
Selamat malam, apa kabar kawan? Lama kita tidak bertegur sapa lagi karena masa hibernasiku.
Kini aku sudah cukup memiliki waktu luang untuk menulis lagi hehe, jadi akupun akan menulis. Oh ya, ada yang memberikan komentar masalah di salah satu day ada yang berisi 4 bintang (*), ya aku heran dong kenapa, kok bisa gitu,, jadi akupun memeriksanya dan benar saja ada bintangnya. Ternyata yang diberi bintang itu adalah pas aku make kata yang sejenis dengan bodoh tapi dalam 4 huruf, dan setelah review kata itu di sensor bung. Pas disensor malah menjadi absurd gitu astaga,,,
Orang mana paham kalo kata yang disensor cuman nongol 4 bintang doang, gak nyambung sama cerita jadinya dah, masih mending kalo ada beberapa kata yang ditongolin misal ‘b*go’ (semoga contoh ini nggak di sensor) jadinya kan setidaknya orang-orang bakal ada sedikit bayangan tentang kata itu.
Ya sudahlah lupakan saja masalah bintang-bintang itu, kini aku akan menjelaskan sedikit masalah apa yang ada dipikiranku, aku ada ide gila sih hehe. Jadi aku akan mencoba sesuatu yang yah, hal yang tidak mungkin bung, entahlah aku sendiri tidak tau. Jadi aku akan mencobanya, cuman kan tidak ada yang tau hasilnya kan sebelum dicoba.
Ah ya, hal itu aku akan mencoba mantra vampir, entahlah hanya mencoba. Kalian percaya dengan adanya vampir? Aku sendiri percaya dan juga disisi lain tidak, karena ya jelas kan kita tidak pernah melihat sosok vampir secara nyata.
Aku ingin punya teman vampir gitu, pasti seru deh hehe, jadi berasa punya teman dari dunia lain gitu, eh ya vampir bukan hantu ya, jadi dunia lainnya disini ya bukan dunia astral, tapi dunia malam. Dunia malamnya juga bukan kehidupan manusia yang beraktifitas dimalam hari ataupun hewan-hewan yang berburu dimalam hari, ini benar-benar kehidupan dari kaum vampir.
Okey mari kita lupakan ide gilaku itu, kita akan bahas hal yang sebenarnya, jadi gini, aku ini ingin mencoba melatih kemampuan menggambarku, tapi aku tidak tau apakah aku akan bisa bertahan di salah satu bidang seni itu, sudah lama aku berdiam diri tidak menggambar lagi, terakhir kali aku menggambar dengan niat itu pas aku ospek dulu.
Saat itu kami disuruh menggambar logo kampus di halaman pertama buku tulis kan, nah itu aku bener-bener pake niat gambarnya, karena kalian tau? Kalau aku menggambar setengah hati maka gambarku akan tidak sesuai harapan sedangkan kalau aku menggambar tanpa niat sedikitpun hasilya hanya menjadi sebuah mata atau nggak hanya akan berakhir menjadi coretan-coretan garis yang tidak jelas.
Pernah aku mencoba menggambar pas banyak pikiran, ugh hasilnya bung, hanya menjadi sebuah kertas yang full berisi coretan yang entahlah aku sendiri tidak tau itu menyerupai apa saking kacaunya.
Kalian pernah tau dalam salah satu tes psikologi yang ada itu ada tes yang menuruh kita untuk menggambar, dimana dari gambaran itu seorang psikolog akan tau kepribadian kita dan apa yang sebenarnya ada dalam diri kita. Aku pernah nyoba ngasi tes yang serupa kepada temanku, dan kalian tau? Dari 6 kotak yang aku berikan, hampir semua gambar alam.
Sungguh indah jika diingat, kemampuan menggambarnya juga lumayan bagus, tapi yang aku tidak mengerti darinya adalah, kenapa dia malah mencadi guru sd? Sungguh itu masih menjadi pertanyaan didalam otakku bung.