I Found Love In Your Hug

I Found Love In Your Hug
Arthur Raja Ginggard



    Artur sedang duduk di singgasananya mendengarkan celotehan tidak jelas adiknya tentang Gadis yang ditemuinya di hutan saat sebuah gulungan kertas tiba-tiba muncul dihadapannya disertai dengan cahaya sihir. Dengan cepat Nova maju dan mengambil gulungan itu dan membukanya.


  " Laporan dari Fredrick " ucapnya sambil tetap memegang kertas itu.


  " Siapa yang mengizinkan kamu mengambilnya ?" tanya Arthur tegas. " Berikan padaku."


Arthur membaca kata-kata yang ditulis di kertas itu dengan cermat, lalu menyerahkan kembali pada Nova. Ia


terlihat berfikir sejenak untuk mengambil keputusan apa yang akan ia ambilselanjutnya.


 " Aku harus membantu Fredrick melawan para penyeludup, sepertinya dia dan pasukannnya tidak akan bisa melanjutkan pencarian gadis aneh itu. Jadi kamu tolong tetap dikerajaan untuk sementara. sampaikan pengumuman kepada semua kesatria untuk menjaga wilayah perbatasan, sepertinya kerajaan timur  sudah mulai bergerak. Dan jika diantara mereka ada yang melihat gadis dengan ciri-ciri yang aku ceritakan, perintahkan mereka untuk membawanya keistana." Perintah Arthur.Ia lalu menghilang setelah melihat anggukan adiknya.


    " Hah..." Nova duduk kembali di singgasananya  sambil menghela nafas." Kakak selalu saja pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal, dan berani-beraninya dia menggunakan sihir teleportasi padahal baru saja sembuh. Untung saja dia mempunyai adki berbakti seperti aku " Nova tersenyum sambil memuji dirinyasendiri.


Nova lalu duduk tegak dan berusaha memfokuskan pikirannya, ia membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk


menggunakan sihir komunikasi jarak jauh, meski sihir itu adalah keahliannya.


    "Pengumuman kepada seluruh kesatria Ginggard, Raja Arthur memerintahkan kalian semua untuk menjaga daerah perbatasan karena sepertinya kerajaan timur sudah mulai bergerak. Bersiap siaga untuk segala keadaan, dan jika ada yang melihat gadis dengan pakaian aneh dengan rambut coklat, mata berwarna coklat tua cerah, diperintahkan untuk membawanya ke istana. Perintah ini disampaikan langsung oleh Raja Arthur."  ucap Nova dalam pikirannya.


    Itulah bakat sihir alami Nova, yaitu komunikasi jarak jauh. Ia bisa menyampaikan pesan terdesak kepada orang yang jaraknya bermil-mil  jauh darinya. Sihir komunikasi termasuk dalm sihir yang jarang dipelajari karena membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan sulit untuk dipelajari. Tapi kelemahan dari sihir ini adalah hanya bisa menyampaikan pesan kepad orang yang kekuatannya lebih rendah dari si penyampai pesan. Jika kekuatan si penerima pesan lebih kuat, pesan itu akan terblokir oleh kekuatan sihir. Salah satu contoh adalah kakaknya, ia tidak akan bisa menyampaikan  pesan jarak jauh un tuk kakaknya, karena kekuatan kakaknya jauh lebih besar darinya.


    Arthur bersyukur kekuatannya bisa pulih dengan cepat sehingga teleportasi tidak lagi menjadi masalah baginya, dengan waktu beberapa detik, ia sudah sampai di daerah timur, tempat Fredrick sedang bertarung melawan orang-orang berpakaian hitam, cahaya sihir muncul berkelebat disana-sini. Kadang  menjadi pedang atau tameng, bahkan menjadi binatang. Beberapa pasukannya telah berhasil dikalahkan, jumlah musuh terlalu banyak.sepertinya mereka memang sangat membutuhkan bantuanya. Arthur menutup matanya dan mengerahkan kekuatannya, bayangan gelap muncul disekitar tubuhnya disertai dengan keluarnya sayap hitam dari punggungnya. Tiba-tiba saja tanah bergetar dan dari setiap retakan tanah muncul tulang belulang manusia yang membantu pasukan Fredrick berperang, tidak hanya kerangka manusia, ada juga kerangka beruang dan hewan-hewan lainnya. Fredrick menoleh ke arah Artur dan menunduk hormat.


" Raja telah datang, tunjukkan kekuatan kita. Serang !!!" Teriak Fredrick kepada pasukkannya.


    Berkat kedatangan Arthur pertarungan itu tidak berlangsung terlalu lama, mereka hanya menyisakan satu  orang lawan untuk dijadikan sandera. Arthur menghilangkan kembali sayapnya dan mendekati tawanannya. Ia melepas topeng laki-laki itu danmenodongkan pedang hitam yang dibuatnya  menggunakan sihir.


  " Siapa tuanmu, apakah kamu dari timur ?" tanyanya dingin.


" Jangan coba-coba menguji kesabaranku !!" bentak Artur sambil menekankan pedangnya pada leher laki-laki itu hingga membuatnya sedikit berdarah.


"Cuih." laki-laki itu meludah.


Dengan cepat Fredrick memukul wajah laki-laki itu dengan keras." jangan bersikap kurang ajar." kata Fredrick.


Arthur menahan Fredrick dengan tanggannya saat melihat Fredrick hendak memukul laki-laki itu lagi." Bawa dia ke Manor, kurung tanpa makanan dan cahaya." perintah Arthur.


" Baik Tuan" jawab Fredrick sambil membungkuk hormat.


    Arthur lalu mengusir pasukan tengkoraknya kembali ke dalam tanah dan mengepakkan sayapnya, ia mengamati sekitar daerah itu dari ketinggian. Untuk sementara semuanya terlihat aman. dengan cepat ia turun kembali dan memerintahkan pasukannya untuk kembali kekerajaan dan menghentikan pencarian yang diperintahkannya, karena jumlah mereka yang awalnya dua puluh telah berkurang setengahnya. Ia membuatkan mereka lingkaran sihir teleportasi untuk membawa mereka ke kerajaan dengan cepat. Setelah mereka menghilang membangkitkan roh dari mayat pasukkannya yang sudah meninggal dan menjadikan mereka pasukan bayangan. Arthur menguasai hampir semua jenis sihir tapi yang paling ditakuti oleh para musuhnya adalah kekuatan kegelapannya yang tidak bisa dikalahkan. Karena itulah ketika raja terdahulu wafat, tidak ada yang berani mencegah Arthur muda untuk menjadi raja.


    Arthur memutuskan untuk mengecek juga keamanan daerah lainnya, jadi memutuskan untuk kembali keesokan harinya. Namun menjelang siang sat ia baru saja hendak melakukan teleportasi, tiba-tiba saja kekuatan yang sangat besar menariknya, sama seperti ketika malam hari sebelum ia terbangun tiba-tiba di hutan dan bertemu gadis aneh itu. kali ini Arthur tidak berusaha untuk melawan, ia penasaran siapa atau apa yang akan   ditemuinya nanti ketika perjalanan ini berakhir. selang beberapa detik, kekuatan itu akhirnya menghilang, dan Arthur merasa heran mendapati dirinya berada dihalaman istananya sendiri.


" Selamat siang, Paduka."


" Selamat siang , Paduka"


    Semua pelayan yang dilewatinya memberi salam sambil membungkukan badan mereka. Arthur penasaran kenapa kekuatan itu membawanya kesini?, ia melangkah cepat mencari Nova diruang singgasana.


    " Nova !!!" Teriaknya sambil membuka pintu." Kamu.." ia berhenti berkata-kata saat melihat ada puluhan wanita berambut coklat menoleh kearahnya secara bersamaan.