I Love My Uncle

I Love My Uncle
I love my uncle



Aku membaring kan tubuh ku di atas pangkuan uncle vir namun baru saja aku ingin memejam kan mata ku ponsel milik uncle vir berdering itu membuat ku terkejut, uncle vir beranjak keluar dari kamar ku dan mengangkat telpon nya seperti nya sangat penting sampai aku tidak boleh mendengar pembicaraan nya, tapi yah sudah lah paling juga masalah bisnis lebih baik aku istirahat saja aku merasa lelah, perlahan aku memejam kan mata ku dan mulai masuk ke dalam mimpi ku dan melupakan semua dunia nyata ini.


Dreet dreet dreet dreettt.... ponsel ku berdering aku mencoba meraih ponsel ku dengan mata masih terpejam lalu ku angkat telpon nya, samar samar aku mendengar suara uncle vir entah dia dimana namun itu terdengar sangat berisik mungkin saja dia di jalan, hooaaammm aku masih mengantuk sekali.


"Baby apa kah kau sudah makan malam ? apa kah kau mau makan sesuatu aku akan membelikan mu"


"Makan malam memang nya jam berapa sekarang ? aku melihat jam dinding whaattss, sudah pukul delapan malam apa kah jam itu tidak salah"


"Jam itu tidak salah nona, ini memang sudah jam delapan malam katakan pada ku apa kah kau baru bangun ?"


"Aah seperti nya aku ketiduran iya aku baru saja bangun saat uncle menelpon ku"


"Baik lah kau pasti belum makan malam dan aku akan membelikan mu sesuatu apa yang ingin kau makan malam ini ?"


"Terserah saja aku akan makan apa saja yang uncle beli"


"Baik lah tunggu 10 menit aku akan sampai"


Hoaaamm aku masih ngantuk sekali ternyata aku tertidur sangat lama kepala ku sedikit pusing, dan tiba tiba aku mengingat kejadian tadi siang aahh aku merasa malu aku seperti belum siap bertemu uncle vir lagi ini semua karena kecorobohan ku meletakkan buku diary ku sembarangan harus nya aku selalu menyimpan nya dalam tas ku, oh ya tadi siang uncle vir mengangkat telpon dan apa kah dia langsung pergi setelah itu dan dia baru kembali ? kemana dia pergi selama itu apa dia menemui wanita itu lagi, ah aku harus menanyakan ini setelah dia tiba.


"Hai my honey aku kembali". suara uncle vir mengejut kan ku baru saja aku memikir kan nya tiba tiba saja dia sudah ada di dalam kamar ku entah kapan dia datang


"Hai uncle kau sudah kembali, jam berapa kau keluar tadi mengapa kau tidak beritahu aku jika kau ingin pergi ?" aku menginterogasi nya seperti seorang polisi yang baru sjaa menangkap maling


"Ya aku keluar saat kau tertidur tadi aku ingin memberitahu mu namun saat aku kembali ke kamar kau sudah tertidur jadi aku hanya mencium mu saja"


"Apaaaaaa kau mencium ku umm mengapa kau mencium ku, uncle viiirr kau ini sungguh tidak tahu malu memanfaat kan wanita yang sedang tertidur" aku sangat terkejut saat uncle vir mengatakan itu ini sangat memalukan bagi ku aargghh lagi lagi uncle vir membuat ku sangat gugup


"Mengapa kau marah dan mengapa kau mengatakan aku memanfaat kan mu honey hey apa kah kau lupa apa yang kita bicarakan tadi siang dengar kan aku kau sekarang milik ku hanya milik ku dan apa yang aku lakukan pada mu itu wajar aku mencintai mu ku harap kau tidak melupakan itu dan yah lagi pula bukan nya aku selalu mencium mu dari kau masih bayi dan mengapa kau sekarang jadi begitu marah saat aku mencium mu?"


"Aku sangat lapar sekarang makanan apa yang uncle belikan untuk ku" aku mencoba mengalih kan pembicaraan tadi


"Ini aku membelikan mu iga bakar kesukaan mu dan juga ada salad sayur kau harus makan banyak sayur agar tubuh mu terasa segar dan ini aku juga membelikan buah untuk mu karena uncle lihat di dapur sudah tidak ada buah, makan lah lalu kau mandi aku juga akan ke kamar ku tubuh ku terasa gatal karena beum mandi"


"Baik lah, oh ya uncle vir apa kau sudah makan ?"


"Ya uncle sudah makan sekarang kau makan lah"


Segera ku habis kan semua makanan yang uncle vir bawa untuk ku dalam hitungan menit semua habis tidaj tersisa yah aku bukan nya rakus hanya saja aku sangat lapar dari tadi siang aku tidak makan apa apa, setelah itu aku bergegas mandi tubuh ku mulai terasa gerah ku ambil handuk ku lalu melangkah menuju ke kamar mandi yang terletak di dalam kamar ku.


Aku mulai melepas semua pakaian ku dan aku masuk ke dalam bak mandi ku untuk merendam tubuh ku aku memejam kan mata ku lalu mulai membayang kan bagaimana jika aku dan uncle vir menikah apa kah aku dan uncle vir bisa menikah dan apa kah semua nya setuju namun ah sudahlah aku tidak ingin memikir kan orang lain aku hanya ingin memikir kan cinta ku saat ini cinta ku yang sangat ku idam kan sejak dulu kini jatuh dalam pelukan ku, aku hanya takut jika ada yang mengetahui hubungan kami namun aku juga merasa sangat bahagia karena keberuntungan ada di pihak ku aku merasa sangat senang karena orang yang ku cinta ternyata juga mencintai ku.


Saat aku sedang asyik berkhayal tiba tiba aku merasa ada yang menyentuh rambut ku apa kah aku berkhayal juga segera ku buka mata ku lalu sontak saja aku terkejut uncle vir ada di depan ku menatap ku sambil membelai rambut ku


"Uncle viiir apa yang kau lakukan disini mengapa kau masuk ke sini kau tidak lihat aku sedang mandi, uncle keluar lah atau aku akan berteriak jangan macam macam dengan ku yah" aku menutup wajah ku aku sangat malu sekarang mengapa harus masuk ke dalam kamar mandi ku juga sih, ya tuhan kali ini apa yang akan dia lakukan pada ku apa kah dia akan memperkosa ku seperti di film film ? oh tidak aku belum siap melakukan ini ya tuhan tolong aku.


"Apa yang kau fikir kan baby ? aku kemari untuk mengambil ini". uncle vir menunjukkan gosok gigi nya yang tertinggal di sini saat dia mandi tadi pagi yah dia sering mandi di kamar ku saat air panas di kamar mandi nya mati


"Haah tidak ada aku tidak memikir kan apa pun aku hanya terkejut yah hanya terkejut" aku tersenyum pada nya seakan akan aku tidak berfikiran yang aneh


"Bagus lain kali jika mandi kunci kamar mu agar tidak ada yang bisa masuk bagaimana jika ada maling lalu masuk ke kamar mu dan melihat mu dengan keadaan seperti ini kau akan di perkosa"


"Segera mandi lalu pakai pakaian mu aku akan kembali kesini setelah 5 menit"


Aku hanya diam mengangguk mau apa lagi dia kembali ke kamar ku setelah ini, aaahh pria ini membuat jantung ku berdetak sangat kencang.


*Bersambung*