I AM NOT MY SISTER

I AM NOT MY SISTER
Episod 3



(Kuan Yu POV)


.


.


Deg deg deg...


Apa ini? kenapa jantung ku berdetak begitu cepat? Kenapa saat ini wajah Xin Fei Gege begitu tampan dengan sinar senja di wajahnya?


Apa yang ku pikirkan sadarlah! Dia adalah calon jiejie, dan aku ini pria sejati!


Aku melihat Xin Fei ge menggandeng tanganku tuk duduk di atas sebuah batu besar di sana. Aku masih menenangkan jantungku yang berdetak cepat.


"Guan!" panggil Xin Fei ge lembut.


Aku menatapnya saat dia memanggilku.


"iya Gege?" jawabku dengan nada yang lembut.


"Apa kau ingin melanjutkan perjodohan ini?" tanya Xin Fei ge.


Aku bingung sekarang harus menjawab apa, sebenarnya Xin Fei Gege orang yang baik dan sepertinya memang cocok jika di pasangkan dengan jiejie.


"Iya, tapi aku tak ingin terburu buru. Tunggu sampai beberapa bulan untuk lanjut ke jenjang yang lebih serius! Aku tak ingin ambil langkah yang salah." Kataku, ya aku tak ingin ambil resiko jika terlalu cepat cepat yang ada aku di marahi jie jie, setidaknya biarkan jiejie bertemu dan berkenalan dulu dengan Xin ge.


"Kau tipikal yang teliti ya? Tapi aku suka itu." kata Xin Fei ge yang tak tau apa artinya itu.


"sudah hampir malam sebaiknya kamu pulang sebelum keluargamu mencarimu."


Xin Fei Gege mengantarkan ku pulang dan seperti biasa dia akan langsung pulang tanpa mampir ke rumah dulu. Dan itu bagus kalau tidak nanti aku bisa ketahuan, kan berabe.


Aku masuk rumah dan jiejie sedang nonton tv sendiri di sana. ku hampiri dia dan ku berikan oleh oleh dari Ming Tian.


"Jie, dapat oleh oleh nih dari Ming Tian!"


aku mengeluarkan kotak coklat dan kuberikan pada jiejie.


"Wah, coklat makasih. Ini enak, memang dari mana Ming Tian?" tanya Jiejie sambil makan coklatnya. Aku menutup hidungku karena bau coklat yang begitu menyengat bagiku. Aku tidak suka coklat dan aku akan mual jika bau coklat, anehkan.


"Ming Tian baru pulang dari rumah neneknya di Hongkong." jelaskan dan jiejie hanya ngangguk ngangguk saja.


"Aku ke kamar dulu ya jie!" aku berjalan ke kamarku.


Merebahkan badanku di ranjang adalah hal paling nyaman bagiku. Kubuka ponselku yang sengaja ku mode diam sedari tadi dan terlihat banyak sekali chat dari Ming Tian.


^^^//"Kuan Yu apa yang terjadi?"//^^^


//" Ceritanya panjang Tian."//


^^^//"jelaskan padaku! kau berhutang penjelasan padaku!"//^^^


//"Aku menggantikan Guan Jiejie berkenalan dengan anak teman papa, tapi hanya sementara saja ."//


^^^//" bagaimana maksudnya aku gak ngerti!"//^^^


//"Jadi Guan Jie di jodohkan dengan Anak teman lamanya papa, dan Guan Jie tidak mau bertemu karena dia tak mau kecewa duluan jadi aku yang gantiin buat pdkt. kalau semua info tentang orang itu sudah ada dan orang itu baik barulah Guan Jiejie menggantikan aku/ mengambil alih perannya yang sebenarnya."//


^^^//"Apa papamu tau?"//^^^


//"Tentu saja, Bahakan papa yang menyuruhku"//


^^^//"Gila!"//^^^


//"😂"//


^^^//"Kenapa malah tertawa? Aku kasihan padamu Kuan! Bisa bisanya kau di manfaatkan seperti itu yang jelas jelas kalian punya sifat berbeda satu sama lain😫"//^^^


(Sebelah kiri itu pesan Kuan Yu, sedangkan sebelah kanan huruf tebal itu pesan lawannya, Ming Tian).


Ya, mau bagaimana lagi Tian, sudah nasibku begini. Menolakpun tak ada gunanya bagiku, terima kasih sudah perhatian padaku selama ini Tian. Kau memang sahabat baikku.


(Kuan POV and.)


Kuan Yu selesai mandi dan saat ini tengah mengeringkan rambut panjangnya. Apa kalian tahu alasan Kuan Yu memiliki rambut panjang? Itu karena kakaknya.


Ayahnya menyuruhnya untuk mempunyai rambut panjang dan model yang sama dengan sang kakak sejak kecil karena agar dia bisa menggantikan kakaknya jika sang kakak tidak hadir ataupun tidak mau hadir dalam acara atau moment tertentu.


Kuan Yu sudah bagaikan boneka Guan dan ayahnya. Dan hanya kakak sulungnya yang selalu senantiasa ada di sampingnya dan selalu membelanya.


Kenapa ayahnya tak menyukai Kuan Yu? karena saat ibunya meninggal karena kecelakaan disitulah ada Kuan Yu di pelukan ibunya dan saat itu Guan Lin tidak ada di tempat kejadian.


Jadi bisa di artikan jika ayahnya tidak menyukainya karena selalu berpikir jika penyebab kematian istrinya adalah Kuan Yu yang padahal itu semua murni kecelakaan lalu lintas dan Saat itu Kuan Yu masih berusia 8 tahun.


Dan Kuan Yu selalu merasa bersalah sejak saat itu, jika saja saat itu ia tak sakit, jika saja ibunya tak mengantarkannya kerumah sakit jika saja jika saja..


Jika Kuan Yu ingat kejadian itu badannya selalu bergetar ketakutan. Ada trauma tersendiri yang dialami Kuan Yu, trauma akan kecelakaan yang selalu terbayang bayang di kepalanya serta trauma kepergian ibunya yang meninggalkan pesan padanya.


"Jadi anak yang baik, jaga jiejie mu dan patuhlah pada Papamu!" itulah pesan terakhir ibunya di sela sela kesadaran Kuan Yu yang berada di ambang batas.


Kembali ke cerita.


Kuan Yu menghela nafas lelah, sebentar lagi kuliahnya akan selesai dua duanya tinggal mengurus skripsi, dan wisuda. Kuan Yu tak sabar menantikannya dan doa ingin mendapat gelar Cum Laude.


Kuan Yu memeriksa ponselnya lagi melihat kalendernya, 3 bulan lagi ia akan berulang tahun yang ke 22 tahun.


Ia tak berharap banyak hanya ingin hidup penuh kasih sayang itu saja gak banyak banyak.


saat tengah sibuk melihat kalender ada satu pesan yang belum ia baca.


//"Besok bolehkah aku menjemputmu?"//


itu isi pesannya dari seseorang yang mengisi pikirannya baru baru ini.


Kuan Yu membalasnya tanpa sadar dengan mengirim kata 'Ya'.


Setelah itu tanpa sadar Kuan Yu tertidur dengan ponsel yang masih menyala.


*


*


*


" Selama ini aku di tipu? Jadi selama ini aku berdekatan dengan seorang pria? Apa kau tidak punya hati hah?" Marah Xin Fei pada Kuan Yu.


"Maaf tapi bukan itu maksudku, aku tak bermaksud begitu." bantah Kuan Yu.


Kuan Yu bisa melihat tatapan benci dari mata Xin Fei dan di belakangnya ada Guan Lin Dan ayahnya.


"Dia yang memaksa mengantikan ku, dia ingin merebut mu dariku yang jelas jelas akulah jodohmu." kata Guan Lin dengan wajah sedihnya.


"Sungguh aku jijik padamu!" kata Xin Fei penuh kebencian.


#


#


#


To Be Continued


Hai hai hai


Ini cerita barunya author jangan lupa support author dengan cara rate like dan koment! jika kalian suka dengan cerita ini tekan ❤️ agar kamu tak ketinggalan episod episod selanjutnya!


Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca. Karena membaca menambah wawasan kita.


salam hangat dari Janji Suci, Different worlds, dan suamiku ternyata seorang idol!


Annyeong