
Kamar Lunaa...
"KyAaaaaaaa....."
Buuukkkk...Luna lompat Kekasurrr...
"Tolong akuuuuuu....."Batin Kasurrr
"Ahhh....aku tidak akan melupakan hari ini".Ucap Luna bahagia
"Reihan pacarku....
Reihan pacarku....
Reihan pacarku...."ucap Luna hingga tertidur.
Pukul 22.00 malam
Doengggg.......
"Aku tidak bisa tidur karena aku tidurnya soree...."ucap Luna
"Apa Reihan sudah tidur...?Aku coba menelepon Reihan saja yaa"ucap Luna tersenyum
Tut..
Tut...
*Nomor yang anda tuju sedang diluar jangkauan,silahkan tinggalkan pesan suara*
"Halo...Reihan,Apa kau sudah tidur?!Apa besok kau ada waktu lagi?Apa kau bisa mengantarku?!Besok aku akan Melamar kerja.Kalau kamu sudah membuka pesan suara ini,telepon aku yaa".ucap Luna bahagia.
Reihan membalas pesan suara itu.
"Tentu saja,aku tunggu kamu di taman besokk.Aku akan menunggumu jam 09.00 pagi."ucap Reihan di pesan suara
"Aku sudah puas mendengar suara Reihan,sepertinya aku akan tidur sekarang"ucap Luna langsung tertidur.
1 jam yang lalu....
"Aku dimana???....Aahk..kepalaku sakittt..."Ucap Reihan
"Kau sudah sadar yaa....Reihan"ucap ???
"Kau..siapa!!kenapa kau mengikatku!!"
"Akuu??!Apa kau masih ingat dokter pribadi Luna"
"Kau...Kevin!!"ucap Reihan
"Tentu saja"ucap Kevin keluar dari kegelapan
"Kk...kau,kenapa kau mengikatku"ucap Reihan berusaha melepaskan ikatannya
Buggh....
Kevin memukul Reihan
"Heh...kau ini pengecut sekali melawan orang yang sedang di ikat.."ucap Reihan
"Diam kauu...."
Bughhh....bughhh....
*
*
*
Ddrrrt.....drrrt....
"Siapa yang menelepon...mengganggu saja!"ucap Kevin
"Oooh...ya,ini Luna ku,Untuk apa dia menelepon dirimu"ucap Kevin
"Kembalikan ponsellkuuu!!!"ucap Reihan marah.
"Oooh...ternyata Luna mengirim pesan suara,Apa kita harus mendengarkannya!!"ucap kevin tertawa
"Kembalikan ponsellkuuu...."ucap Reihan.
"Lebih baik kita mendengarkan pesan Luna sebentar sajaa"ucap Kevin
_Pesan suara dari luna_
_Halo...Reihan,Apa kau sudah tidur?!Apa besok kau ada waktu lagi?Apa kau bisa mengantarku?!Besok aku akan Melamar kerja.Kalau kamu sudah membuka pesan suara ini,telepon aku yaa_
"Oohhh....ternyata dia mau melamar kerja ya,Balas pesan suaranya.bilang kalau kau akan menunggunya besok.Kalau tidak,Luna juga akan seperti dirimu"ucap Kevin tersenyum jahat.
"Maafkan aku,Lunaa"ucap Reihan
Reihan membalas pesan suara itu.
"Tentu saja,aku tunggu kamu di taman besokk.Aku akan menunggumu jam 09.00 pagi."
ucap Reihan di pesan suara.
"Bagus"Ucap Kevin dengan suara serak.
Bughhh.......Bughhh....Bughhh.....
08.00
"Hoammmm......,Jam berapa sekarang"ucap Luna melihat jam.
"Astaga aku telatttt....."ucap Luna terburu buru
5 menit kemudian.
"Aku hanya tinggal memakai baju putih dan rok
merah.Aku juga harus mewarnai rambutku lagi.Pakai make up-nya cukup bedak, liptint, Eyeliner,dan sedikit tambahan,memperhitam alis.sepatunya hitam saja agar serasi dengan stokingku yang berwarna hitam"
"Daann...selesai"ucap Luna.
Lunapun menunggu Reihan di taman
"Sekarang sudah tepat jam 09.00 pagi,tapi kenapa Reihan belum kesini"ucap luna heran.
"Lunaa!!!!"
"Ooh Reihan Ternyata kau sudah datang.Aku hampir tidak mengenalimu,kenapa kau memakai topi,kacamata dan masker.inikan cuma mengantarku untuk mencari pekerjaan"ucap Luna
"Terserah diriku"Dingin*
"A...ah..baiklah,ayo.suaramu juga agak aneh,apa kau masih tidak enak badan?"ucap Luna
"Iya"Dingin
"Aah...maafkan aku,kalau begitu biar aku saja sendiri.kau istirahat saja di rumah."ucap luna merasa bersalah
"Jangan banyak bicara,ayo pergi"Dingin dan meninggalkan Luna
"Heyyy tunggu duluu...."ucap Luna mengejar dia
"Ada apa dengannya,apa dia marah kepadaku?Aah..tidak mungkin,akukan tidak punya salah kepada dia"ucap Luna di dalam hati.
...
"Mmm...Reihan,aku akan ke toilet sebentar,kau tunggu saja disini ya..."ucap Luna meninggalkan dia
"...."
"Dia bukan Reihan,aku tau itu.Kurasa aku harus menghajarnya sekarang.Belajar bela diri saat SMA memang berguna untuk sekarang."ucap Luna senyum jahat.
"Reihan apa kau bisa kesini,aku sedang ada masalah"ucap Luna berteriak kencang.
Pria itu pun langsung menghampiri Luna.
"Ada Aa....
Buggghhhh....
"Haha...aku benar,kau bukan Reihan"ucap Luna memukul pria itu dengan sangat kencang hingga terjatuh
"Heyyy...kau siapa,berani beraninya kau meniru Reihan yang lemah lembut itu dengan sikapmu ini.sekarang dimana Reihan!"ucap Luna menginjak dada pria itu dengan kakinya.
"A...aku tidakk....
Bughhh.....
"Aku bilang dimana Reihan,siapa orang yang menyuruhmu melakukan ini!Kalau tidak mengatakan yang sebenarnya,kau akan kuhabisi di sini!Jawab!!"ucap Luna
"Ampun...dia adalah tuan Kevin...Sekarang sedang disiksa olehnya,tolong...jangan habisi aku.aku hanya menjalankan perintah...!"
"Disiksa...Kevin..?!"ucap Luna terkejut
"Dimna lokasi Reihan sekarang.....
*
*
*
Bughhh.....
Bughhhh...
Bughhhh....
"Hah kau ini masih belum mati saja ya"ucap Kevin yang habis memukul Reihan
"Hah...hah...hah..."Reihan kesakitan hingga keluar darah dari mulutnya.
"Aku akan istirahat dulu.Heii...kalian berdua tunggu dia disini jangan sampai dia kabur.!"ucap Kevin meninggalkan Reihan.
"Siap tuann!!"ucap penjaga penjaga yang bernama Dul dan Nul.
Tok..
Tok..
Tok..
"Siapa yang mengetuk pintu?!"Ucap Dull
"Aku tidak tau,kau periksa saja aku akan menjaga dia"Ucap Nul.
"Baiklah?!"Ucap Dul
Dul langsung membuka pintu dan melihat ada Luna yang menyamar sebagai pengantar makanan
"Oooh...tuan,ini makanan yang kalian pesan"ucap Luna tersenyum.
"Astaga cantik sekali....."ucap Dul
"Ahh...kau bisa saja..."ucap Luna menggoda
"Heiii... Nul,coba lihat ada wanita cantik disini"ucap Dul berteriak dengan keras.
"Wanita cantik apa....."menghampiri Dull
"E..e..eh...ada wanita cantik nih,Dull kenapa kau tidak bilang dari tadii.halo cantikkkk😉"ucap Dull memegang tangan Luna
"Tahan Luna tahan"ucap Luna di dalam hati.
"Halooo kakak gantengggg....😋"ucap Luna menggoda.
"Kau wanita cantik kenapa datang ketempat seperti ini(Hutan),Apa ada perlu kepada kita?!"ucap null
"Begini,tuan yang bernama kevin memesan makanan.katanya untuk kalian."ucap Luna mengedipkan mata
"🤤😍"Null
"🤤😍"Dull
"Mmm...iya cantik,yang ada di tanganmu itu apa cantikkkk"ucap Dull
"Ooh ini,ini bom asap.apa kalian ingin melihatnya?!"ucap Luna
Mereka berdua hanya mengangguk karna tidak terlalu sadar melihat wajah cantik Luna.
"Mhe..he..he..."senyum jahat.
Buuss....Luna melempar bom asap itu,dan mulai mengeluarkan asap tebal.
"Apa ini...."Ucap Dull
"Null..Null.. sadar.."ucap Dull
"Dia sangat cantikkkk🤤"Ucap Null.
"Heyyy....nu...
Bughhhh...bughhh...
"Heyyy...dulll,kau dimana kenapa ada banyak asap sekali disini"ucap null sadarr
"Dulll....."
Bughhhh...Bukk...bughhh..
Reihan pun sadar karna mendengar suara teriakan.
"Ada apa diluar,kenapa ada banyak asap disini."
Di dalam asap yang tebal ada bayangan Luna yang mendekati Reihan.
"Apa itu bayangan seorang wanita?!."
Luna langsung berlari dan memeluk Reihan..
"Lu...Luna,kenapa kau bisa ada disini"ucap Reihan terkejut.
"Tentu saja hiks... menyelamatkanmu.coba lihat dirimu hiks....bajumu di penuhi darah hiks...kau pasti tersiksa...hiks hiks..."ucap Luna menangis tersedu sedu.
"Tenang saja,aku tidak apa apa karna ada kamu"ucap Reihan.
"Sudahlah jangan menangis.apa kamu bisa melepaskan ikatannya?!"ucap Reihan
"Bb..baiklah hiks"ucap Luna sambil melepaskan ikatannya.
Prok..
Prok..
Prok..
"Bagus Luna...kenapa kau ada disini"ucap Kevin tersenyum.
"Kau..Kevin.Apa kau yang merencanakan ini semua!".ucap Luna marah.
"Tentu saja...hebat sekali kan.ini juga hanya untukmu agar kamu bisa jadi milikku.jika kau kemari aku akan membebaskan Reihan agar tetap hidup.tapi jika kau memilih Reihan,Kau dan Reihan akan mati.bagaimana,siapa yang kau pilih sekarang?!"ucap kevin.
"(Luna hanya terdiam)"
"Lu...Luna apa kau tidak akan memilih aku?!"ucap Reihan.
"(Luna terdiam dan menghampiri Kevin)"
"Bagus...Luna kemarilah...."ucap Kevin.
Luna mendekat dan...
Bughhhh....
"Jangan harappp.....!!!!"
Bughhhh....
Luna memukul Kevin hingga Kevin K.O.
Tapi saat Luna memukul Kevin,Kevin sempat memegang tangan Luna dan menyuntikkan cairan pembius.
"Hah...hah...hah...Reihan,Apa kau baik baik saja.Sepertinya Kepalaku sakittt......
Bruukk......
"Lunaaaaaaaa!!!"