I'm not little

I'm not little
Ketiduran?



Di mobil*


Reihan:"Kau tadi kenapa?!"


Luna:"Tidak,aku tidak apa apa."(Menggeleng geleng kepala)


Reihan:"Pfftt....kau lucu sekalii"(Sambil mengelus rambut Luna)


Luna:"A..apa yang kau lakukan"(Menurunkan tangan Reihan)


Reihan:"Tidak kecilll"


Luna:"Aku Tidak Kecilll"(Cemberut)


Reihan:"Kecilll hahaha"(Sambil mencubit pipi Luna)


Luna:"Heeii lepaskan,memangnya kau siapa berani mencubit pipiku ini"(Cemberut)


Reihan:"Aku?"


Luna:"Yaa."(Tegas)


Reihan:"Aku?Calon tunangannmu"(Tersenyum polos)


Luna:"Astaga,kau mengatakan itu lagi,memangnya kapan kau menyatakan cintamu padaku"(Serius)


Reihan:"Emmm.....aku tidak tau.tapi aku akan menunggu si kecilku ini untuk menyukaiku.karna aku tampan mheee..he...hee"(Menepuk dadanya dan BANGGA)


Beberapa saat kemudian.....


Luna:"Kruyukk.....Kruyukk....."(Suara perut Luna yang belum makan)


Luna:"Astaga,apa dia mendengarnya"(berbicara di dalam hati.Pipi memerah)


Reihan:"Sekarang sudah jam 12 siang,aku sedikit lapar.bagaimna kalau kita makan dulu"(Pura pura tidak tau kalau Luna lapar)


Luna:"Benar ayo kita berangkat ke lestoran"(Serius dan Sangat senang)


Luna:"Untunglah,perutku tenanglah aku akan memuaskan mu sebentar lagi"(Berbicara di dalam hati sambil mengelus perutnya)


Reihan:"Perempuan ini memang lucu sekali,Ayah memang tidak salah memilih perempuan"(Berbicara di dalam hati dan tersenyum kepada Luna)


Luna:"(Tersenyum kepada Reihan)


***


Ini teman teman alasan kenapa Reihan menyebut nama ayahnya saat di mobil.1 bulan yang lalu saat di Rumah sakit.....


Pk Ridwan:Reihan kenapa kamu tiba tiba ada di rumah sakit,apa kamu tidak apa apa?!"(Cemas)


(Pk Ridwan)Ayahnya Reihan


Reihan:"Aku tidak apa apa,hanya keningku saja yang sedikit sakit.Ada yang mencampur obat keminumanku,dan aku langsung lemas dan terjatuh hingga kepalaku terbentur"


Pk Ridwan:"Siapa yang mengantarkanmu ke rumah sakit?!"


Reihan:"Aku mendengar dari suster yang ada disini,katanya orang yang mengantarkanku ke sini adalah luna"


Pk Ridwan:"Syukurlah".


Pk Ridwan:"Oh iya,Reihan Ayah akan menjodohkan mu dengan anak teman masa kecil ayah namanya juga kebetulan Luna,ini fotonya"(Memberikan sebuah Poto)


Reihan:"Ayah,dia memang Luna,yang menyelamatkanku waktu itu"


Pk Ridwan:"Benarkah,Syukurlah kalau begitu.karna Luna itu anak baik"


Pk Ridwan:"Reihan,karna kamu belum ada jadwal untuk konser.ayah akan memperkerjakan kamu di Cafe tempat bekerja luna.dan kebetulan pemilik cafe itu adalah Saudara ayah.besok kamu harus bekerja di sana yaa"


Reihan:"....."


saat itu Reihan tidak mau menyetujui perjodohan itu,tapi karena Reihan melihat kebaikan Luna.Dia menjadi Tersentuh dan mulai menyukai luna.


Lanjut....


Reihan:"Luna,ayo kita sudah sampai di di lestorannya..."


Saat Reihan melihat Luna,ternyata Luna langsung turun duluan masuk ke lestorannya dan meninggalkan Reihan di mobil..


Reihan:"Astaga....dia benar benar lapar hahahaha"


Reihan:"(Aku sudah lama tidak tertawa seperti ini)berbicara di dalam hati)


Reihan pun masuk dan memesan makanannya


Luna:"Reihan, Makanan disini terlalu mahal.apa kita bisa membayarnya?!"


Luna:"Astaga...senyumnya terlalu menyilaukan matakuu....."(Berbicara di dalam hati,sambil menutupi matanya


Luna:"Bb...baiklah aku akan memilih makanan yang ini...ini...ini...ini...ini...dan ini,kalau kau Reihan?!"


Reihan:"Astaga dia memang lapar yaa~"(Bicara dalam hati)


Reihan:"Aku ingin teh ini saja satu"


Pelayan:"Baiklah silahkan di tunggu"


Luna:"Kenapa....kenapa kau hanya memesan teh saja,tadi di mobil katanya kau lapar?"


Reihan:"Aku mendengar perutmu berbunyi,Apa kau tidak tau"(Tertawa)


Luna:"A...aku..."


Pelayan:"Ini pesanan nya nona,tuan"


Luna:"Waaaaahh.....,selamat makannn"


Reihan:"Astaga"(menggaruk kepalanya)


Pelayan dan Reihan kaget karena Luna memakannya dengan rakus sampai belepotan kemna mana,Dan Reihan yang melihat itu langsung mengelap pipinya yang belepotan itu dengan tisu


Luna:"Aku bisa sendiri.."(Mengambil tisu dari tangan Reihan)


Reihan:"(Hanya tersenyum)


Dalam 5 menit,semua makanannya habis di makan Luna


Luna:"Hari ini aku puas sekalii,apa kau puas perut"(Berbicara pelan sambil menepuk perutnya)


Reihan:"Kau ini...."(Tertawa)


Beberapa saat kemudian


Reihan:"Baiklah apa kau sudah selesai,ayo kita pulang"


Luna:"Oh iya,tunggu dulu biar aku yang memanggilkan pelayannya.pelaa...."


Reihan:"Tidak usah,ayo kita langsung pergi sajaa"


Luna:"Apa,apa kau lupa membawa dompetmu,Apakau kehilangan dompetmu.bagaimana ini,apa kita akan di penjara gara gara tidak membayar makannya.astaga bagaimana ini..."(Sedikit berteriak,hingga orang orang melihatnya)


Reihan:"Hei..Luna tenang,duduk dulu kau harus tenang"


Luna:"Reihan bagaimana ini,apa kita harus menyelinap pergi dari tempat ini.baiklah kita menyamar sajaa"


Reihan:"Ini lestoran punyaku,jadi kita tidak perlu membayarnya"


Luna:"Benarkah..."


Luna pun terdiam selama 1 menit***


Reihan:"Luna baiklah,ayo kita pulang"


Luna:"Lestorannya punyamu ya...."


Reihan:"Iya,ayo kita pulang ini sudah sore"


Reihan:"Oh iya besok aku akan konser.besok aku akan menjemputmu besok jam 9 pagi."


Luna:"Baiklah"(Lesuh)


Reihan:"Kau kenapa?!"


Luna:"Tidak apa apa,ayo kitaaa pulanggg"(Hilang semangat,dan langsung pergi menaiki mobil)


Reihan:"Ada apa dengan Luna"(Berbicara pelan,sambil berjalan)


Di perjalanan menuju rumah luna.....


Reihan:"Besok kita akan membeli baju lagi untukmu.


Reihan:"Sekalian beli sepa...."(Melihat luna)


Reihan:"Ternyata dia tertidur,berarti aku berbicara sendiri dari tadi,hm...dasar Kecilll".(Mencubit hidung Luna)


Setelah itu Reihan mengantarnya pulang,dan memindahkan dia ke kasur....


Reihan:"Selamat malam...Kecilll"(tersenyum)