I'm not little

I'm not little
Berpacaran?



Luna....Luna..apa kau baik-baik saja!!ibu melihat semuanya di tv.Apa kau baik-baik saja, bagaimana dengan temanmu Nina!!?"Ucap ibu,cemas.


"Aku baik baik saja.dan ibu tolong jangan sebut Nama Nina di depanku,dia bukan temanku lagi."ucap Luna


"...."


"Nak,ibu sudah membawa baju dan makanan untukmu.sekarang...kamu ganti baju ya,bajumu ini belum di ganti dari tadi.Setelah itu kita makan ya"ucap ibu Luna menangis


"(Angguk)"Luna.


Setelah kejadian itu,Luna sudah di rawat 5 hari di rumah sakit itu.Dan Kevin slalu menjenguknya


"Luna ibu,akan keluar sebentar.katanya Kevin akan kesini.jaga dirimu baik baik yaa"ucap ibu


"Baik Buu"ucap Luna


Beberapa saat kemudian....


"Lunaaaa...ini aku membawakan buah segar untukmu.Aku akan kupaskan untukmu yaa~"ucap kevin.


"Terima Kasih"ucap Luna tersenyum


"Kevin,apa kamu tidak bekerja?beberapa hari ini kau selalu melihat keadaanku?!"ucap Kevin.


"Pekerjaan tidak penting,kau yang lebih penting bagiku"ucap Kevin tersenyum.


"(Terdiam)"Luna.


"Bisakah kau memberikan buahnya..."ucap Luna


"Ooh...yaa ini"ucap Kevin tersenyum.


"Sudah 5 hari ini,Reihan tidak melihatku.Apa dia sedang bersenang-senang sekarang dengan Nina"ucap Luna di dalam hati


Braaakkkkk....suara membuka pintu dengan keras...


"Luna..apa kau baik baik sajaa!!!tolong maafkan aku...aku hiks...tidak bersalah dalam hal ini!!!Kevin,Kevin yang...hiks..yang menyuruhku melakukan ini... tolong maafkan aku!!!"ucap Nina membungkuk di depan Luna untuk meminta maaf sambil menangis.


"Dasar wanita bre**sek!!!"ucap Kevin di dalam hati


"Heh...kau ini,berani beraninya kau kesini melihat keadaanku karna perbuatanmu,dan menyalahkan kevin?!Apa kau sudah tidak waras!"ucap Luna menatap dengan penuh amarah kepada Nina


"Maafkan aku...hiks..memang dia..yang hiks...menyuruhku untuk melakukanya.."ucap Nina


"...."Luna terdiam dan tidak mengatakan apa apa.


"Luna,sepertinya aku akan pulang sekarang membawa wanita ini,kau istirahat saja dulu."ucap Kevin sambil memegang tangan Nina dengan kuat.


"Luna,Apa sekarang kau tidak mempercayaiku...??Hah...pasti kau akan percaya kan kepadaku kan...luna"ucap Nina


"(Luna terdiam)"


"Luna...apa kau tidak akan percaya kepada sahabatmu ini?Kau akan mempercayaiku kan?"


Ucap Nina


"Keluar...."ucap Luna


"Apa......."ucap Nina


"Keluar!!!apa kau mendengarnya!!!......"ucap Luna berteriak


"Hah..."ucap Nina


Nina diseret oleh kevin keluar dari ruangan Luna


"Kau akan tau akibatnya karna kau telah mengatakan itu kepada Luna"Ucap Kevin berbisik di telinga Nina.


"....."Nina.


Di ruangan Luna....


"Reihan tidak kesini....."ucap Luna.


"Oh iya...aku lupa,Ponselku ada nomer Reihan"Ucap Luna mengambil ponselnya.


"Apa aku perlu menelepon Reihan,Aku sangat cemas dengan keadaanya.."ucap Luna..


Tut...Tut..tuttttt.....


"📞Halo siapa ini!!!"Ucap Reihan.


"📞Aku Luna...."ucap Luna


"📞Heiii kenapa kau meneleponku,kau selalu menggangguku saja!!!"ucap Reihan.


"📞Ma...maafkan aku.a..akuu"ucap Luna gugup


"📞Tutt....tuttt...."


"Dia mematikan teleponnya"ucap Luna kecewa.


"Ss...seharusnya aku tidak meneleponnya.hiks...hiks..."ucap Luna menangis


Keesokkan harinya....


Di kediaman Reihan...


"Apa yang terjadi...Aku tidak ingat apa-apa"ucap Reihan.


"Ooh..benar,semalam aku minumm"ucap Reihan


"Kenapa ponselku ada di sini,Apa aku menelepon seseorang semalam?Aah....aku tidak ingat apa apa.lebih baik Aku melihat siapa yang menelepon."ucap Reihan.


Reihan terkejut karena yang menelepon itu luna,Dan Reihan ingat sekali apa yang dia katakan saat di telepon.Reihan yang ingatannya langsung kembali pulih,bergegas pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Luna.


"Tok..tok..tok...Luna apa kau di dalam.Aku akan masuk.."ucap Reihan.


(Reihan membuka pintu)


"Untuk apa kau kesini..."ucap Luna


"Kau bilang aku selalu mengganggumu"ucap Luna.


Reihan menjelaskan Apa yang terjadi semalam terhadap dirinya,dan Reihan juga menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di pesta...Reihan juga menjelaskan bahwa Nina saat itu mengancam nyawa Luna.


"Aku mohon...maafkan aku."ucap Reihan mendekati Luna.


Luna hanya terdiam...


"Benar aku lupa...sekarang kau sudah mempunyai kevin.maaf kalau aku mengganggumu.Aku akan pulang,semoga kau lekas sembuh.dan ini makanan kesukaanmu"ucap Reihan


Luna yang mendengar itu,langsung menarik Reihan dan memeluknya,Luna berkata..


"Kenapa kau ini,kenapa kau tidak hiks...melihatku sangat lama hiks...hiks...aku sangat merindukanmu....kau..hiks...kau memang jahat sekali...hiks...hiks..."ucap Luna sambil memukul punggung Reihan


"Tentu saja hiks...hiks..."ucap Luna memeluk Reihan dengan erat.


"Baiklah jika kau,menyukaiku.kita pacaran sekarang!!!"ucap Reihan.


"Kau...ini hiks...hiks"ucap Luna Maluku.


"Hahahahah....."Reihan tertawa


Sementara di depan pintu,sudah ada Kevin yang melihat semuanya.


"Reihan..kau akan mati...."ucap Kevin mengepalkan tangannya


"Ooh.....nak Kevin kenapa tidak masukk?!"ucap ibu


"Ooh ini,sepertinya saya sakit perut jadi saya tidak jadi melihat Luna.Dan ibu,ini bubur untuk Luna,tapi jangan beritahu dia kalau bubur ini dari saya.saya permisi dulu"ucap Kevin meninggalkan ibunya Luna


Tok...tok...tokkk


"Luna ibu masukkan"Ucap ibu


"Ooh ibuu..."ucap Reihan mencium tangan ibunya Luna


"Kenapa kau ada disini!"ucap ibu marah


"Ibu,saya bisa jelaskan saat Pesta itu ibu salah paa...."


"Jelas jelas,ibu melihatnya sendiri.kau malah memilih wanita itu di banding dengan Luna!!Gara gara kau dan Si Nina itu,Luna selalu di bicarakan awak media!Dia selalu di beritakan bahkan selalu di hina di Tv tv"ucap ibu Luna


"Ibu sudah cukup,lagi pula tidak mungkin Reihan melakukan itu.Ibu salah paham kepada Reihan"ucap Luna membela Reihan


"Luna,sekarang kau malah membela Reihan.Ibu lebih senang jika kau bersama Kevin,daripada dengan Reihan"ucap ibu meninggalkan Luna dan Reihan.


_Heningg_


2 Hari kemudian,Luna di ijinkan pulang oleh dokter karena keadaanya sudah membaik.Reihan selalu melihat keadaan Luna,Tapi selalu di tolak oleh ibunya.


19.00


Di rumah Luna.....


"Luna sekarang kamu istirahat ke kamarmu,biar ibu yang mencuci pakaianmu"ucap ibu


"Baiklah,terima kasih ibu"ucap Luna,sambil menaiki tangga


Di kamar....


Drrrt.....drrrt....drrrt...


"Ternyata Reihan menelepon"ucap Luna tersenyum


"📞Haloo Reihann,Ada apa kau menelepon?!"ucap Luna


"📞Apa kau sudah di rumah?!"ucap Reihan.


"📞Tentu saja sudah"Ucap Luna tersenyum


"📞Syukurlah.Apa sekarang kita resmi berhubungan?!"ucap Reihan


"📞A..apa yang kau bicarakan haha...."


"📞...."


"📞Iyaa....kita sudah resmi berhubungan"ucap Luna dengan pipi memerah


"📞Tunggu dulu,aku baru pertama kali berhubungan"ucap Reihan


"📞A..aku jugaa"Ucap Luna


"📞Ternyata kau juga sama yaa,tadinya aku akan bertanya kepadamu bagaimana cara berpacaran dengan benar"ucap Reihan


"📞Aku slalu melihat film film.yang berpacaran sepertinya mengatakan hal hal yang romantis"ucap Luna


"Luna,sedang apa kau,kenapa kau belum istirahat"ucap ibu Luna berteriak dari bawah


"Iya ibu,aku akan istirahat sekaranggggg"ucap Luna berteriak kepada ibunya"


"📞Halo Reihan,sepertinya aku akan istirahat dulu.ibu marah kepadaku hhe..."


"📞Baiklah...."ucap Reihan.


***


"📞I love you...."ucap Reihan


"📞A...apa sinyal buruk sekali ya...haha.."ucap Luna


"📞Tidak jadii"ucap Reihan


"📞I love you toooo...."


Tutt....Tutt...


"A...apa itu tadiii...."ucap Luna.


KyAaaaaaaa!!!!!!!


"Luna!!!!!!!"Ucap ibu marah


"Ibuu aku akan istirahat sekaranggggg hhe..."ucap Luna,dengan pipi yang merah.


*


*


*


"Luna mengatakan i love you kepadakuuu"ucap Reihan dengan pipi merah


"Apa ini mimpi...."ucap Reihan mencubit tangannya.


"Ini bukan mimpi hehe...."ucap Reihan tertawa sendiri


"Aku berpacaran dengan Luna...."ucap Reihan


*


"Aku berpacaran dengan Reihan...."ucap Luna


_


"Sepertinya aku akan berhenti berdetak karna terlalu senang 😌"(Jantung Luna)