihat orang yang jatuh itu dan ternyata itu ada Desi. rok Amelia terkena noda darah dari kepala Desi, Amelia kaget dan menutup mulutnya itu dengan tangan dan menangis, semua orang berkumpul disana.


"Ya Tuhan.. ini beneran terjadi" ucap Linda dan Yoga bersama.


"aku sudah bilang kepadanya untuk tidak ke lantai 3 tapi dia tidak mendengar kan aku sekarang bagaimana" ucap Amelia sambil menangis.


Ambulans pun datang dan mengangkat mayat Desi. Linda dan Yoga pun membawa Amelia ke kelas, disaat pergi ke kelas Amelia melihat roh Desi di lantai 3 ia melihat wajahnya penuh rasa benci.


Saat sampai di kelas bu guru pun masuk dan memberi tahu murid-murid nya untuk pulang lebih awal karena kejadian Desi tadi.. Dan mereka pun pulang dan mengantar Amelia pulang.


di perjalanan menuju kerumah Amelia, Linda mengobrol dengan Amelia.


"Mel, loh tinggal bersama siapa di rumah? " tanya Linda.


"emm.. aku tinggal sendirian" ucap Amelia.


"Mereka semua udah meninggal sejak gue umur 9 tahun" ucap Amelia sedih.


"oh, maaf ya Mel gua bikin loh inget masa lalu"ucap Linda.


"ga papa kok Lin" ucap Amelia sambil tersenyum.


"ehh yoga loh dari tadi diem aja kenapa mulut loh di lem haha" ucap Linda menertawakan yoga.


"emm.. gue takut Lin" ucap yoga.


"yarin nanti Desi datengin loh" ucap Linda sambil menakuti yoga.


"kenapa Desi datengin gue kan gue ga salah apa-apa" ucap yoga yang percaya dengan omongan Linda.


"jelas-jelas loh salah kan Desi pernah ngungkapin perasaannya ke loh ehh malah loh tolak mungkin dia putus asa gara-gara loh nolak dia, hayoo di datengin loh yog." ucap Linda semakin menakut-nakuti yoga.


"apansih itu kan udah lama banget kenapa dia putus asanya baru sekarang" ucap Yoga semakin takut.


"ehhh yoga i... itu di samping loh ada roh nya Desi" ucap Amelia ikutan menakuti yoga.


"ma.. mana ampun des maafin gue udah nolak loh tapi gue emang ga mao pacaran dulu, maafin gue ya.. des" ucap Yoga sambil berlutut dan memohon menghadap kesamping.


"hahahahaha... " Amelia dan Linda tertawa melihat kelakuan Yoga yang sangat percaya omongan mereka..


Setiap ada kejadian seperti itu mereka selalu mengerjai yoga dan tertawa lepas melihat tingkah laku yoga..


sampai mereka lulus sekolah sifat Linda dan yoga tidak pernah berubah dan mereka menjadi sahabat sampai sekarang menghadapi semua kejadian yang Amelia lihat.