I'm not little

I'm not little
Siapa dokter pribadiku?



Luna:"A...apa yang kau lakukan"(Gugup)


Reihan:"Apa,aku hanya akan memeriksa lukamu"


(mendekatkan lagi wajahnya)


Ibu:"Hoho..anakku,sepertinya aku akan


Mengganggu mereka hhi.."(Berbicara di dala


m hati)


Ibu:"Sepertinya ada yang harus ibu urusss


Ibu akan pergi duluu~"(Meninggalkan


Luna dan Reihan berdua)


Luna:"Hah...dasar ibuuu~"


Reihan:"(Terus mendekatkan wajahnya)


Luna:"Heiii...apa yang kau lakukan.jangan men


Dekatkan wajahmu seperti ituu.nanti orang


Akan salah paham"(Mendorong Reihan)


Reihan:"Memangnya kenapa,kau kan pacarku"


(Tersenyum)


Reihan:"Kalau aku menciummu juga bisa,karna


Kau pacarku"(Polossss)


Luna:"Tidak bisa!!!!"(Menggelengkan kepala)


Reihan:"Memelukmu?!"


Luna:"Tidak bisaaaa!!!"(Pipi memerah)


Reihan:"Mengelusmu?!"


Luna:"Bisaaaa...a......a....a....."


_Terdiam_


Luna:"Eh...tadi itu salah bicara...maksud ku tadi


Itu,Tidak Bisaa.Jangan sampai kau


Mencium dan mengelusku la...."


Reihan:"(Reihan tidak memdengarkannya,dan


Langsung mencium kening Luna dan


Berkata)


Reihan:"Kalau aku bukan pacarmu,berarti aku


Tunangannmu"(Berbicara di telinga Luna


Sambil menghembuskan nafasnya)


Luna:"(Terdiam,pipi dan telinganya langsung


Memerah)


Reihan:"Benarkan,mm...sebaiknya kau istirahat


Kau lelahkan?aku akan Menjenggukmu


Lagi nanti.dan sebentar lagi akan ada


Dokter pribadimu,untuk merawat luka di


Pipimu itu.sampai jumpaa SAYANGG"(


Tersenyum,dan meninggalkan Luna)


Luna:"Sampai Jum....."(Berpikir)


Luna:"Apaaaa...aku punya dokter pribadiiii?!"


Luna:"Siapa Dokter Pribadiku?"


_Hening_


Luna:"Ada apa tadi...mengapa saat Reihan men


Ciumku jantungku berdetak kencang"


Jantung Luna:"Reihannnnnn hhiii Deg..deg.. deg"


Luna:"Astaga...jantungku memang bermasalah"


(Sambil memukul jantungnya)


Jantung Luna:"Jangan sakiti akuuuuuu...!!"


Luna:"Sekarang sudah jam 4 sore.sebaiknya aku


Tidur duluu"


_Luna pun tertidur lelap.waktu tidak terasa sekarang sudah jam 7 malam_


Luna:"Astaga...aku tertidur lama."(Melihat di


Sampingnya ada ibunya)


Luna:"Ibu,kata Reihan akan ada dokter yang


Memeriksaku.apa dia sudah datang?!"


Ibu:"Oooh...belumm.saat ibu berpapasan dengan


Nak Reihan.katanya dokter nya akan datang


Sebentar lagi karna ada urusan."


Luna:"Ooh begitu"


Ibu:"Luna,kau belum makan dari tadi sebaiknya


Kau makan dulu yaa.tadi juga Reihan mem


Berikan uang kepada ibu untuk beli makanan


Untukmu katanya,dia tidak sempat membeli


Nya untukmu"


Luna:"Baiklah"(Tersenyum)


*Waktu berlalu,saat Luna sudah beres makan,dokter pribadi lunapun datang.Dan kebetulan Dokter pribadinya Luna adalah teman SMP-nya luna.namanya Kevin....


Luna:"Sepertinya aku kenal denganmu?"(Me


Lihat wajah Kevin)


Kevin:"Apa kau tidak ingat aku,aku adalah teman


Curhatmu saat masih SMP.apa kau lupa?!"


Luna:"Oohhh benar.... kau Kevin sudah lama


Sekali.sekarang kau sudah dewasa yaa"(


Tersenyum)


Kevin:"Luna sekarang berbeda sekali,saat SMP


Dia kucel,tidak tau ber-make up.dan sekar


Ang dia semakin cantik.bahkan tidak mema


Kai make up pun tetap cantik."(Tersenyum)


Kevin:"Sekarang luna,saya akan memeriksa


Pipi mu."(Sambil memegang pipi Luna


Dengan lembut)


Luna:"Tangannya lembut sekaliii~"(Berbicara di


Dalam hati sambil melihat Kevin)


Kevin:"Kenapa kau bisa begini.ini sepertinya luka


Tamparan?!"


Ibu:"Iya,memangnya apa yang sebenarnya


terjadi?!"


Luna:"Se....sebenarnya begini...."


-Luna menceritakan semua yang terjadi-


Kevin:"Jadi kau di tuduh menjadi penggoda?!"


Luna:"Iya,aku tidak tau salahku apa.mereka


Tiba tiba menamparku dan mendorongku"


Ibu:"Astaga,anak anak jaman sekarang memang


Seperti itu.siapa nama mereka,ibu akan


Memberikan pelajaran kepada mereka"


Luna:"Ah..ibu sepertinya tidak perlu seperti itu,bi


Arkan saja kalau aku tidak salah nama


Mereka adalah Ninda dan Elsa"


Kevin:"Heh...benarkah,aku kenal mereka.....


mereka akan aku beri Pelajaran"(Berbicara


di dalam hati,sambil tersenyum jahat)


Kevin:"Aku sudah memeriksa lukamu,ini obatnya


Oleskan saja sekarang besok juga lukanya


Tidak akan terlihat.dan kamu bisa sembuh


(tersenyum)


Luna:"Terima kasih Kevin"


Ibu:"Terima kasih yaa nak Kevin,kamu baik sekali


Besok,mampir kesini lagi ya.jangan sebagai


Dokter,tapi sebagai temannya Luna"


(Tersenyum)


Kevin:"Aku ingin lebih dari ituuu..."(Berbicara di


Dalam hati)


Kevin:"Baiklah,Luna ibu .sampai jumpa"


(Tersenyum)


_Kevin pun meninggalkan Luna dan ibunya_


Waktu pun tak terasa,Pagi sudah datang lagi..


10.30


Luna:"Ibu coba lihat ini,lukanya sudah tidak ada


Bahkan tidak berbekas"


Ibu:"Iya,katanya kamu hari ini sudah bisa pulang"


Bereskan barang barangnya"


Ibu:"Oh iya Luna...mengapa temanmu Nina tidak


Menjenggukmu kesini"


Luna:"Ohh ya aku lupa...Kata Nina dia akan


Bekerja di dua tempat.1 di cafe,dan satu


Lagi menjadi seorang pembantu di luar


Kota.mungkin dia tidak tau kalau aku disini.


Hehe...aku tidak punya handphone jadi


Tidak bisa memberi kabar kepada Nina"


Ibu:"Maafkan ibu,ibu tidak bisa membelikan


Handphone untukmu"(Kecewa)


Luna:"Tidak apa apa ibu,yang penting di sisiku


Ada ibuu"(Tersenyum)


Ibu:"Anak ibu memang Baikkk"(Memeluk Luna)


Luna:"(Memeluk ibu)


*Luna dan ibupun pulang dari rumah sakit.dan kebetulan saat Luna dan ibunya menunggu di halte buss.ada Reihan lewat yang tadinya akan menjengguk luna.*


Reihan:"Ooh...Luna apa kau sudah pulang,luka


Di pipimu juga sudah hilang,bagaimana


Kalau aku yang antar pulang?!"


Luna:"Tidak usahh...."


Ibu:"Terima kasih nak Reihan memang Baikk


(Langsung menaiki mobil)


Luna:"Ibuuuuuu"


Ibu:"Luna,kau duduk di sebelahku,biar ibu


Yang di belakang"(Melihat dari jendela mobil)


Luna:"Baiklah"


Di mobil,Ibu Luna tertidur,hingga mendengkur...


Ibu:"Krekk.......kruk....


Luna:"Maafkan ibuu hha"


Reihan:"Tidak apa apa,dia pasti kelelahan menja


gamu di rumah sakit semalaman.pasti


Dia belum tidur"(Tersenyum)


Luna:"Hah...iya"(Malu)


Reihan:"Oh iya Lunaa,nanti malam akan ada


Pesta di rumahku.kau juga harus ikut ya.


Dan kau di sana bukan menjadi teman


Ku.Tapi pacarku"(Tersenyum)


Luna:"Bb...baiklah ini demimu yaa,bukan karena


Aku suka padamu.Dan karna kau telah


Membayar biaya rumah sakitku"


Reihan:"......."


Luna:"Apa aku mengatakan hal yang salah??"(


Berbicara di dalam hati)


10 menit kemudian.....


Luna:"Reihan,kenapa dari tadi kita belum sampai


Dan jalan kerumahku juga bukan ini??"


Reihan:"Kita sudah sampai..."(Tersenyum)


Luna:"Rumah siapa ini,bagus sekalii"(Turun dari


Mobil)


Reihan:"Ini rumah barumu,kau Dan ibumu akan


Tinggal di sini.di rumah ini juga sudah


Disiapkan makanan beku agar bisa


Di masak kapan saja.Juga ada baju baru"


Luna:"Kenapa kau melakukan ini..."


Reihan:"Aku Carikan rumah ini karna biaya


Bulannanya murah.Aku mencarikan


Rumah ini untukmu sangat susah lohh"


(Padahal Reihan berpikir,karna kalau dia


Memberikan rumah ini cuma cuma


Luna pasti tidak akan menerimanya


Jadi Reihan memakai cara ini agar


Di terima oleh luna.dan sebenarnya


Rumah ini milik Reihan sendiri)


Reihan:"Apa kau suka??"


*Luna terdiam.tapi dia menarik dasi Reihan dan mencium pipinya,sambil berkata*


Luna:"Terima kasihhh....."


_Ibunya yang sudah bangun tidak sengaja melihat Luna yang mencium Reihan_


Ibu:"Uhuk.....uhuk....uhuk"(Batuk di sengaja)


Luna langsung kaget..


Luna:"ii..ibu...,ibu sudah bangun yaa"


Reihan:"Ibu,Luna,saya mau pulang dulu.ini sudah


Sore,dan Luna siap siap untuk nanti


Malam yaa"


Ibu:"Iya sampai jumpa"(Turun dari mobil)


_Reihan pun pergi dengan pipi yang masih merah_


Ibu:"Luna,kita dimana?!"


Luna:"ibu ini rumah baru kita,aku masuk duluuu"


Ibu:"Astaga...benarkahhh"


Ibu:"Tapi bagaimana dengan baju baju kita yang


Ada di rumah?!"


Luna:"kita di beri baju oleh Reihan,jadi jangan


Khawatirr~"


Ibu:"Benarkahhh...Ahh..nak Reihan memang


Sangat baik,Aku bersyukur punya calon


Menantu seperti diaa"(BANGGA)


Luna:"Ibu ayo masuk aku sudah lelah,nanti


Malam akan ada acara.."


Ibu:"Benarkah,acara apa......


*


*


*


Sementara di kediaman Kevin.....


Ninda:"Ma...maafkan kami tuan Kevin...saya


Tidak bermaksud untuk melukai Luna


Karna yang pertama melukainya


Adalah Elsaa"(Melihat Elsa, ketakutan)


Elsa:"A...apa,apa yang kau bicarakan aku


Tidakk...."(Ketakutan)


Kevin:"Heiii....kalian berisik!!!!"(Berteriak


Dengan amarah)


Elsa:"........"(membungkuk)


Ninda:"......"(membungkuk)


Kevin:"Kalian telah melukai Luna ku....Dan kalian


Harus membayarnya"(Senyum jahat)


Ninda:"**...tuan Kevinnn....maa...maafkan kami


Kami akan melakukan apapun,agar kami


Tidak di hukum olehmuu"


Elsa:"Benar....apa saja....tolong maafkan kami.."


Kevin:"Kalian bilang apa saja yaa,baiklah lah


Aku punya tugas untuk kalian.Apa kalian


Kenal dengan Nina temanya Luna......


***


Dimobil Reihan


Reihan:"Apa dia sudah menyukaiku....bibirnya


Lembut saat menyentuh pipiku~"


(Berbicara di dalam hati,dan pipinya merah)


_Hening_


Reihan:"Astaga apa yang aku pikirkan......"


_Sementara lampu lalu lintasnya sudah hijau dari


Tadi_