
#Amelia.
Namaku Amelia aku seorang anak yatim piatu, sejak kecil aku tinggal seorang diri. aku bisa melihat hantu dan kejadian-kejadian aneh, dan melihat bayangan kematian, setiap kali aku melihat ke jadian aneh aku merasa takut sekali. namun ada nenek yang selalu memeluk aku ketika aku ketakutan.
#kejadian yang Amelia lihat dari bayangan hitam sebelum ayah dan ibu Amelia meninggal, saat itu Amelia masih berumur 9 tahun.
Dipagi hari Amelia terbangun dari tidurnya karena ia melihat ibu dan ayahnya kecelakaan mobil. ia berlari kebawah dan melarang ayah dan ibunya keluar rumah.
"Ayahh...ibu..!!! kalian tidak boleh keluar rumah hari ini" ucap Amelia sambil menangis.
"kenapa nak?? apakah kau melihat kejadian aneh lagi?" ucap ayah.
"kau tidak usah takut sayang kami akan baik-baik saja dan berhati-hati" ucap Ibu.
Tiba-tiba di belakang ayah dan ibu terlihat ada bayangan hitam, dan Amelia semakin yakin mereka berdua tidak akan baik-baik saja di jalan.
"ayah!! ibu!! dibelakang kalian a.. ada bayangan hitam, kalian tidak akan baik-baik saja, aku mohon ibu jangan pergi hari ini" ucap Amelia sambil menangis kencang.
"nak? apakah kau bisa melihat kejadian apa yang akan menimpa kami? " ucap ayah.
Dan Amelia pun memegang bayangan hitam itu dan melihatnya. disana ia melihat ada truk yang menabrak mobil mereka sampai hancur dan mereka ada di dalam mobil itu dan kejepit didalam mobil, Amelia melihat banyak darah di tubuh ayah dan ibunya, Amelia juga melihat mata ayahnya itu copot dan tangan ibunya putus,, ia sangat ketakutan melihat kejadian itu.
Dan tiba-tiba Handphone ibu berbunyi dan ibu mengangkat telepon itu, tanpa mendengar cerita yang Amelia lihat itu.
Drettt.. drettt.. (suara Handphone ibu berbunyi).
"Halo! oh iyya manajer saya akan segera pergi kesana" ucap Ibu yang sedang menelpon.
"Nak, ayah dan ibu harus pergi sekarang kami akan berhati-hati kau ikutilah omongan nenekmu jangan pernah membantah perintahnya, jadilah anak baik.. entah kami masih hidup atau tidak kami slalu menyayangi kalian, dan ini kalung ibu buat kamu tolong jaga baik-baik ya nak ini kalung yang ayahmu berikan kepada ibu.. ummuachh ibu pergi dulu ya sayang dahh" ucap Ibu,, ibu percaya dengan Amelia namun tidak ada pilihan lain jika ia tidak ke kantor ia akan di pecat dan ia harus menafkahi Amelia karna pekerjaan ayahnya itu hanya seorang karyawan restoran.
"ayah!! ibu!! jangan pergi.. " teriak Amelia sambil berlari mengejar mobil ayahnya.
"sudahlah nak mari kita berdoa agar ayah dan ibumu selamat" ucap nenek membawa masuk Amelia.
sekarang jam 11 pagi, disaat Amelia ingin menonton TV ada berita kecelakaan mobil di jalan XXX, jantung Amelia berdetak cepat, dan tiba-tiba ada tetangga yang berlari menuju rumah Amelia dan teriak bahwa Ayah dan ibunya kecelakaan. ia terkejut saat mendengar hal itu dan langsung berangkat menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi kejadian, Amelia langsung pergi mendekati garis polisi sambil menangis dan berteriak.
"ayah!! ibu!! jangan tinggalkan aku,, pak aku ingin kesana itu adalah orang tuaku" ucap Amelia sambil menangis.
"anak baik kau tidak boleh kesana itu berbahaya" ucap pak polisi. dan ada seorang pria membawa tangan yang sudah di bungkus pelastik.
"pak ini tangan salah satu tangan dari korban yang putus, apakah kita bawa kerumah sakit terlebih dahulu atau langsung di kubur?? " ucap orang yang membawa tangan ibunya Amelia.
"it.. itukan tangan ibu, huaaa ibu!! pak bolehkah aku mengambil cincin yang di tangan ibuku itu" ucap Amelia yang menangis kejer.
"baik lah nak, kasih anak kecil ini cincin yang di tangan korban" ucap pak polisi.
Amelia mengambil cincin yang ada di jari ibunya, dan di bawa pergi oleh polwan untuk menenangkannya.
"ibu sekarang aku mengerti kau menyuruhku menjadi anak baik karna kau sudah tau dalam penglihatan aku itu benar akan terjadi, kalau ibu sudah tahu kenapa ibu masih ingin pergi, kenapa ibu ingin pergi meninggalkan aku sekarang aku hanya memiliki nenek saja, seandainya ibu menurutin perkataan aku untuk tidak keluar rumah ini tidak akan terjadi" ucap Amelia sambil menangis dan memeluk makan ibunya.
Amelia pun di bujuk oleh neneknya untuk ikut pulang bersamanya, dan merekapun pulang bersama.
#Sebulan kemudian...
Hari ini Amelia mengunjungi makam ayah dan ibunya dan berdoa disana,, disaat Amelia pulang kerumah ia melihat muka neneknya pucat.
"nek? apa kau baik-baik saja?? " tanya Amelia.
"ya nak nenek baik-baik saja" jawab nenek.
"aku akan membuatkan teh untuk nenek,, sebentar ya nek" ucap Amelia sambil berjalan kedapur.
disaat membuat teh Amelia tiba-tiba melihat Neneknya terjatuh di tangga, Amelia kaget dan menangis ia takut yang ia lihat itu beneran terjadi,, ia kekamar neneknya dan membawa teh. setiba dikamar neneknya ia melihat bayangan hitam itu lagi, dan langsung mendekati neneknya.
"Nek.. ini teh untuk mu,, hmmm... nek jika kau ingin turun dari tangga beritahu aku ya. " ucap Amelia.
"kenapa nak? apa kau melihat sesuatu lagi?? " tanya nenek.
"ya.. nek aku melihat nenek jatuh dari tangga dan kepala nenek banyak darahnya, dan sekarang bayangan hitam itu ada di samping nenek" ucap Amelia.
"(senyum) nak nenek percaya kepadamu, pergilah tdr, nenek akan beristirahat juga" ucap nenek.
"aku ingin tidur di kamar nenek" ucap Amelia.
"baiklah nak tidurlah disamping nenek" ucap nenek.
Disaat Amelia sedang tidur nenek malah pergi kebawah untuk mengambil minum, disaat turun nenek terjatuh dari tangga, Amelia terkejut dan bangun.
"emm.. nenek kemana,, Jangan-jangan suara tadi itu" ucap Amelia.
"Nenek!!! " teriak Amelia.
Amelia melihat neneknya terbaring dilantai dan banyak darah yang mengalir disana. ia pun langsung berlari ke bawah dan memeluk neneknya, ia berteriak meminta tolong. semua tetangga datang ke rumahnya dan mengurus jenazah neneknya dan menguburinya di dekat kuburan ayah dan ibunya.
Kini Amelia hanya sendirian dirumah..
#beberapa tahun kemudian..
kini Amelia sudah berumur 19 tahun.
setelah neneknya meninggal Amelia memutuskan untuk tinggal di apartemen, dan hari ini ia akan berangkat ke sana.
"aku akan memesan taxi dulu. " ucap Amelia.
Dan ketika ia ingin memesan taxi ia teringat pernah di beri kunci mobil oleh Ayahnya. dan ia mencari di laci lemarinya dan menemukan kunci mobil itu dan mengambil mobilnya di rumah teman ayahnya. setelah mengambil mobilnya ia segera pergi menuju kota dan mencari apartemen....
***