I'm not little

I'm not little
Fitnah



"Lunaaaa!!!!"


Reihan yang melihat Luna pingsan,langsung menghampiri Luna dan menggendongnya.


"Luna bertahanlah...uhuk...Aku akan mengeluarkan kita dari sini...uhuk.."ucap Reihan langsung berlari dari rumah tua itu.


"Ini di hutan bagaimana caraku agar bisa keluar dari sini?!"ucap Reihan yang masih menggendong Luna.


Reihan yang terus memutari hutan akhirnya melihat jalan keluar dari hutan.Reihan langsung pergi ke jalan itu,dan meminta bantuan,tapi tidak ada satupun kendara yang melewati jalan itu.


Reihan duduk di tepi jalan.


"Kenapa tidak ada kendaraan yang lewat..uhuk..seluruh tubuhku sakit sekali uhuk..tolong kamiiii...."ucap Reihan tidak sadarkan diri dan masih memeluk Luna.


Titt...titt...(Anggap aja jam Alarm)


"Hah....hah...Lunaa!!!!"Ucap Reihan berteriak.


Reihan melihat kesampingnya,Dan di sampingnya ada Luna yang sedang tertidur lelap.


"Dimana ini,mengapa kita tiba tiba ada di kamar ini,bahkan seranjang"ucap Reihan.


"Kamar ini mewah sekali,bahkan ada tv layar lebar.Sepertinya ini di Hotel bintang lima."ucap Reihan.


"Sepertinya di bawah hotel ini sangat berisik,ada apa ini."ucap Reihan.


Tiba tiba televisinya menyala sendiri,dan sedang menayangkan berita.


"Sekilas berita hari ini tentang kabar artis Reihan yang sedang populer belakangan ini.sudah tersebar di seluruh media, Facebook, Instagram Twitter,Ada akun yang tidak di kenali memposting foto Wanita bernama Luna seperti sedang mengoda Reihan yang tidak sadarkan diri di sebuah kamar hotel"Tv.


"Hoammmm..."


"'melihat sekeliling"


"Reihan!!!Apa kau baik baik saja!"ucap Luna cemas


"I..iyaa"ucap Reihan


"Kenapa kau membawa kita ke hotel,Dan kenapa kita seranjang"ucap Luna menjauhi Reihan.


"Luna tenang dulu.Aku juga baru bangun,dan saat bangun tiba tiba ada di kamar ini."ucap Reihan.


"Benarkah siapa yang membawa kita kesini.Dan kenapa di bawah hotel ini sangat berisik."ucap Luna


"Luna dengarkan aku.ada orang yang memfitnah dirimu yang tidak tidak,sebaiknya kita pergi dari hotel ini dengan cara menyamar."ucap Reihan menenangkan Luna.


"A..apa,kenapa bisa seperti ini"ucap Luna cemas.


"Aku juga tidak tau,sebaiknya ayo kita cepat menyamar"ucap Reihan.


"Bagaimana kita bisa menyamar,Kita tidak punya baju untuk menyamar."ucap Luna


"......"


Mereka yang baru bangun langsung bingung,karena ada yang memfitnah Luna wanita yang polos dan tidak tau apa apa.


"Aku tidak punya cara lain...luna begini...."


Di luar hotel sudah banyak wartawan dan awak media yang ingin mewawancarai Reihan dan Luna.Tiba tiba, Reihan muncul dari balik pintu hotel dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi



Saat para wartawan sibuk mewawancarai Reihan.Luna diam diam kabur dari Kerumunan wartawan itu dengan memakai baju petugas kebersihan.memakai topi,kacamata,masker,dan wigh (Rambut palsu)agar tidak di kenali orang orang.


"Luna...semoga kau berhasil kaburr"ucap Reihan di dalam hati.


Beberapa saat yang lalu...


"Luna aku tidak punya cara lain....Luna begini.Aku akan mengurus semua wartawan itu,aku akan menyogok pelayan yang ada disini dengan uang agar memberikan baju untukmu."ucap Reihan.


"Baiklah"ucap Luna.


"Kalau kau berhasil,jangan pergi ke rumahmu.disana sudah banyak wartawan yang menunggumu.Aku akan menelepon sekretaris ku namanya Aldo.Dia akan memakai baju berwarna putih.dia akan menunggumu di sebuah taman,jadi kau pergi ke taman saja.


*


*


*


Di taman sudah ada seorang pria yaitu Aldo, sekretaris Reihan yang baru.


"Permisi apa kau Aldo,Aku luna"ucap Luna.


"Oh iya Lunaa....sekarang kau ikut aku"ucap Aldo


"Baiklah,terima kasih sudah membantuku"ucap Luna tersenyum.


"Iya...ini juga perintah dari boss."ucap Aldo.


"Wanita ini dari matanya sudah jelas dia pasti cantik,Boss memang pintar dalam memilih perempuan"ucap Aldo di dalam hati.


_


"Nona Luna,kamu sementara akan tinggal di Apartemen ini.maaf jika Apartemen nya kecil,karna agar tidak terlalu banyak orang orang.Apa nona tidak keberatan."ucap Aldo.


"Tidak aku tidak keberatan,ini lebih besar dari rumah ku yang dulu."ucap Luna melepaskan topi dan maskernya.


"Astaga...dia cantik sekali.mataku silau melihatnya...."ucap Aldo di dalam hati.


"Oh iya nona,ini ponsel nona yang baru,ini di berikan dari bos karna ponselmu hilang"ucap Aldo


"Baiklah,aku tidak masalah.sepertinya aku akan masuk sekarang,nanti orang melihatku disini.sampai jumpa Aldo"ucap Luna meninggalkan Aldoo.


"Sampai jumpa.."ucap Aldo Melambaikan tangan.


Blussshh.....


*Apartemen*


_pukul 10.00_


"Apa Reihan akan baik baik saja.Tv,Media,dan Sejenisnya sekarang sedang memberitakan ku yang tidak tidak...siapa yang tega mengfitnahku hingga seperti ini.Pasti dia adalah salah satu fans Reihan yang cemburu."ucap Luna.


"Lebih baik aku menelepon Reihan sekarang.Aku sangat ingin tau keadaanya sekarang.Apalagi sekarang lagi hujan."ucap Luna


Tutt..Tutt..


*Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif,silahkan coba beberapa saat lagi*


"Kenapa tidak aktif.Oh iya..pasti tv sekarang sedang memberitakan wawancara Reihan"ucap Luna menyalakan tv.


"Sekarang masih ricuh para wartawan yang mewawancarai artis Reihan.Di hari hujan ini,Saya sedang memperlihatkan di belakang saya bahwa wartawan rela hujan-hujanan hanya untuk mewawancarai Reihan."Tv.


"Berita ini live,Di hari hujan seperti ini Reihan masih di wawancarai.Di rumahku juga ibu masih di wawancarai.Spertinya aku harus membantu ibu dan Reihan.ini juga salahku,tapi kenapa aku malah kabur.sebaiknya aku menyamar sekarang.Tapi aku menyamar sebagai siapa?."


"Ah...iya aku punya ide.He..he..."ucap Luna tertawa jahat.


***


Hotel tempat wawancara Reihan...


"Apa benar kalau semalam Nona Luna mengoda Anda?!"Wartawan.


"Tidak itu tidak benar,Waktu saya bangun tiba tiba saya langsung berada di hotel ini bersama Luna.Luna juga tidak tau apa apa tentang apa yang terjadi.Dan foto itu adalah foto editan."ucap Reihan menjelaskan kepada wartawan.


"Apa anda memiliki hubungan khusus dengan Luna?!"wartawan.


"Aku lelah sekali.Wartawan bukanya malah sedikit,malah banyak yang mewawancarai ku.padahal ini sedang hujan deras."ucap Reihan di dalam hati.


"Saya....


"Hey semua wartawan yang ada disiniii!!!!! Lihat kesini!! Di hotel itu ada kebakarann!!!cepat lari!!lari semuanya!!!!"ucap Luna berteriak.


Wartawan yang ada di sana langsung percaya,dan meninggalkan Hotel itu.Reihan juga percaya dan akan lari tadinya,tapi dihalangi oleh Luna.


"Luna,Apa itu kau?!"ucap Reihan.


"Tentu saja ini akuu"ucap luna,dan membuka masker.