
"nama gue Melani, gadis cantik dan juga sexy yang memikat semua para cowo termasuk loh" ucap melani.
"buset nama loh panjang juga ya, BTW loh ngapain disini? " ucap yoga.
"emm gue lagi ngeliat dokter ganteng yang ada di dalem, loh mau liat? " ucap melani dan menyuruh yoga melihat ke sebuah ruangan, saat ia melihat ke dalam ruangan di sana hanya ada dokter wanita yang sedang duduk dan menulis.
"ganteng dari mana sih, orang itu cewe" ucap yoga, tiba-tiba cewe itu pun menghilang dan yoga pun berteriak dan masuk ke dalam ruangan dokter wanita itu.
ketika ia masuk keruangan itu, dokter wanita itu sedang mengganti pakaiannya dan yoga pun meminta maaf dan langsung keluar namun dokter itu melarang yoga untuk keluar, dan menyuruhnya duduk di kursi. dokter itu pun duduk di pangkuan yoga dan menggoda yoga untuk melakukan hal yang belum pernah ia lakukan.
"hy boy, kamu ganteng banget sih" ucap dokter itu.
"hehe makasih, dokter bisa gak jangan duduk di pangkuan gue? berat nih" ucap yoga, dokter itu pun membuka bajunya, yoga tidak bisa tahan melihat ia membuka bajunya dan ia mendorong dokter itu hingga terjatuh.
"cuihh, baru tau ada cewe kayak loh, murahan banget sih loh" ucap yoga.
"ayo puasin aku malem ini, nggak ada yang ngeliat kok" ucap dokter itu mendekati yoga, dan mendorong nya ke lantai hingga terjatuh dan menduduki badannya, wanita itu pun mulai merabah tubuh bagian bawah dari yoga sehingga membuat yoga kesal dan menamparnya.
"dasar cewe murahan, gue cowo bae-bae dan nggak akan tergoda sama cewe yang murahan kayak loh, nggak ada akhlak banget sih loh jadi cewe" ucap yoga, wanita itu pun memeluk yoga dan menggigit lehernya hingga berdarah, yoga pun mencoba melepaskan gigitan wanita itu, setelah lepas yoga pun melihat wajah wanita itu dan membuatnya kaget ternyata wanita itu bukanlah wanita melainkan hantu yang bergigi taring, ia pun langsung keluar dan berlari mencari kamar Amelia,
setelah lama berlari ia pun menemukan kamar Amelia, ia langsung masuk, Steven dan Linda bingung melihat yoga.
"luh kenapa yog? kekamar mandi kok ampe ngos-ngosan begitu?? " tanya Steven.
"leher loh kenapa kok berdarah? " ucap Linda.
Amelia pun mendengar suara mereka yang sedang berbicara dan membuat nya terbangun, dan ikut mendengar kan cerita oleh yoga.
" bentar kasih gue minum dulu ntar baru gue cerita in"ucap yoga, Linda pun memberikan air kepada yoga, setelah minum ia pun langsung menceritakan kejadian yang ia alami tadi kepada mereka, Amelia pun semakin yakin kalau tempat ini bukanlah rumah sakit biasa ia harus pergi dari sini.
"tuh kan, Steven ayo pulang gua takut" ucap Amelia.
"oke-oke sekarang kayaknya kita harus beneran pergi dari sini, siapin barang-barang kalian kita pergi sekarang" ucap Steven.
mereka pun mengemasi barang mereka dan pergi dari kamar itu, ketika ia pergi di rumah sakit itu semakin ramai orang aneh, yoga pun bertemu dengan melani gadis cantik dan sexy yang memikat semua para cowok termasuk yoga.
"ehh tunggu dulu deh, itu kan Melani gadis cantik dan sexy yang memikat semua para cowo termasuk gue" ucap yoga.
"apa kata loh?? loh terpikat sama gadis kaya gitu, keluar dari rumah sakit ini ga usah deket-deket gue" ucap Linda yang cemburu.
"aduhh sayang maksudnyaa bukan begitu___" ucap yoga belum selesai ngomong.
"tapi kok gue ngeliat cewe itu belakang nya bolong ya? " ucap Amelia.
"masa sihh kok kita ngeliat nya dia cantik" ucap Linda.
"bentar dehh coba kita liatnya pake kamera HP gue sapa tau kita bisa liat apa yang di liat Amel" ucap Steven, dan benar saja badan Melani itu bolong.
"apa jangan-jangan itu sundel bolong? " ucap Linda.
"apa kita harus nanya ke dia kenapa badannya dia bisa bolong ampe kebelakang" ucap yoga.
"boleh coba tanya yog" ucap Amelia, yoga pun langsung pergi dan menanyakan itu kepada Melani. cowo yang bodoh udah tau sundel bolong masih aja mau di tanyain, haha.
"emm, Melani? " ucap yoga memanggil Melani.
"apa!? " ucap Melani.
"hehe, belakang loh kenapa bolong ya? " ucap yoga.
"gue benci cowo!! dia udah nusuk gue dan bikin anak gue meninggal, " ucap Melani dan menengok ke arah yoga, dan yoga pun terkejut melihat wajah Melani yang seram, ia pun lari ke arah temannya.
"astaga dia bukan manusia, " ucap yoga.
"hihihi" tawa hantu yang menyerupai sahabatnya.
"ha... ha.. hantu,, sahabat gue kemana sihh, apes banget gue" ucap yoga langsung berlari mencari sahabatnya.
dan ia pun menemukan nya di pintu keluar rumah sakit.
"kalian kenapa ninggalin gue" ucap yoga.
"lahh?? kok luh di samping Linda? terus di samping gue tadi itu siapa" ucap Amelia.
"apa?? gue di samping loh tadi? jelas-jelas loh nyuruh gue tadi buat nanya ke melani!! " ucap yoga.
"kapan gue nyuruh!! " ucap Amelia.
"bentar deh gaes, ini aneh banget gak sih, dari tadi itu yang sering di teror yoga, dan banyak hanti di sini yang menyerupai yoga, aneh gak sih, gue curiga jangan-jangan ada hubungannya sama yoga" ucap Steven.
"iyya juga sih," ucap Linda.
tiba-tiba Linda melihat cowo ganteng itu lagi yang berdiri di belakang nya.
"cepet pergi dari sini!! " ucap cowo itu.
"ehh loh, ngapain disini" ucap Linda.
"kalo mau selamat pergi dari sini!! " ucap cowo itu.
mereka pun cepat-cepat keluar dari rumah sakit itu, setelah keluar Amelia melihat ke arah cowo itu dan melihat bayangan kematian cowo itu, ia pun berlari ke arah cowo itu dan menyentuh bayangan kematiannya itu, namun ia langsung di dorong oleh cowo itu dan menyuruh Linda membawa temannya itu.
ketika mereka masuk mobil, mereka menyaksikan cowo itu terbang dan tercekik hingga darahnya menetes di lantai dan akhirnya meninggal.
mereka pun buru-buru pergi dari rumah sakit itu.