I Reincarnated As A Monkey?

I Reincarnated As A Monkey?
Prolog.



Hallo perkenalkan namaku adalah Nito, aku adalah se orang pelajar Sma yang cerdas. Sebenarnya aku adalah anak yatim piatu dan tinggal di panti asuhan selama 15 tahun, sekarang sudah 2 tahun aku meninggalkan panti asuhan dan tinggal ngekost.


Aku tinggal ngekost bukan karna di usir oleh pemilik panti, melainkan mendapat beasiswa dari pemerintah karena diriku yang cerdas. Oleh karena itu aku ingin tinggal se orang diri dan meninggalkan panti karna sudah besar dan tidak ingin merepotkan ibu panti.


Sekarang karna bell sekolah sudah berdering aku pulang di temani oleh ke tiga teman ku.


dua perempuan dan juga satu laki laki, jika di hitung denganku maka dua laki laki dan dua perempuan.


Mereka adalah teman baik ku terutama si sialan di sebelah ku ini. nama dia adalah rangga seorang sahabatku di sekolah.


POV ORANG KETIGA


“Hei nit gimana kalau kita ke pantai hari minggu... katanya di sana banyak bule cantik dan seksinya ? ” ucap rangga membisikan kata katanya ke telinga Nito. dia adalah sahabat Nito, berpenampilan keren dengan wajah tampan, rambutnya berwarna pirang dengan mata berwarna biru menambah ketampanannya.


walaupun dia keren dan juga tampan tapi dia adalah orang yang mesum.


“Hahh?! apa kau bilang? ” Se orang perempuan mendengar bisikan dari rangga langsung memukul kepala rangga dengan keras.


BUUKK!


“Ad duh duhhh” ucap Rangga meringis kesakitan karna kepalanya di pukul oleh wanita di sebelahnya. “ Kau kenapa sih Ra?”


“Hmmp... Mesum! ” ucap seorang perempuan yang di panggil 'Ra' oleh Rangga. dia memalingkan wajahnya dengan tangan di silangkan di dadanya. dia bernama raisa, dia juga temanku, dia orang bertipe tsundere. wajahnya juga cantik dengan rambut pink dan matanya yang berwarna hijau tua menambah kecantikannya tapi dadanya tidak terlalu besar.


“Kalian semakin hari semakin mesra saja” Ucap seorang perempuan di sebelah ku, dia terkekeh kecil karena melihat dua pasangan di depannya. dia adalah Carmila perempuan cantik ramah lembut. dia adalah bunga sekolah di sekolahku karena kecantikan dan kecerdasan nya, walaupun tidak secerdas Nito . dia berwajah cantik dengan rambut berwarna hitam panjang sepinggang dan matanya yang berwarna biru tua bagaikan lautan dan tentu saja dadanya juga besar.


“Haahhh? Mana mungkin aku mau dengan dia”


Rangga dan Raisa berteriak kepada Carmila.


sungguh pasangan yang aneh, jelas jelas mereka saling suka tapi tidak mau mengakuinya karena sifat mereka.


“hee bukannya kau dan Nito juga saling suka? ”


Ucap Rangga dan raisa dengan nada mengejek


Nito dan Carmila menatap satu sama lain wajah mereka merah merona dan langsung memalingkan wajah mereka lagi.


karna sifat Nito yang pemalu dan pendiam dia tidak bisa mengungkapkan apa yang dia rasa kan begitu juga dengan Carmila.


Rangga dan Raisa langsung tertawa terbahak bahak karena melihat dua pasangan yang pemalu.


“Tch apa yang kau tertawa kan” ucap Nito dengan tampang kesal namun wajahnya memerah karena malu.


“hehe kenapa temanku yang berwajah cantik ini kesal? ” tanya rangga dengan nada menggoda.


benar apa yang di katakan oleh Rangga Nito adalah pemuda yang tampan sangking tampannya bisa di bilang dia adalah pemuda cantik seperti perempuan. Nito berambut putih dengan mata berwarna merah rubi, alis yang bagaikan pedang dan hidungnya yang mancung.


Nito langsung memalingkan wajahnya dan berekspresi datar kembali. dia tidak mau berdebat dengan Rangga karena sudah tau jika hasilnya akan kalah.


Mereka terus mengobrol hingga tak terasa sudah cukup dekat dengan kost an Nito. Rumah mereka memang sejalur dengan Nito makanya setiap mereka pulang sekolah mereka berempat akan pulang bersama.


Nito berjalan paling depan dan membalikan badan supaya bisa berjalan menghadap mereka bertiga “ Karna rumahku sudah dekat maka aku dulu—” belum sempat Nito mengucapkan kata katanya dia melihat meteor sebesar rumah di atas nya.


Meteor itu menimpa mereka berempat dan terjadi lah ledakan yang cukup besar akibat benturan dari Meteor yang panas dan tanah.


Nito dan teman temannya yang tertimpa Meteor tentu saja mati.


Breking News


“Sekarang saya sudah berada di tempat kejadian. Akibat Meteor besar yang jatuh terjadi ledakan yang cukup besar mengakibatkan banguan seperti rumah rumah di sekitar runtuh. Menurut saksi mata ada empat pelajar yang tertimpa oleh Meteor! Menurut saya kemungkinan mereka sudah meninggal dunia. Sekian dari saya”.


 


Di sebuah tempat yang sangat luas dan tidak dapat dilihat ujungnya karena tempat itu berwarna putih seputih susu.


“Ugh... Sial apa yang terjadi? ” Terlihat Nito yang sudah bangun dia melihat sekelilingnya dan hanya melihat ruangan putih tanpa batas.


Setelah itu dia melihat ke kanan terlihat dua orang wanita dan satu laki laki mulai terbangun.


“eh? diamana ini? ” Raisa panik melihat tempat yang begitu asing baginya.


“Aku juga tidak tau... menurut ku kita sudah mati karena kita tertimpa oleh meteor” Balas Nito sambil mengusap dagunya. Karena Nito memang menyaksikan Meteor itu menimpa mereka.


“eh? bagaimana mungkin kita semua mati seperti ini?! ” Raisa, Rangga dan Carmila


berteriak tidak percaya karena mereka mati dengan cara yang tidak terduga.


Beberapa saat kemudian ada suara yang begitu merdu terdengar entah dari mana “Hallo apakah kalian sudah tenang sekarang? ”


kemudian seorang gadis cantik tiba tiba muncul dari ketiadaan. dia mengenakan gaun serba putih begitupun dengan rambutnya yang berwarna putih keperakan.


Nito dan temannya kaget dengan apa yang dilihatnya mereka bertanya tanya apakah dia adalah dewa.


“Ya benar apa yang kalian pikirkan. Namaku adalah Sariel dan aku adalah dewa, dan maaf karena kecerobohan ku kalian mati tertimpa Meteor yang ku buat dengan sihirku” Gadis yang menyebut dirinya dewa itu langsung bersujud meminta maaf. mereka tidak menduga bahwa Dewa akan bertindak ceroboh dan konyol seperti ini.


“Sebagai kompensasinya kalian akan bereinkarnasi di dunia lain. Disana adalah dunia dimana pedang dan sihir ada”


Nito dan temannya terkejut dengan apa yang di jelaskan oleh dewa di depannya.


“Tunggu! sihir? Kami kan tidak bisa menggunakan sihir bagaimana kami bisa bertahan hidup di dunia itu? ” tanya Carmila


“Kalian tenang saja! karena aku akan memberikan kemampuan di atas rata rata kepada kalian”


“Apakah kami bereinkarnasi menjadi bayi manusia atau apa? ” Tanya Nito.


“ah... itu tergantung keberuntungan kalian. Dan selamat menikmati kehidupan kedua kalian di dunia lain, bye” ucap dewi itu langsung merapalkan sihir yang tidak dapat di mengerti oleh Nito dan temannya.


Seketika tubuh mereka bersinar terang dan menghilang dari tempat itu dan hanya menyisakan dewi Sariel.


*


*


BERSAMBUNG....