Heroes, Demon, and kingdom

Heroes, Demon, and kingdom
Legacy



Kekuatan yang dimiliki oleh Zero tanpa Zero menyadarinya merupakan kekuatan yang sangat besar,ia teringat pada sepatah kalimat yang ia baca di perpustakaan yang mengatakan "bahwa kekuatan yang diwarisi ada dua bentuk yaitu orbs dan juga esensi, jika berbentuk esensi itu dapat terdeteksi keberadaannya namun jika orbs membutuhkan suatu alat khusus untuk mendeteksinya", ia tersadar dan bahagia karena ia mengira dia diwarisi kekuatan dalam bentuk orbs, ia pun pulang kerumah dan menceritakan semuanya ke orang tuanya


"bu, yah aku tau alasan kenapa aku tidak mempunyai esensi pahlawan karena aku diwarisi dalam bentuk orba di dalam tubuhku" ucap Z


"kau yakin nak? jika itu benar maka kau akan dapat mewujudkan cita-citaku sebagai seorang pahlawan terkuat nak meneruskan leluhur mu dan mengalahkan seluruh iblis dengan mudah" kata sang ayah


"hehehe kalo itu sudah pasti yah, omong-omong ibu dimana? " tanya Z


"ibu ada didapur" jawab sang ayah


"ibu sudah mendengar semuanya nak, ibu bangga padamu ibu tidak sabar melihat mu menjadi pahlawan yang sangat gagah" ujar ibu sambil terharu


"tunggu saja ibu" jawab Z dengan lantang


keesokan harinya Z menghampiri Onyx dan menceritakan semuanya, singkat cerita pada waktu di kelas akademi Z pun dipanggil oleh ketua akademi dan Z pun menghampiri dang ketua


"selamat Z kau telah mewarisi kekuatan dalam bentuk orbs di dalam dirimu" kata sang ketua


"Terima kasih pak atas pujiannya" jawab Z


"Terima kasih banyak pak, tidak kusangka akan begini" jawab Z


Z pun terus mengasah kekuatannya di kelas khusus yang dianjurkan oleh ketua akademi, ia semakin berkembang karena menekuni dan semakin mengembangkan kekuatannya.


Sekarang Z menjadi murid yang dihormati dan dipandang di Akademi tersebut, Zero pun mendapatkan banyak fasilitas dan juga mempunyai banyak teman, akhirnya Z pun perlahan melupakan satu-satunya murid yang mau berkenalan dengannya tanpa melihat kekuatannya yaitu Onyx, Onyx pun merasa jika ia semakin dilupakan oleh Zero, Zero sudah mulai sombong akan kekuatannya dan menganggap bahwa dirinya lah yang terkuat di Akademi.


Onyx pun merelakan kepergian Zero, Onyx pun mencari pelarian dan pergi keperpustakaan tanpa disengaja ia mengambil buku dan terbukalah pintu yang menuju ke suatu ruangan rahasia yang berada dibawah tanah, Onyx pun penasaran dan pergi kedalam ruangan tersebut dan menemukan banyak buku yang berisi informasi sesungguhnya tentang leluhur.


"mengapa buku tentang leluhur disimpan dalam ruangan rahasia yang berada dibawah tanah? " tanya Onyx didalam hati


setelah membaca buku-buku tersebut Onyx pun terkaget dengan isi tentang buku tersebut, yang menceritakan bahwa dulu kehidupan pahlawan dan iblis selalu damai satu sama lain namun leluhur pemimpin pahlawan yang telah berkhianat pada pemimpin iblis dan menimbulkan kekacauan yang mengakibatkan perang satu sama lain.


leluhur pemimpin pahlawan yang bernama The Judgement menelan sebuah orbs kekuatan murni milik iblis yang orbs tersebut merupakan kekuatan murni dari the Devour, namun diceritakan di buku tersebut setelah orbs kekuatan iblis ditelan oleh


the judgement tidak ada yang tahu apa yang terjadi selanjutnya hanya diceritakan setelah insiden tersebut terjadilah suatu kejadian yang membuat the judgement dan the Devour musnah namun tidak dengan jiwanya, rumor didalam buku tersebut mengatakan bahwa jiwa dari the judgement atau the Devour akan bereinkarnasi kembali , tapi tidak dapat dipastikan kapan jiwa tersebut akan bereinkarnasi.


" te-ternyata selama ini yang menyebabkan kekacauan bukanlah kaum Iblis melainkan kaum pahlawan, aku harus memberi tahu Zero sekarang juga ,tapi akankah ia percaya dengan semua ini? " pikir Onyx .