I'm not little

I'm not little
Masalalu*



Tamu:"Pelakor yaa.."


Tamu:"Ihh..dasar yaa..masih kecil udah jadi Pelakorr..."


Tamu:"Dan katanya,dia juga di juluki penggoda"


Tamu:Ternyata niatnya busuk sekalii


_Tamu tamu yang di sana langsung membicarakan Luna.Luna yang lututnya terkilir dan berubah menjadi biru.tidak bisa menahan tangisnya_


Luna:"A...apa yang kalian bicarakan hiks...aku bukan orang yang kalian bicarakan...hiks"


_Saat itu Kevin yang melihatnya langsung berlari ke arah luna.dan membelanya_


Kevin:"Jangan percaya kepada wanita itu,temanku juga menjadi korban wanita itu"


Tamu:"Astaga benarkah...ah ternyata mereka berdua sama busuknya yaa"


Kevin:"Tolong yang sekarang sedang meliput berita tolong hentikan.ini juga demi kebaikan Reihan."


_semua kameraman pun langsung mematikan siaran langsungnya itu di tv_


Reihan:"Luna..."


Nina:"Heiii...kenapa membela yang salah,dia ini memang Pelakorr."


Kevin:"Benarkah"(Menatap dengan mata penuh amarah)


Nina:"Kenapa ini,kenapa dia terlihat marah kepadaku"(Berbicara di dalam hati dan ketakutan)


_Luna yang masih belum sembuh total,dan tertekan,pingsan dan menutup matanya yang memerah karena dari tadi terus menangis_


Kevin:"Luna..bangun,Luna.....!!!"(Kevin Langsung menggendong Luna,dan membawanya ke rumah sakit)


Reihan:"Luna....!!!"(Mengejar Luna,tapi terhalangi oleh Nina)


Nina:"Sayangg,kau duduk saja di sini bersamaku yaaa"(memegang tangan Reihan)


Reihan:"Lepaskan.."


Nina:"Apa yang kau bicarakan Rei...."


Reihan:"Aku bilang lepaskan.....!!!jangan pernah menyebut namaku lagii!!!!!Hanya Luna yang bisa menyebutku dengan dengan nama itu,apa kau dengarr.pergi sekarang dari sini!!!!"(Berteriak sangat kencang,hingga para tamu yang ada di sana mendengarnya)


_Reihan pun mengejar Lunaa dengan berlari sangat kencang ke dalam mobilnya_


Nina:"......"


_Nina yang masih di situ di lempari dengan makanan,dan di hina_


Pk Ridwan:"Ss...sepertinya pestanya sudah selesai.terima kasih untuk para tamu sudah datang kesini.Dan penjaga,keluarkan wanita ini dan jangan biarkan dia datang kesini lagii!!!"


Nina:"Tidak aku mohon,aku tidak bersalah maafkan aku."


_Nina yang terus meminta maaf ,diseret keluar dari rumah Reihan"


*Sementara di perjalanan ke rumah sakittt*


Di mobil Kevin..


Kevin:"Heh....sepertinya rencana ku berhasil,pasti Luna akan berterima kasih kepadaku dan menyukaiku.tapi Nina terlalu keterlaluan hingga membuat Luna pingsan.anak itu,tidak akan aku beri ampun"(Tersenyum jahat)


Di mobil Reihan....


Reihan:"Semua ini salahku.....seharusnya aku tidak termakan omongan wanita ****** itu...aku yang salah...!!!!"(Berteriak dengan kencang dan mengemudi dengan sangat kencang)


Sementara itu Kevin yang sudah sampai di rumah sakit dan langsung memeriksa Luna..


Kevin:"Sepertinya dia sangat tertekan,mungkin dia tidak akan sadar Berjam jam"


Braaakkkkk......


Reihan:"Dimana Luna!!!!"


Kevin:"Mohon maaf,nona Luna tidak boleh di ganggu sekarang.dia butuh istirahat,karna dia terlalu tertekan"


Kevin:"Sialll kenapa dia bisa ada di sini"(Berbicara di dalam hati)


Reihan:"Heh...memangnya kau siapa,aku adalah tunangannya.kau siapanya dia hah!"


Kevin:"Aku dokter pribadinya nona Luna"


Kevin:"Heh...memangnya kau siapa"(Tersenyum jahat)


Di ruangan Luna di periksa.....


_Reihan langsung masuk dan memeluk luna_


Reihan:"Maafkan aku...seharusnya aku ada untukmu saat ituu maafkan akuuu"(Meneteskan air mata saat memeluk Luna)


Luna:"Aku...aku tidak bersalah....hiks..maafkan aku...Tolong aku...KEVINNN....!!!!tolong akuuu....Aku hiks....Tidak mau seperti dulu lagiii.tolong akuuu...hiks..."(Berbicara tapi masih belum sadar.Badan Luna semakin panass")


Reihan:"Lunaa....!!!!?"


Reihan:"Lunaaaa....!!!!!!,Dokter dokter badannya panas sekalii"


Dokter langsung ke ruangan tempat Luna berada


Dokter:"Maaf tuan, sepertinya anda harus keluar sekarang"


Reihan:"......."


Reihan pun menunggu hasil pemeriksaan Luna di luar ruanggan.


Reihan:"luna hanya memanggil nama dokter itu...."


1 menit kemudian...dokter mengatakan hasil pemeriksaan nya


Reihan:"Bagaimana hasilnya dokter!?"(Cemas)


Dokter:"Sepertinya nyonya Luna punya masa lalu yang terjadi seperti sekarang ini.


Reihan:"Apa saya bisa melihatnya sekarang"


Dokter:"Tentu saja,tapi jangan terlalu menggangggu dia.karna dia baru saja siuman"


Reihan pun masuk kedalam ruangan Luna,Luna yang sedang melihat langit yang biru di jendela dengan wajah terlihat pucat.Reihan Yang melihat Luna seperti itu,langsung pergi dan tidak jadi melihat keadaan luna.dan Reihan berpikir,kalau Luna akan bahagia kalau tidak ada dirinya.


Sementara itu....


"Ternyata,Reihan tidak melihatku.Hah...aku tidak percaya saat Reihan berbicara di pesta tadi itu.pasti sekarang dia sedang bersenang senang dengan Nina.Ternyata aku salah menilai Reihan,Dia tidak sebaik yang aku pikirkan.Sepertinya dia akan bahagia kalau tidak ada aku di kehidupannya"ucap Luna,sambil tersenyum melihat birunya langit.


*


*


*


Dulu,saat Luna masih SMP.....


"Apa kau yang mencuri penggaris di koperasi!!!!"Ucap teman sekelas lun


"Benar dia yang mencuri penggarisnya!!!"


"Tidakk bukan akuu,berhenti...aku tidak melakukannya hiks...hiks..."ucap Luna yang di lempari makanan


Saat itu Luna memang tidak bersalah,salah satu temannya menyalahkan luna.dan saat itu juga Kevin yang masih berumur 14 tahun menolong Luna...


"Apa kau tidak apa apa,anak kecil"ucap Kevin yang menghalangi tubuh Luna agar tidak di lempari Makanan


"Kk...kau siapa...hiks...hiks..."ucap Luna gemetaran


"Namaku,kevinn.sekarang kita berteman yaa"tersenyum


Kring....kring....bel masuk berbunyi...


"Ah...belnya mengganggu sekali,aku belum puas melempari dia dengan makanan,ayo teman teman sebaiknya kita tinggalkan mereka berdua heh...Miskin!!!!"Ucap teman sekelasnya


"Aa....apa kau tidak apa apa kak Kevin??"ucap Luna cemas


"Tidak,aku tidak apa apa."ucap Kevin menahan rasa sakit


Luna yang melihat Kevin terluka,langsung memeluk Kevin


"Terima kasih kak Kevin,aku berjanji akan menolongmu saat aku besar nanti kita"ucap Luna,memeluk Kevin.


"Baiklah,aku akan menunggunya.apa sekarang kita berteman??"ucap Kevin memeluk Luna


"Tentu saja kak Kevin"ucap Luna tersenyum bahagia.


Maaf karena di episode ini terlalu pendek. karena saya ada urusan mendadak.Semoga kalian menyukainya,Besok saya juga akan membuat episode 10.sampai jumpaaa😁