Friendship And Love

Friendship And Love
FRIENDSHIP AND LOVE 8



Sesuai janji geng elang merayakan kemenangan mereka malam itu, tak lupa Dio mengajak Daniel, yang ternyata di setujui oleh Daniel sendiri. Geng elang lagi santai di markas mereka, sambil menunggu kedatangan narendra dan Daniel.


"Buset lama banget nih Narendra" ucap Fauzan, karena memang mereka sudah menunggu Narendra hampir satu jam, sedangkan Daniel baru saja diberi tahu beberapa menit yang lalu.


"Pasti pacaran dulu" tebak farel.


"Kalian kaya gak tau Narendra aja, dia itu bucin mampus sama Renata" balas Marvel.


"Hahahaha, Narendra mah kalau disuruh jatuhin diri ke jurang sama Renata langsung di iyain" ucap Dio.


Tak lama mereka berbincang, Daniel datang, menggunakan motor.


"Maaf nunggu lama" ucap Daniel saat memasuki markas elang.


"Gak lama kok, yang lama itu Narendra, padahal cuma nganterin Renata pulang, tapi udah satu jam belum datang" balas Samuel.


"Pantasan tadi gue gak Nemu motor nya narendra di depan" ucap Daniel.


Setelah mengatakan itu suara motor terdengar, tandanya narendra sudah datang.


"Maaf bro nunggu lama, tadi Renata tiba-tiba datang bulan, gue disuruh ini itu" ucap narendra saat melihat temannya yang terlihat kesal.


"Bucin lu bro, kita aja belum punya pacar" ucap Dio.


"Kita lu aja kali, lupa lu gue udah punya" balas Marvel.


"Sampai lupa kalau Marvel ini udah punya pacar, sifatnya buaya sih, coba kalau cewek nya tau, pasti langsung diputusin" ucap farel.


"Meskipun gue sering godain cewek, tapi gak pernah tuh yang namanya selingkuh" balas Marvel mencoba membela diri nya.


"Bukannya lu lagi dekat yah sama si Amel" ucap farel.


"Iya nih, doain yah bro supaya si doi peka" balas Dio.


"Loh gue pernah lihat Amel sama Daniel" balas narendra.


Mendengar nama Amel disebut langsung mengambil perhatian Daniel, dia juga berpikir akhir-akhir ini memang Amel gak kayak dulu, meskipun masih mengganggu Daniel tapi gak sesering dulu. Daniel tidak peduli, kalau Amel mau sama Dio, dia juga bersyukur karena pastinya Amel gak bakal ganggu dia lagi, begitu pikir Daniel.


"Padahal dulu kayaknya si Amel suka sama lu deh" ucap narendra .


"Gak peduli" jawab Daniel.


"Ya gapeduli si Amel suka sama lu, gw bakal buat hatinya si Amel gada lu lagi bro di dalam, ingat itu" ucap dio.


"Jahat lu bro, padahal Amel cantik, terus badannya juga bagus" ucap Marvel.


"Amel siapa?" Ucap Samuel karena tidak mengerti siapa yang mereka bicarakan.


"Itu cewek cantik yang ada di kampus kita" balas Dio.


"Emang secantik apa sih?" Tanya Fauzan.


"Pokoknya cantik deh" balas Dio lagi.


"Tapi menurutku cantikan Risna, soalnya kayak kalem penyabar, cocok di jadikan istri" Ucap farel.


"Menurut ku cantik sih tiga-tiganya" ucap Marvel.


"Tiga?" Tanya narendra karena setahunya mereka cuma dua sahabat yaitu Risna dan Amel.


"Ada satu lagi namanya Ryska, yang tomboy itu loh" balas farel.


"Ouh ingat, pernah papasan waktu itu, cantik sih tapi gayanya kayak cowok, tinggi badannya hampir mirip sama gue" balas narendra.


"Udahlah bro, kalian ngapain bahas cewek sih, kita kan awalnya mau ngerayain kemenangan kita" ucap Fauzan.


"Iya nih, saking cantiknya Amel gue jadi kurang fokus" balas Dio selebay Mungkin.


"Bucin lu, nanti kalau beneran pacaran sama Amel, tolong jangan kayak Narendra" ucap farel.


Daniel yang mendengar penuturan kata dio merasa panas mendengarnya, entah kenapa hanya dia yang tahu.


POV RYSKA


Sekarang masih Siang di los angeless karena perbedaan waktu di tiap negara, bahkan di Indonesia saja punya tiga waktu. Ryska memilih untuk menemui Elvin, karena masih ingin penjelasan lebih lanjut, takut kalau dia pergi ke pestanya dia malah tidak tau harus ngapain. Ryska ditemani oleh adly, dikarenakan Ryska tidak tau ruangan Elvin, berakhir dengan Adly yang mengantarkan nya. Sesampainya di depan ruangan Elvin, Adly segera membuka pintu dengan kunci yang ada di tangan nya. Ryska dan Adly segera masuk, hal pertama kali yang mereka lihat adalah perpustakaan, banyak sekali buku-buku yang di pajang, itu sedikit menarik perhatian Ryska karena dia sendiri juga suka membaca.


"Elvin emang suka membaca buku, semua buku ini punya dia, Elvin bahkan bisa menghabiskan waktu yang lama di tempat ini" jelas Adly.


Perpustakaan itu memang sangat luas, Ryska sedikit kagum dengan Elvin, dia juga pernah bermimpi mempunyai perpustakaan pribadi.


Mereka berjalan melewati rak buku yang sangat panjang, sampai menemukan sebuah pintu, Adly segera mengetuk pintu, dan tak lama setelah itu Elvin langsung membuka nya. Elvin mempersilahkan ryska dan Adly masuk, terlihat disana ada wanita yang memakai kacamata dan kemeja berwarna hitam, wanita itu segera melihat keberadaan ryska.


"Hai, ini Ryska adeknya Lian kan" sapa wanita itu.


"Iya" jawab Ryska.


"Kenalin aku Hailey, teman nya Lian, sebenarnya Lian tertembak waktu itu karena mau selamatin aku, tapi malah dia yang kena" jawab wanita bernama Hailey dengan nada penuh penyesalan.


FLASHBACK KEJADIAN LIAN


Lian dan Hailey memasuki club, club yang sangat besar, terdapat beberapa ruangan.


Ruangan pertama untuk orang bermain judi


Ruangan kedua untuk orang mabuk-mabukan


Ruangan ketiga disitulah angel tears dilelang.


Hailey memasuki ruangan ketiga, lalu mengambil tempat duduk, mereka menunggu cukup lama hingga orang yang akan melelang kan angel tears.


"Maaf sudah menunggu lama, kalau begitu pelelangan ini dimulai dari 100$".


Harga pun makin naik terus menerus, sampai.


"5000$" ucap Lian.


"6000$" ucap Zidan.


"8000$" balas Lian.


Dan disitulah kejadian nya terjadi, Lian menawar dengan nilai yang paling tinggi, tidak ada lagi yang mau membayar lebih tinggi dari itu.


"Apakah kita akan mengambil 8000$, atau ada yang ingin menaikkan harga lagi" tanya pria yang melelang angel tears.


Setelah itu Lian langsung diberikan satu botol angel tears berwarna biru laut, terlihat indah memang.


Tapi Zidan tiba-tiba datang menghampiri Hailey dan Lian.


"Kalau lo emang mau ini, kenapa tadi gak pasang harga lebih tinggi dari gw?" Tanya Lian.


"Uang yang gw bawa, semuanya di ambil adek sialan itu" ucap Zidan.


"Kalau gw bilang gak mau gimana?" Tanya Lian.


"Gw butuh itu, tolong" ucap Zidan.


"Kita juga butuh" balas Hailey.


Saat itu juga Zidan tiba-tiba mengambil pistol, lalu ingin menembak Hailey, tapi Lian menghalangi nya sehingga dia lah yang tertembak.


FLASHBACK END


"Kita sudah berusaha melaporkan tindakan Zidan, tapi keluarga mereka menutup mulut orang yang melihat kejadian itu, begitu juga dengan hakim" ucap Hailey menjelaskan apa yang terjadi. Mendengar hal itu benar-benar membuat Ryska ingin membunuh Zidan.


"Angel tears seri ketiga ini sangat bermanfaat, bisa mengobati beberapa penyakit, hanya dengan satu tetes" jelas Hailey.


"Maka dari itu kita harus mendapatkan angel tears" sambung Elvin.


"Ryska, Adly ikut gw" ucap Hailey.


"Gw gak bisa ikut, gw masih mau beresin pekerjaan ku yang lain" ucap Elvin.


"Yang ngajak lo siapa emangnya" ucap Hailey.


POV RISNA


Risna sedang memandangi langit Malam yang indah menurut Risna, Risna memang menyukai pemandangan langit, namun tak selang beberapa lama hp nya berdering. Ternyata telpon itu dari Amel, tentu saja Risna langsung mengangkat nya, sambil memikirkan ada apa dengan Amel, kenapa menelpon tengah malam sekali.


📞"Risna tolongin" ucap Amel setelah itu mematikan telpon nya.


Risna yang panik langsung menuju ke apartemen Amel, berharap tidak terjadi sesuatu yang buruk ke Amel. Sesampainya di apartemen Amel Risna langsung membuka pintu, padahal biasanya dia mengetuk dulu, tapi kali ini berbeda dia benar-benar takut kalau terjadi sesuatu yang buruk dengan Amel.


"Assalamualaikum, MEL!" Teriak Risna saat memasuki apartemen Amel.


Betapa terkejutnya Risna mendapati Amel berdiri memegang kue yang sudah tidak berbentuk.


"Risna akhirnya datang juga, gue tadi nyoba buat bikin kue lagi, eh malah gagal" ucap Amel.


"Hahahaha, astagfirullah kamu bikin kaget aja" ucap Risna tertawa melihat kue yang di pegang Amel.


"Malah ketawa, tadi gue pikir apartemen gue bakal meledak" balas Amel.


"Amel sumpah kupikir kamu lagi dalam masalah, untung aja tadi aku belum nelpon polisi, lagian ngapain sih tengah malam gini buat kue?" Tanya risna.


"Gue waktu itu pernah nanya Dio ulang tahun nya Daniel, dan ternyata Daniel ulang tahun besok" ucap Amel.


"Kamu ngelakuin ini buat Daniel, aku udah bilang Daniel bukan pria baik-baik" balas Risna.


"Come on ajarin dong, ini caranya gimana, besok mau ngasih ke Daniel" mohon Amel ke Risna.


"Tidak, aku mau pulang aja" ucap Risna hendak pulang.


Amel langsung memeluk lengan risna supaya Risna tidak pergi.


"Ayo dong, ajarin, tadi udah buka YouTube tapi masih salah" ucap Amel.


"Amel, kan udah aku ajarin" balas Risna, sebenarnya Risna mau saja, tapi dia tidak suka ketika Amel menyebut nama Daniel, risna berpikir kalau Amel butuh yang lebih baik dari Daniel.


"Tadi gw lupa caranya gimana, ayolah Risna" mohon Amel, tentu saja Risna tidak bisa menolak.


Malam itu Risna mengajari Bikin kue bahkan cara mendekorasi kue sehingga kue nya menjadi cantik, Risna juga mengajari Amel nama dari bahan-bahan yang di pakai untuk membuat kue. Tentu saja Risna nginap, sudah tengah malam tidak mungkin Risna pulang, Amel juga ngotot supaya Risna tidur di apartemen nya malam itu. Sebenarnya Amel memikirkan perkataan Risna, Risna itu benar, Daniel terlihat tidak tertarik dengan Amel, Amel juga sempat berpikir untuk memberikan Dio kesempatan.


"Amel, jangan lupa cuci muka sama gosok gigi" ucap risna mengagetkan Amel yang sedang melamun.


Amel tidak menjawab dia langsung berjalan menuju toilet. Risna benar-benar khawatir dengan Amel, dia takut sahabat nya itu disakiti, tapi Risna lebih takut lagi dengan keadaan nya sendiri, mengingat sebentar lagi dia akan menikahi seorang pria yang bahkan tidak mencintai nya. Padahal waktu di bangku SMA Risna ingin mempunyai suami yang mencintai nya, lalu membangun rumah tangga yang bahagia. Risna menghela nafas sambil melihat pintu toilet yang ditutup Amel, akhir-akhir ini pikiran Risna dipenuhi dengan perjodohan yang tidak di inginkan.


POV RYSKA


Sore ini Hailey mencari kan gaun yang akan di pakai oleh Ryska di pesta nanti, Hailey ingin ryska terlihat cantik. Ryska memilih gaun berwarna hitam, gaun itu terlihat pas di badan ryska, kaki jenjang ryska terlihat sangat sempurna memakai gaun itu. Hailey menambah kan make up ke wajah ryska, Ryska yang baru pertama kali memakai make up pun kaget melihat dirinya sendiri, tak lupa Hailey memakai kan wig ke rambut ryska, Hailey berpikir kalau rambut panjang lebih cocok.


"Ryska tampak lebih cantik" puji Hailey bangga dengan hasil make up nya.


"Ryska ayo cepat, partner mu sudah datang" teriak Elvin dari luar.


Ryska mulai berjalan meskipun masih sulit baginya karena ini pertama kalinya dia memakai high heels, dia berharap pestanya tidak berlangsung lama. Selain itu ryska juga tidak tau siapa yang akan menjadi partner nya malam ini, yang dia tau kalau dia menyamar menjadi wanita bernama Alora. Setelah keluar dari ruangan, ryska langsung melihat seorang pria di samping Elvin, ryska berpikir kalau pria itu mirip sekali dengan, seseorang tapi siapa.


"Hai oassy, masih ingat aku" ucap pria itu tiba-tiba.


Ryska ingat sekali anak kecil berambut cokelat yang sering menyebut nya oassy.


"Jefran" ucap ryska.


"Wahh ternyata udah saling kenal, bagus kalau begitu" ucap Elvin.


Ryska sangan terkejut, karena orang yang di cari nya selamat ini ada di depan mata dia, teman lama nya.


"Lo makin cantik saja" puji jefran.


"Ekhem" dehem Hailey.


"Jangan pacaran disini dong, kalian ada sesuatu yang lebih penting untuk di kerjakan" ucap Elvin.


"Ingat kalian disini sebagai CEO dan asisten nya" lanjut Elvin.


"Ingat nama ryska disini bernama Alora, dan jefran bernama Kenzo Cristian"sambung Hailey.


Kini jefran dan Ryska sedang menuju lokasi tempat Dimana pesta keluarga Dhaniswara di selenggarakan.


"Gw gak bohong pas bilang lo makin cantik" jefran mencoba memulai percakapan.


"Makasih, gw pikir gak bakal ketemu lo lagi" jawab ryska.


"Kata orang sih jodoh gak bakal kemana" ucap jefran.


"Maksudnya?" Tanya ryska, karena tidak tau apa yang di maksud jefran, atau mungkin pura-pura gak tau.


"Hahah lupain aja, kita bentar lagi sampai" balas jefran dengan tawa canggung nya.


SORRYYY GAYSS BARUU UP, SIBUK SEKULL SOALNYAAAA!!!!😭😭😭


MIANHEE~