Heroes, Demon, and kingdom

Heroes, Demon, and kingdom
Nothing comes that easy



Pada keesokan harinya, kabar dari hancurnya setengah bagian dari kastil pun mulai menyebar diseluruh masyarakat, hingga ketelinga orang tua Zero.


"Zerooooo sini kamu apakah benar kau yang berbuat sedemikian sampai-sampai setengah istana hancur?!!" ujar Ibu Zero


"i-iya bu memang itu aku, t-tapi aku bisa jelaskan bu alasan ku mengapa sampai terjadi seperti itu" jawab Z


"sekarang ibu punya 2 pertanyaan, mengapa kau sampai seperti itu? " tanya ibu Zero


"Darius dan Onyx bu, mereka dapat membantu ku untuk memberi tahu jika aku saja ibu tidak akan percaya" jawab Z


" sekarang cepat panggil mereka berdua " ujar ibu Zero


akhirnya Zero pun memanggil Darius dan juga Onyx, setelah menceritakan mengapa dan apa yang sebenarnya terjadi Onyx pun memberikan bukti-bukti yang terdapat pada lembaran kertas yang mereka bawa pada saat itu.


"ibu dan ayah sudah tahu sebelum nya namun kami tidak bisa berbuat apa-apa makanya kami diam saja" ujar ibu Z


"Apa!? ibu dan ayah sudah mengetahui nya mengapa kalian tidak memberitahuku " ujar Z


"kami takut membuat mu putus asa nak akan cita-citamu dan juga pada kerajaan ini, sekarang ibu akan menanyakan pertanyaan kedua mengapa kau bisa menghancurkan separuh istana yang sudah dilindungi oleh pelindung sihir milik para pahlawan dan menumbangkan penjaga kelas heaven? " tanya ibu Z


"justru ini semua berhubungan dengan takdirku bu, karena sebenarnya aku adalah seorang raja dari para iblis bu" jawab Z


"kau pasti bercanda kan nak, ibu sudah lelah dengan candaan mu seperti itu nak" ujar Ibu Z


"tidak bu kali ini aku serius" jawab Z


"(terkaget akan zero berbicara seperti itu) nak ibu sempat terkejut kau mengatakan seperti itu tapi ibu selalu percaya padamu nak meskipun kau seorang raja dari para iblis pun, ibu melahirkan mu kedunia untuk menjadi penyelamat dan juga agar kau bisa berguna bagi semua orang" ujar Ibu Z


momen mengharukan pun terjadi pada saat itu, namun tak lama munculah prajurit kerajaan yang dipimpin oleh jenderal yang bernama Camlan.


"permisi, saya disini mencari seseorang bernama Zero apakah iadisini saya ingin membawanya ke hadapan sang raja ? " tanya Camlan


"hmmm nampaknya aku tak asing dengan wajah itu, ya aku mengenal nya ialah yang menyebabkan hancurnya separuh bagian dari istana bukan? ucap Camlan


suasana seketika tegang ketika Camlan menyuruh Z untuk menghadap sang Raja di istana, namun ibu Zero menahan Camlan agar tidak membawa Zero.


"jangan! jangan berani-beraninya kamu menyentuh Zero" ucap Ibu Zero


"Seorang anak yang mempunyai kekuatan besar dan dapat mengalahkan penjaga tingkat heaven memang lah menakjubkan akan tetapi kami hanya ingin tahu mengapa Zero melakukan hal tersebut sampai Istana yang dilindungi oleh pelindung sihir hancur setengah bagian? " tanya Camlan


"Sudah bu biarkan aku menghadap kepada sang Raja" ujar Zero


"jangan anakku Ibu tidak rela membiarkan mu" ucap Ibu Zero


"aku harus menyelesaikan apa yang aku mulai bu" ujar Zero


Setelah itu Zero pun menghadap kepada sang Raja, ketika menghadap sang Raja alangkah terkejutnya sang Raja mengetahui bahwa yang menghancurkan sebagian dari istana adalah seorang murid dari akademi pahlawan dan merasa penasaran bagaimana Zero mendapatkan kekuatan sebesar itu, akhirnya sang Raja pun bertanya kepada Zero


"darimana kau mendapatkan kekuatan sebesar itu?" tanya sang Raja


"Huh dari latihan kerasku tentunya, tidak ada suatu hal yang mudah didapatkan bukan? " ucap Z


"kau benar namun aku lebih tahu kapasitas seharusnya seorang murid itu seberapa dan mustahil untukmu mendapatkan kekuatan tersebut terkecuali kau memiliki orbs pahlawan atau mungkin saja kau menyembunyikan hal lain yang berhubungan dengan kekuatan mu" jawab sang Raja


selama percakapan berlangsung tak disangka sang Raja mengeluarkan Aura yang membuat benda dan sekitarnya menjadi retak, Zero pun secara tidak sadar mengeluarkan Auranya.Akibat dari bentrokan kedua Aura tersebut membuat seisi ruangan sang Raja menjadi retakan yang sangat besar dan membuat beberapa pengawal pingsan secara tiba-tiba.


"wow kau dapat menahan Aura sang Raja itu sungguh menakjubkan, aku semakin penasaran dengan mu nak" ujar sang Raja


"begitu juga denganku, aku semakin tak sabar mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada zaman dahulu" sindir Z


keadaan semakin tegang dan membuat sang Raja curiga akan suatu hal yang sudah dirahasiakan selama ini bocor ditangan Zero.