I'm not little

I'm not little
Dihujat*



Pagi pun datang~`


Luna:"Astaga...aku ketidurann,ibu apa yang terjadi semalam!!"


Ibu:"Kemarin malam nak Reihan mengantarkanmu ke rumah,dan dia berkata akan menjemputmu jam 9"


Luna:"Aku sudah tau,sekarang masih jam 7 pagi yaa"


Ibu:"Iyaa"


Ibu:"Luna,tolong belikan ibu garam.garam yang di rumah sudah habis"


Luna:"Baik buuu"


Langsung pergi ke warung,bahkan tidak sempat cuci muka.


Dijalan~


Luna:"Kenapa garamnya mahal sekali,padahal kan isinya sangat sedikitt.ya sudah lah,sebaiknya aku pulang duluu"(pergi berjalan kerumah.saat sedang berjalan tiba tiba Luna bertemu dengan ninda.fans beratnya Reihan


Ninda:"Astaga....tidak kusangka bisa bertemu dengan gadis Penggoda ini hahaha"


Luna:"Hei apa yang kau katakan,aku bukan gadis seperti yang kau bicarakan!!"(Marah)


Elsa:"Heiii...kau memang penggoda, bagaimana bisa wanita miskin sepertimu menjadi pacar Reihan yang kaya dan tampan ituu "


(Elsa)Fans Reihan jugaa


Luna:"A...apa yang kau bilang aku tidak se..."


Buuukkkk.....Ninda menampar pipi Luna hingga pipinya merah...


Ninda:"wanita penggoda seperti kau ini memang pantas mendapatkan ini Heh...".


Elsa:"Sudah cukup..untuk apa berbicara terlalu banyak dengan wanita ini,sudah ku bilang dia tidak akan mengerti"


Mendorong Luna hingga membentur tiang lampu dengan cukup keras...


Luna:"(Menahan tangis sambil melihat mereka)


Elsa dan Nindapun meninggalkan Luna di jalan dengan pipi yang memerah karena di pukul oleh Ninda.Luna yang menahan tangis dan sakit langsung pergi pulang.


Ibu:"Luna apa kau sudah sampai~"


Luna:"Ibu ini garamnya,aku lelah.jika ada Reihan menjemputku tolong bilang kepadanya kalau aku sedang lelah.aku akan duduk di bangku belakang"(Menundukkan kepala agar ibunya tidak melihat lukanya)


Ibu:"Astagaaa..kau ini kenapa.."


Luna langsung pergi ke bangku belakang.


*di bangku belakang....


Luna:"memang benar,aku memang tidak pantas menjadi pacarnya Reihan.seharusnya Aku tidak menyukai Reihan yang sangat beda sekali denganku,bahkan aku miskin.apa aku pantas menyukai Reihan yang kaya dan tampan itu?Hah....hahahahah"(Tertawa sambil menangis)


2 Jam kemudian....


Tok...tok...tok....Suara orang mengetuk pintu,yang tidak lain adalah Reihan....


Reihan:"Ibu,apa Luna ada di rumah?!"


Ibu:"Emm...sepertinya Luna masih lelah dia,katanya dia mau istirahat lebih lama~"


Reihan:"Ohhh begitu yaa..."(Kecewa)


Ibu:"Maaf yah nak Reihan...."


Reihan:"Tidak apa apa,oh iya ini saya membeli buah buahhan untuk ibu dan luna.semoga kalian Sukaaa"(Tersenyum)


Ibu:"Ahh....nak Reihan memang Baikk,terima kasih yaa.ayo masukk"


Reihan:"Tidak perlu,sepertinya saya harus pergi sekarang,sampai jumpa buuu"(Mencium tangan ibu Luna)


Ibu:"Baiklah kalau begitu,sampai jumpa"


Reihan pun pergi meninggalkan rumah Luna


Reihan:"Ada apa dengan Luna,sepertinya kemarin dia tidak melakukan apa apa,tapi kenapa bisa lelah"(Bicara dalam hatii)


Di sisi lain Luna yang pipinya masih memerah tertidur di bangku belakang rumahnya.


Jam sudah menunjukkan pukul 10 ibu Luna cemas dan memeriksa Luna


Ibu:"Astaga Luna,kenapa kau ini kenapa pipimu memarr"


Ibunya kaget melihat Luna yang pingsan karena kepalanya terbentur cukup keras.dan pipinya mulai berubah menjadi warna unggu.Ibunya yang cemas langsung meminta bantuan kepada tetangganya untuk mengantarkan Luna ke rumah sakit.


14.00


Reihan:"Syukurlah,konsernya tidak lama jadi aku bisa istirahat duluu"(Menghela nafas)


Reihan:"Sebaiknya aku pergi berkunjung ke rumah Luna,sambil membawa makanan diakan suka makan banyak hhi"(Berbicara di dalam hati,sambil senyum senyum sendiri)


Ginan:"Reihan kenapa kau senyum senyum sendiri,apa kau terlalu kelelahan?!"


(Ginan)Manajernya Reihan


Reihan:"Haha tidak aku hanya senang saja karena konsernya cepat selesai.Aku lelah aku akan langsung pulang dulu sampai jumpaaa"


Ginan:"Apa perlu diantar?!"


Reihan:"Tidak perlu aku bawa mobil sendiri"(Tersenyum)


Ginan:"Baiklah baiklah...terserah dirimu sajaa...~"(Melambai lambai tangan)


Saat di perjalanan Reihan mampir ke lestoran yang di datanginya dengan Luna untuk memesan makanan kesukaan Luna...


Reihan pun sampai di rumahnya Luna


Reihan:"permisi...ibu...Luna...apa kalian di dalam?!"(Sedikit berteriak,dan terdengar oleh tetangganya Luna)


Tetangga:"Maaf yaa ibu Luna tidak ada,dia mengantar Luna pergi ke rumah sakit karena Luna sakit"


Braaakkkkk.......makanan yang sengaja di beli untuk Luna terjatuh dari tangan Reihann....


Reihan yang terkejut dan khawatir terjadi apa apa kepada Luna langsung menanyakan rumah sakitnya dan pergi menjenguk Luna dengan terburu buru....


Di rumah sakit..


Luna:"Sepertinya Reihan tidak akan menjenggukku....Astaga apa yang aku bicarakan dia kan bukan siapa siapanya akuuu..sebaiknya aku tidur duluu"(Berbicara di dalam hati)


Sesaat setelah itu...


Bruukk...Reihan dengan cemas membuka pintunya dengan sangat keras dan langsung memeluk Luna


Luna:"Re...Reihan,kenapa kau ada disini.."


Reihan:"Aku mencemaskan mu,maafkan aku aku seharusnya menjagamu maafkan akuuu..."(Meneteskan air mata)


Luna:"Reihann...."(Meneteskan air mata)


Luna:"Ternyata Reihan mempedulikan aku,seharusnya aku menyadari kalau hati ku dari dulu sudah menyukai Reihan.tapi kenapa aku baru sadar.."(Berbicara di dalam hati)


Luna:"Sudahlah,memang salahku karena aku tidak menjaga diriku dengan baik.jangan menangis lagi kau kan seorang pria, bagaimana kalau fansmu melihat ini.pasti mereka akan menertawakan mu karena kamu menangisi perempuan sepertiku"(Mengelus kepala Reihan)


Reihan:"Aku tidak peduli!!!!"


Luna:"Sudahlah kau ini laki laki"(Menghapus air mata Reihan)


Ibunya Luna hanya bisa melihat di sudut ruangan dan menyaksikan anaknya Luna dan Reihan.


Ibu:"Ternyata hiks....anakku sudah dewasa....hiks...memang anak jaman sekarang hiks... percintaan mereka membuatku terharu hikss...."


Luna:"Jangan menangis lagiii coba lihat aku,aku tidak apa apa"(Tersenyum,dan melambai lambaikan tangannya)


Reihan:"Sebenarnya,apa yang terjadiii,siapa orang yang menyakitimu.aku akan lebih menyakitinya"(Seriussss)


Luna:"Astaga..ternyata orang ini menakutkan yaaa~"(Bicara dalam hati,sambil menatap Reihan)


Luna:"Kalau aku membicarakan yang sebenarnya pasti Fansnya Reihan akan habis di hukum oleh reihan.sebaiknya aku tidak menceritakan yang sebenarnya terjadi"(Berbicara di dalam hati)


Luna:"Aku hanya terbentur sedikit dijalan mhee..hee.."


Reihan:"Bagaimana dengan pipimu"(Serius)


Luna:"Emm...pipiku hanya merah biasa ha ha..."


Reihan yang penasaran langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Luna...


Luna:"Aa...apa yang kau lakukan....."